Berita

gambar
Lihat Berita
Berita

Pelantikan PC PMII Lamsel, Sekda Thamrin Harap PMII Menjadi Organisasi Penyeimbang

KALIANDA - Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM hadiri pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lampung Selatan Masa Khidmad 2021 - 2022 di Aula Sebuku Rumah Dinas Bupati Setempat, Minggu (10/10/2021). Turut hadir, Ketua Umum PC PMII Provinsi Lampung Muhammad Abdullah Syukri, Ketua PKC PMII Lampung Ahmad Hadi Baladi, Ketua Kopri PC PMII Lamsel Meta Yulitami, Ketua PC PMII Lamsel Muhammad Yusuf Kurniawan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesera Supriyanto, S.Sos, MM dan Para Pejabat Struktrual Pemkab Lamsel Lainnya. Untuk diketahui, Kegiatan Pelantikan PC PMII dilakukan berdasarkan hasil rapat kerja antara pengurus cabang PMII dengan tujuan mendapat ridho Allah SWT dalam melaksanakan program kerja PMII kedepan serta untuk menjalin silaturahmi dan memperkenalkan anggota kepengurusan yang baru PC PMII Lamsel kepada seluruh Stake Holder yang ada. Pada kesempatan itu, Sekda Thamrin mengatakan agar para pengurus yang baru PC PMII dapat mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta memiliki dedikasi yang tinggi dalam menjalankan roda organisasi. Thamrin juga menyampaikan agar PMII dalam kipranya dapat menjadi icon besar dan dominan dalam sejarah bangsa indonesia mengingat organisasi PMII yang mempunyai basis kader yang sangat besar diseluruh Indonesia. "Saya berharap PMII dapat menjadi organisasi penyeimbang, baik secara vertikal dan horizontal. Dalam ranah vertikal PMII harus mampu menjadi organisasi kritis mahasiswa yang dapat mengawal kebijakan pemerintah dan dalam ranah horizontal, PMII harus dapat menyiapkan kader-kadernya agar proses regenerasi tetap berjalan, sehingga organisasi ini tetap eksis dan tergerus oleh perkembangan zaman," Ucapnya membacakan sambutan tertulis Bupati Lamsel. "Saya yakin Pengurus Cabang PMII yang baru ini merupakan vigur-vigur yang tepat serta memiliki kapabilitas dan akseptabel, sehingga diberi kepercayaan oleh anggota lain untuk memimpin PC PMII sampai Tahun 2022 nanti," Harapnya. Pada kesempatan yang sama Pengurus Cabang PMII Lamsel, M. Yusuf Kurniayan menyampaikan bawsannya PMII telah ada di Lampung Selatan sejak Tahun 2010 yang menurutnya organisasi tersebut tidak muda lagi. "PMII sudah ada di lampung selatan sejak 2010 yang artinya tidak muda lagi, namun demikian PMII masih terus axis dan aktif dalam berorganisasi mengawal pembangunan didaerah lampung selatan," Ujarnya. "PMII sudah banyak mencurahkan ide-ide cemerlangnya untuk lampung selatan seperti pada bidang pendidikan dengan mengadakan kegiatan Bincang Sejarah Tentang Pertempuran 5 jam di Kalianda," Ucapnya. "Ada 3 hal yang akan PC PMII Lamsel lakukan untuk terus mendorong, bersinergi dengan pemerintah daerah diantaranya, pada bidang pendidikan sejarah dengan menerbitkan buku pertempuran 5 jam dikalianda atau buku-buku sejarah perjuangan lainnya. Kami berharap agar Pemerintah Daerah dapat memperhatikan Tugu Juang yang merupakan Simbol Sejarah yang kita miliki. Terakhir kami berharap pemerintah daerah dapat lebih mengedukasi anak-anak sekolah tentang sejarah-sejarah yang ada di lamsel," Terangnya. Sementara, Ketua Umum PC PMII Provinsi Lampung Muhammad Abdullah Syukri dalam sambutannya mengatakan, "PMII merupakan basis pergerakan dalam hal mengawal apapun kebaikan yang ada di daerah. Sahabat boleh kritis namun itu bukanlah puncak, dibutuhkan lebih dari itu untuk melahirkan solusi dalam bentuk aksi nyata," Ucapnya. "Mari kita tunjukkan bersama-sama bahwa kita PMII siap menguasai perubahan-perubahan di masa depan, kita harus betul-betul mengembangkan diri kita sebagai aktifis yang pro rakyak. Silahkan ketua pengurus nanti mengeksplor nilai-nilai lokalitas pada kaderisasi yang ada didaerah lamsel dan lakukan program kerja serta kontrol sosial kita dalam mendukung pembangunan daerah," Pungkasnya. Pada pelaksanaannya acara pelantikan kepengurusan PC PMII dilakuan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. (Rk) [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

