DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Di tengah isu penyesuaian data
peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) hasil verifikasi dan validasi Kementerian
Sosial, Kabupaten Lampung Selatan tetap dalam kondisi kondusif. Tidak terjadi
gejolak di masyarakat, seiring dukungan penuh Pemerintah Kabupaten melalui
skema Universal Health Coverage (UHC)
Prioritas.
Bahkan, Kabupaten Lampung
Selatan tercatat sebagai satu-satunya daerah berstatus UHC Prioritas di wilayah
kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bandar Lampung.
Status tersebut memastikan
masyarakat dapat langsung mengakses layanan kesehatan tanpa masa tunggu.
Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen kuat Bupati Radityo Egi Pratama dalam
menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh warganya.
Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Bandar Lampung, Herman Indratmo, menegaskan hal tersebut dalam kegiatan sosialisasi dan pemberian informasi status kepesertaan PBI Jaminan Kesehatan, di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (25/2/2026).

Menurut Herman, di Provinsi
Lampung terdapat tiga kantor cabang BPJS Kesehatan, yakni BPJS Kesehatan Kantor
Cabang Bandar Lampung, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Metro, dan BPJS Kesehatan
Kantor Cabang Kotabumi.
Dari lima kabupaten/kota yang
berada dalam tanggung jawab Kantor Cabang Bandar Lampung, hanya Kabupaten Lampung
Selatan yang telah mencapai UHC Prioritas.
“Artinya masyarakatnya bisa
langsung mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus menunggu. Ini menunjukkan
komitmen kuat pemerintah daerah terhadap perlindungan kesehatan masyarakat,”
ujarnya.
Ia menjelaskan, Program Jaminan
Kesehatan Nasional (JKN) merupakan skema gotong royong yang wajib diikuti
seluruh masyarakat Indonesia.
BPJS Kesehatan, lanjutnya,
bertugas menjamin pembiayaan pelayanan kesehatan dengan tetap mengedepankan
prosedur dan tata kelola yang akuntabel.
Terkait penyesuaian data
peserta PBI hasil verifikasi dan validasi Kementerian Sosial, Herman memastikan
kebijakan tersebut tidak menimbulkan gangguan layanan di Lampung Selatan. Hal
itu karena pemerintah daerah telah mengantisipasi melalui dukungan pembiayaan
dan komitmen keberlanjutan UHC Prioritas.
Dengan capaian tersebut, Kabupaten
Lampung Selatan dinilai berhasil menjaga stabilitas layanan kesehatan di tengah
dinamika kebijakan nasional. Masyarakat tetap memperoleh kepastian akses
layanan, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai model perlindungan
kesehatan yang adaptif dan responsif di Provinsi Lampung. (Nsy-Kmf)