Bupati Nanang Ermanto Ulang Tahun ke-54, Ucapan dan Doa Terbaik Datang dari Pejabat dan Kerabat

KALIANDA, Diskominfo Lamsel - Tanggal 10 Oktober menjadi momen istimewa bagi Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, karena merupakan hari kelahirannya. Dan 10 Oktober 2021 ini, usianya genap 54 tahun. Momen spesial ini pun dirayakan secara sederhana bersama dengan istrinya Hj. Winarni dan putra putrinya serta cucunya. Sehingga lengkaplah kebahagiaan H. Nanang Ermanto. Bupati yang dikenal sangat merakyat ini, tak menduga akan banyak kejutan yang diberikan di hari kelahirannya. Bahkan banyak kue ulang tahun diberikan jajaran pejabatnya, sehingga bupati hari ini banyak meniup kue ulang tahun. "Pagi ini agenda saya ke Candipuro. Semalam saya berbincang dengan bung Antoni Imam untuk meninjau gudang beras yang terbengkalai di Candipuro, sayang kata beliau jika tidak dimanfaatkan," ujar Nanang Ermanto.  "Namun, baru saja saya buka pintu, kalian sudah berada di depan saya.Terima kasih atas kejutan ini," ucap Nanang, di rumah dinas bupati setempat, Minggu pagi (10/10/2021). Sebelumnya, Bupati Nanang Ermanto yang berencana ke Kecamatan Candipuro untuk meninjau gudang beras, sempat tertahan di teras rumah dinas bupati setempat. Istri Bupati Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengadakan acara sederaha dihari lahir bupati. Hadiah ulang tahun ke-54 bagi H. Nanang Ermanto adalah ketika ia masih diberi amanah untuk memimpin Kabupaten Lampung Selatan. Dihari istimewa itu, H. Nanang Ermanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus memberikan dukungan dalam memimpin Lampung Selatan. Bupati Nanang juga merasa bangga atas kekompakan jajarannya. Dia meminta kepada jajaran OPD agar tetap menjaga semangat kebersamaan untuk memajukan Kabupaten Lampung Selatan kedepan lebih baik. "Tentunya pada kesempatan ini, saya mengucapkan syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT karena diusia ke-54 tahun ini masih diberikan kesehatan untuk terus bersama kalian," kata Nanang.  Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin, mewakili seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bupati Nanang Ermanto yang genap berusia 54 tahun.  Thamrin berharap, Bupati Nanang Ermanto tetap diberikan kesehatan, kekuatan serta perlindungan dari Allah SWT dalam memimpin kabupaten yang berada di ujung Pulau Sumatera.  "Semoga beliau (bupati) selalu diberikan kesehatan, tetap menjadi idola, tetap merakyat, yang selama ini dilaksanakan tetap berpihak pada rakyat. Terus berinovasi untuk kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan," ujar Thamrin.  Senada dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin. Manager Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bakauheni, Tatang Rohadi berharap, Bupati Nanang Ermanto tetap diberikan kesehatan, kelancaraan dan kemudahan dalam memimpin Kabupaten Lampung Selatan.  "Barakallah fii umrik. Semoga H. Nanang Ermanto selalu diberikan kesehatan, kelancaran, kemudahan serta perlindungan Allah SWT dalam memimpin Lampung Selatan," ujar Tatang.  Pada bagian lain,  Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari PDI Perjuangan, Rosdiana juga turut memberikan ucapan selamat hari lahir Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto ke-54.  "Selamat ulang tahun ke-54 kepada Bupati Lampung Selatan sekaligus ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto. Semoga selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan perlindungan Allah SWT. Selalu menjadi inspirasi bagi kita semua serta sukses dunia akhirat," ujar Rosdiana. (Kmf) [..]

Dibuat oleh : MA
gambar
Lihat Berita
Berita

Sambagi Desa Banjar Agung, Winarni Kembali Berikan Bantuan Asupan Gizi Untuk Anak Penderita Stunting

JATI AGUNG - Duta Swasembada Gizi Ibu Hj. Winarni Nanang Ermanto kembali tunjukan keperduliannya terhadap warganya yang membutuhkan, Jumat (08/10/2021). Adalah Nuraini (13), warga dusun 2 Desa Banjar Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Tidak seperti anak seusianya, pertumbuhan Nuraini mengalami hambatan. Menderita Stunting sejak lahir, Nuraini mengalami gangguan pada pertumbuhan kaki dan tangannya. Anak dari pasangan bapak Sukardi (35) dan Ibu Sumiati (40) ini sudah pernah menjalani pengobatan dan therapi di Rumah Sakit, namun karena tidak ada perkembangan akhirnya pihak keluarga tidak melanjutkan. "Dari lahir memang sudah rewel dan sudah terlihat, setelah lahir kami bawa berobat di dokter Spesialis anak selama 2 tahun lalu menjalani pengobatan therapy seminggu 3 kali selama 1 tahun namun tidak ada perubahan," Kata Sukardi. "Makannya yang banyak ya nak, harus sehat harus ceria harus semangat. Ini ada titipan dari Bapak Bupati untuk Aini. Semoga berkah dan bermanfaat," Utas Winarni. Pada kesempatan itu Ibu Winarni memberikan bantuan asupan makanan sehat dan santunan kepada adik Nuraini dan Keluarga. "Terima kasih ibu sudah mau datang dan memperhatikan anak kami. Semoga kedatangan ibu ini, bisa membawa dampak positif bagi perkembangan Nuraini,'' Ucap Sukardi Beranjak dari rumah Nuraini, Winarni mengunjungi rumah Juna Gulfinar (4) yangasih satu desa dengan Nuraini. Juna adalah anak dari bapak Pujianto (35) dan ibu Pujiani (36) mengalami kelainan pada kornea matanya sejak lahir. Sudah pernah menjalani operasi di RSCM Jakarta, namun kondisi juna tidak kunjung sembuh. Dokter mendiagnosa Juna menderita Glukoma dan dokter menyarankan agar juna mendapatkan donor kornea. Namun karena keterbatasan biaya dan belum adanya pendonor kornea, juna masih bertahan dengan keadaannya yang sekarang. "Juna tetap semangat ya nak, berdoa minta sama Allah biat dikasih kesembuhan. Allah pasti berikan jalan untuk kesembuhan Juna," Utas Winarni. Bunda Winarni juga memberikan bantuan dan santunan kepada Juna dan Keluarga. (Kmf) [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan Bantu Penderita Stunting di Jati Agung

JATI AGUNG, Diskominfo Lamsel - Kepedulian Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto terhadap warganya yang membutuhkan terus dilakukan. Kali ini, Bunda Winarni menyambangi kediaman Nuraini (13), warga Dusun 2 Desa Banjar Agung, Kecamatan Jati Agung, pada Jumat (8/10/2021). Nuraini merupakan putri pasangan Sukardi (35) dan Sumiati (40) yang mengalami gangguan pertumbuhan pada kaki dan tangannya. Tidak seperti anak seusianya, perkembangan Nuraini mengalami kondisi gagal tumbuh sejak lahir atau biasa disebut dengan stunting.  Bahkan diusianya saat ini, Nuraini tidak bisa berdiri, untuk duduk pun dia harus dibantu orang lain. Berbagai upaya untuk kesembuhan Nurani sudah dilakukan. Dari medis hingga alternatif, tapi tetap tidak ada perubahan. Menurut penuturan Sukardi, anaknya sudah pernah menjalani pengobatan dan terapi di rumah sakit. Namun karena tidak ada perkembangan, pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan. "Dari lahir memang sudah terlihat, rewel. Setelah lahir kami bawa berobat ke dokter spesialis anak. Selama 2 tahun lalu menjalani pengobatan, terapi seminggu 3 kali selama 1 tahun namun tidak ada perubahan," ucapnya. Sementara itu, hadir sebagai istri Bupati Lampung Selatan, Bunda Winarni memberikan sejumlah asupan makanan sehat serta santunan kepada Nuraini dan keluarganya. "Makannya yang banyak ya. Nurani harus sehat, harus ceria, dan harus semangat ya nak. Ini ada titipan dari bapak bupati untuk Nuraini. semoga berkah dan bermanfaat ya," tutur Winarni.  Mendapat perhatian dari istri Bupati Lampung Selatan, Sukardi merasa terharu dan mengucap syukur atas bantuan yang diberikan. "Terima kasih ibu sudah mau datang dan memperhatikan anak kami. Semoga kedatangan ibu bisa membawa dampak positif bagi perkembangan Nuraini," ujar Sukardi. (Kmf) [..]

Dibuat oleh : MA
gambar
Lihat Berita
Berita

Nanang Ermanto Hadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bersama Gubernur Lampung

BANDAR LAMPUNG, Diskominfo Lamsel – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menghadiri rapat evaluasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (8/10/2021). Rapat yang dipimpin langsung Gubernur Lampung Ir. Arial Djunaidi itu turut dihadiri anggota Forkopimda Provinsi Lampung, para bupati dan wali kota se-Provinsi Lampung, beserta Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Kesehatan se-Provinsi Lampung. Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal meminta kepada bupati/walikota, Fokopimda serta lintas sektor lainnya mengejar target vaksinasi Covid-19 hingga akhir Desember 2021. Tujuannya, untuk mempercepat terciptanya herd immunity (kekebalan komunitas) bagi seluruh masyarakat Lampung. Untuk itu menurut Arinal, diperlukan kerja sama yang baik antar lintas sektor dalam percepatan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Lampung. “Perlu kerja keras ekstra semua fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah dan swasta. Termasuk gerai-gerai vaksinasi yang dibangun  oleh lintas sektor,” ujar Gubernur Arinal dikutip dari akun Instagram pemprovlampung_. Arinal menyebut, sampai dengan 6 Oktober 2021, sebanyak 2,4 juta dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan dari jumlah kebutuhan vaksin di Lampung yaitu 14,6 juta dosis. Sehingga, untuk Provinsi Lampung masih memiliki target sebanyak 12 juta dosis vaksin. “Maka penyuntikan vaksin harus ditingkatkan menjadi 151.747 dosis perhari. Tetapi dengan catatan vaksin tersedia,” kata Arinal. Sementara itu, dari data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), hingga 1 Oktober 2021, jumlah masyarakat Lampung Selatan yang sudah di vaksin Covid-19 dosis pertama mencapai 203.972 orang atau 26,33 %. Sedangkan, masyarakat yang sudah di vaksinasi dosis kedua sebanyak 105.799 orang atau 13,65 %. Dan untuk dosis ketiga sebanyak 2.034 orang atau 0.26 %. Pemerintah menetapkan sasaran vaksinasi Covid-19 untuk mencapai kekebalan komunitas di Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 777.405 orang. Rinciannya, untuk tenaga kesehatan sebanyak 2.587 orang dan masyarakat umum sebanyak 774.818 orang. Saat ini, Kabupaten Lampung Selatan berada di zona kuning dan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level I. (Kmf) [..]

Dibuat oleh : MA
gambar
Lihat Berita
Berita

Cegah Stunting, Bunda Winarni Kembali Sosialisasi 1.000 HPK di Kecamatan Kalianda

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Dalam rangka pencegahan stunting, Duta Swasembda Gizi Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto kembali melakukan sosialisasi 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) kepada masyarakat. Kali sosialisasi menyasar warga Desa Agom dan Desa Bulok, Kecamatan Kalianda. Kegiatan sosialisasi digelar di Lapangan Desa Agom, pada Jumat (8/10/201). Bunda Winarni mengatakan, kegiatan sosialiasi 1.000 HPK merupakan bagian dari program kerja Dinas Pendidikan yang melibatkan Tim Swasembada Gizi, dinas instansi terkait, TNI-POLRI, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat. Lenih lanjut Bunda Winarni menyampaikan, untuk menuntaskan permasalahan stunting, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan telah melaksanakan program lima layanan swasembada gizi bagi masyarakat. Program itu yakni, Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Layanan Gizi, Layanan Air Minum dan Sanitasi, Layanan PAUD, dan Layanan Sosial. "Masalah stunting ini harus segera diselesaikan. Salah satunya adalah dengan memberi bantuan kepada keluarga yang terdampak stunting. Pemberian bantuan juga harus tepat sasaran agar tidak disalahgunakan,” kata Winarni saat memberikan arahan. Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto saat memberikan arahan pada sosialisasi 1.000 HPK di Kecamatan Kalianda. Dalam kesempatan itu, Bunda Winarni kembali mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya masa 1.000 HPK yang merupakan periode emas bagi tumbuh kembang anak. Dimana menurutnya, kekurangan gizi dan stimulasi pada 1.000 HPK dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan serta perkembangan anak atau biasa disebut stunting. "Masa 1.000 HPK ini harus benar-benar diperhatikan. Karena pada fase ini stunting masih bisa ditangani. Jika sudah lebih dari 2 tahun, stunting akan sulit ditangani,” katanya. Bunda Winarni menambahkan, untuk menekan angka stunting, masyarakat wajib mencukupi asupan makanan sehat bergizi serta simbang. "Dan itu tidak harus mahal. Mengkonsumsi daun kelor, tempe, ikan dan buah sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi seimbang,” kata Winarni. Pada kesempatan itu, Bunda Winarni juga memberikan bantuan kepada keluarga yang memiliki anak penderita stunting serta penyerahan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Dimana, terdapat 4 anak stunting di Desa Agom dan 5 anak stunting di Desa Bulok. Selain itu, dalam kunjungannya, Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan juga sempat memberikan arahan kepada para Remaja Genre di Desa Agom.  Hadir juga dalam kegiatan itu, sejulah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, Camat Kalianda, serta Kepala Desa Agom dan Pjs Kepala Desa Bulok. (Kmf) [..]

Dibuat oleh : MA
gambar
Lihat Berita
Berita

Teken MoU dengan Pemkab Lampung Selatan, Kajari Dwi Astuti Beniyati : Saya Tidak Pernah Main Proyek, Jika Ada Mengatasnamakan Saya Laporkan !

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati mengingatkan kepada Kepala OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan untuk berhati-hati dengan adanya aksi-aksi penipuan mengatasnamakan dirinya dengan modus meminta uang dan proyek. Pernyataan itu disampaikan Kajari usai melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, di ruang bupati setempat, Kamis (7/10/2021). Dwi Astuti Beniyati menegaskan, sebagai salah satu instansi penegakan hukum, Kejaksaan Negeri Lampung Selatan tidak boleh bermain proyek tanpa terkecuali. Hal ini berkenaan dengan maraknya penipuan dari beberapa oknum mengatasanamakan  pihak Kejari untuk mengambil sebuah keuntungan yang dapat merugikan daerah. "Tidak ada (main proyek) saya. Bila ada orang yang mengatasnamakan saya meminta-minta proyek, untuk bisa langsung melakukan konfirmasi ke saya atau ke Kasi Intel. Laporkan supaya langsung bisa kami tindak tegas,” tukasnya. Untuk itu, Dwi Astuti Beniyati mengajak pemerintahan daerah khususnya OPD untuk bisa menjalin komunikasi yang baik, agar tindakan-tindakan yang melanggar hukum di lingkungan Pemkab Lampung Selatan dapat ditekan sehingga tidak menjadi serius. "Mohon ini menjadi perhatiannya, kita jalin komunikasi yang baik dan jangan pernah sungkan untuk melaporkan hal-hal yang bisa merugikan,” tegasnya. Kejari Lampung Selatan, Dwi Astuti Beniyati menandatangani MoU-PKS dengan Pemkab Lampung Selatan. Dwi Astuti juga menekankan agar seluruh kepala OPD untuk lebih selektif dan berhati-hati, agar tidak menjadi korban dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Sementara, Kepala Seksi Intelejen Kejari Lampung Selatan Selatan, Kunto Trihatmodjo menambahkan, agar masyarakat khususnya pejabat pemerintahan untuk lebih waspada terkait adanya aksi-aksi penipuan dengan modus mencatut nama Kejari Lampung Selatan. Dia mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah mendapati temuan aksi-aksi onkum tidak bertanggungjawab yang meminta-minta proyek di beberapa OPD setempat. "Seperti Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pemuda dan Olahraga. Namun setelah di tracking nomor handphone pelaku penawaran proyek, mereka berasal dari Makasar dan Sukabumi Jawa Barat,” ungkapnya. (lmhr) Penulis : Lydia Monica Haturiwu Editor : Mhr Aziz [..]

Dibuat oleh : MA
gambar
Lihat Berita
Berita

Tinjau Pelaksanaan Vaksin Di Sragi, Winarni Berikan Motivasi Kepada Siswa MTs Kesuma

SRAGI - Hj. Winarni Nanang Ermanto kembali jalankan kewajiban tugasnya sebagai Duta Vaksin Lampung Selatan, Kamis (07/10/2021). Bunda Winarni (sapa akrabnya) meninjau pemberian Vaksin untuk Anak dan Remaja usia 12-17 tahun. Pemberian Vaksin ini digelar di MTs Kesuma Desa Sumber Sari Kecamatan Sragi. Pada kesempatan tersebut Bunda Winarni memberi semangat serta motivasi untuk para siswa dan siswi yang akan mendapatkan vaksin. "Anak anak semua sehat, Sudah sarapan semua kan," Tanya winarni kepada para siswa. "Ada yang takut disuntik gak. Jangan takut ya, wong cuma kaya digigit semut aja. Sakit sedikit gak apa apa, tapi manfaatnya banyak sekali lho, dan vaksin ini manfaatnya bukan hanya untuk diri kita tapi juga untuk orang lain," Utas Winarni. Bunda Winarni juga menyampaikan, agar para siswa-siswi yang sudah divaksin, bisa ikut membantu memberikan manfaat dari vaksin ini, kepada kerabat, teman, dan keluarga mereka yang belum mendapatkan Vaksinasi. "Bosen gak sekolah daring? Pengen gak sekolah kaya dulu lagi? Pengen gak ketemu sama temen- temen disekolah? Vaksin ini salah satu upaya kita semua untuk memutus rantai penyebaran covid 19, khususnya dlingkungan sekolah," Ucapnya. Winarni juga menegaskan, tetap jalani protokol kesehatan dan jalankan 5M, walaupun sudah mendapatkan vaksinasi. Dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan, bisa mempercepat Kabupaten Lampung Selatan ke Zona Hijau, yang sekarang masih berada di zona kuning. Vaksinasi ini diberikan, tujuannya tidak lain adalah untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid 19 dikalangan sekolah. Ada sekitar 8 persen penularan covid 19 itu terjadi di cluster Sekolah. Maka dari Duta Vaksin dibantu IDI Lampung Selatan terus menggencarkan Vaksin untuk anak dan remaja usia 12-17 tahun. (Kmf) [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

Tuntaskan Masalah Stunting, Bunda Winarni Kembali Sosialisasikan Pentingnya Seribu HPK di Kecamatan Sragi

SRAGI, Diskominfo Lamsel – Keseriusan Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto untuk mengentaskan masalah stunting di Bumi Khagom Mufakat terus dilakukan. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Kali ini, sosialisasi menyasar warga masyarakat di Kecamatan Sragi. Sosialisasi dilaksanakan di Balai Desa Sumber Sari, Kecamatan Sragi, Kamis (7/10/2021). Pada kesempatan itu, Bunda Winarni kembali meningatkan kepada masyarakat akan pentingnya masa seribu HPK yang merupakan periode emas bagi tumbuh kembang anak. Bunda Winarni mengatakan, kekurangan gizi dan stimulasi pada 1.000 HPK dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan serta perkembangan anak atau stunting. “Untuk menekan angka stunting, wajib mencukupi asupan makanan bergizi dan itu tidak harus mahal. Untuk itu saya mengimbau agar masyarakat bisa menanam dan mengkonsumsi daun kelor serta memperbanyak konsumsi ikan,” imbuh Winarni. Winarni melajutkan, pada periode 1.000 HPK seluruh instrument besar manusia sudah mulai terbentuk, seperti otak, fisik dan kejiwaan anak telah berkembang dengan pesat. Untuk itu kata Winarni, salah satu upaya penanganan dan pencegahan stunting adalah dengan melaksanakan kegiatan monitoring, evaluasi dan pembinaan penanganan serta pencegahan stunting terintegrasi melalui program inovasi swasembada gizi. “Dimulai dari 0 bulan sampai umur 2 tahun merupakan fase penting dalam pertumbuhan fisik, otak dan kejiwaan. Maka dari itu pada fase ini harus dipenuhi kebutuhan gizi yang seimbang,” kata Bunda Winarni. Lebih lanjut Winarni menyampaikan, bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan telah melaksanakan program lima layanan swasembada gizi bagi masyarakat. Yaitu, Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Layanan Gizi, Layanan Air Minum dan Sanitasi, Layanan PAUD, dan Layanan Sosial. Meski demikian, untuk menutaskan permasalahan stunting bukan hanya tugas pemerintah daerah atau Dinas Kesehatan, diperlukan kerja sama dan dukungan dari semua pihak. “Menuntaskan stunting tidak bisa hanya dengan program Swasembada Gizi. Tetapi perlu dibantu pemerintah daerah, TNI-POLRI, tokoh masyarakat, serta masyarakat itu sendiri untuk bergerak bersama agar Lampung Selatan bisa bebas dari stunting,” katanya. Bunda Winarni juga menyampaikan, bahwa anak yang terlahir stunting kebanyakan berasal dari keluarga tidak mampu. Untuk itu dia mengimbau, agar masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumah menjadi lahan produktif dan bisa menghasilkan. Dengan hal ini bisa menjadikan keluarga yang mandiri dan sejahtera.  "Ibu-ibu yang sudah senior dan berpengalaman, coba berbagi ilmu dan pengalamannya dengan ibu muda atau ibu hamil. Supaya ibu muda ini paham cara memberi pola asuh yang baik dan sehat,” tutur Winarni. Beranjak dari Balai Desa Sumber Sari, Bunda Winarni melanjutkan kunjungan ke Remaja Genre Desa Sumber Sari, untuk memberi arahan kepada Remaja Genre disana. Bunda Winarni menyampaikan, pentingnya pencegahan stunting dengan cara mengindari pernikahan dini, menghindari narkoba, dan menghindari seks bebas.  "Harus bercita-cita tinggi, bertanggungjawab. Untuk yang perempuan harus paham dengan sistem reproduksi yang baik,” Kata Winarni kepada Remaja Genre. Selanjutnya, masih di Kecamatan Sragi, Bunda Winarni yang juga sebagai Duta Vaksin Lampung Selatan ini menyempatkan untuk meninjau langsung pelaksanaan vaskinasi Covid-19 untuk remaja usia 12-17 tahun.  Pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan di MTs Kesuma Sumber Sari yang Lokasinya tidak jauh dari Balai Desa Sumber Sari tempat pelaksanaan sosialisasi 1000 HPK di Kecmatam Sragi. Hadir juga dalam kegiatan itu, seju,lah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, Camat Sragi, serta Kepala Desa Sumber Sari. (Kmf) [..]

Dibuat oleh : MA
gambar
Lihat Berita
Berita

Teken MoU, Pemkab dan Kejari Lampung Selatan Jalin Kerja Sama Penanganan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

KALIANDA, Diskominfo Lamsel - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan tentang Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum dan Tindakan Hukum. Kesepakatan itu terjadi antara Inspektorat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jasa dengan Kejari Lampung Selatan.  Penandatangan dilakukan oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan (Kajari) Dwi Astuti Beniyati, yang berlangsung di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Kamis (7/10/2021). Kajari Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati menyebut, MoU-PKS dengan sejumlah OPD itu terkait kerja sama mengenai bimbingan dalam permasalahan Perdata dan Tata Usaha Negara pada Pemerintahan Daerah Kabupaten Lampung Selatan. "Di Kejaksaan ini kami tidak hanya menangani masalah pidana, masalah krimina saja. Tetapi juga masalah korupsi dan masalah keperdataan," kata Dwi Astuti Beniyati. Dijelaskan olehnya, dalam pelaksanaannya Tim Kejari Lampung Selatan akan melakukan bimbingan serta berkoordinasi dengan OPD terkait, menangani permasalahan yang nantinya akan dialami dalam menjalankan roda pemerintahan setempat. “Kalau Perdata ini sebenarnya saya lebih enjoy, secara pribadi. Karena memang jika tugas dimana pun, pasti saya mengedepankan pendampingan. Kalau memang harus sampai kita gugat, itu adalah ending terkahir yang bisa kita lakukan. Tapi kalau masih bisa dimediasi maka akan kita arahkan kesitu," terangnya.  Pemkab Lampung Selatan bersama Kejari Lampung Selatan Menjalin Kerja Sama Penanganan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara. Dwi Astuti Beniyati juga menegaskan, agar penandatanganan kerja sama tersebut nantinya akan menghasilkan produk-produk dalam bentuk pendampingan dan sosialisasi. Sehingga penandatanganan perjanjian tersebut bukan hanya sekedar seremonial semata.  "Saya mohon bapak ibu, penandatangan MoU atau kesepakatan ini jangan hanya sekedar untuk seremoni. Tapi saya minta nanti akan mengahasilkan produk-produk, karena tugas kita sebagai jaksa, pengacara negara ini adalah melakukan pencegahan," tegasnya.  Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tidak lanjut dari MoU yang sebelumnya telah disepakati bersama antara Pemkab Lampung Selatan dengan Kejari Lampung Selatan.  "Kegiatan hari ini adalah tindak lanjut dari MoU yang sebelumnya telah kita sepakati bersama," ujar Thamrin mewakili Bupati Lampung Selatan.  Thamrin berharap kerjasama tersebut dapat berjalan dengan baik dan menguntungkan kedua bleh pihak. Sehingga kedepan segala hal yang berkaitan dengan administrasi, tata usaha dan lainnya, mendapat bimbingan dari Kejari Lampung Selatan.  "Sehingga kegiatan-kegiatan yang ada di lima OPD ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dapat bekerja sebagaimana mestinya sehingga tidak terjadi kesalahan dalam administrasi dan hal lainnya," harapnya.  Thamrin juga berharap, kedepan akan kembali terjalin kerja sama antara Kejari Lampung Selatan dengan beberapa OPD lainnya di Pemkab Lampung Selatan. Sehingga kedepan seluruh OPD mendapatkan bimbingan hukum dalam menjalankan tugas.  "Harapan kami bukan hanya lima OPD ini saja. Kami juga berharap nanti akan ada OPD-OPD lain yang akan melakukan kerja sama dalam rangka tindak lanjut dari MoU yang telah kita sepakati bersama," tutupnya. (ptm) Penulis : Putri Maisuri Lohentia Editor : Mhr Aziz [..]

Dibuat oleh : MA