DISKOMINFO LAMSEL, Bandar Lampung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Lampung Selatan kembali mengukuhkan komitmennya dalam transparansi anggaran
dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan
Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan dari Badan
Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ini sekaligus menandai keberhasilan Kabupaten Lampung
Selatan dalam mempertahankan predikat bergengsi tersebut selama sepuluh tahun
berturut-turut.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)
tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung,
Nugroho Heru Wibowo, kepada Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar.
Prosesi penyerahan ini
berlangsung bersamaan dengan 14 pemerintah kabupaten/kota lainnya di Auditorium
Kantor BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Jumat (29/5/2026).
Merespons pencapaian satu
dekade ini, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi
mendalam kepada seluruh jajaran perangkat daerah.
Menurutnya, prestasi ini
merupakan buah dari kerja keras, sinergi, dan komitmen bersama dalam menerapkan
prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.
"Alhamdulillah, hari ini
Kabupaten Lampung Selatan kembali mendapatkan opini WTP dari BPK Perwakilan
Provinsi Lampung yang ke-10," ujar Bupati Radityo Egi.
Bupati Egi menambahkan bahwa penghargaan
ini bukan sekadar pencapaian di atas kertas, melainkan sebuah tanggung jawab
moral untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pihaknya berkomitmen
menjadikan momentum ini sebagai pemacu inovasi dalam pengelolaan keuangan
daerah.
"Tentunya ini menjadi sebuah motivasi buat kami. Penghargaan ini juga menjadi dorongan untuk terus berinovasi, bagaimana memanfaatkan dan mengoptimalkan penggunaan keuangan negara untuk kebermanfaatan masyarakat banyak melalui program-program yang berdampak positif serta berkelanjutan," kata Egi.

Sementara itu, Kepala Badan
Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan, Rini
Ariasih, menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan opini WTP selama satu
dekade berturut-turut merupakan hasil dari komitmen pimpinan daerah, sinergi
seluruh perangkat daerah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)
pengelola keuangan.
Menurutnya, penguatan sistem
pengendalian internal dan konsistensi dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil
pemeriksaan BPK juga menjadi faktor krusial.
"Pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan daerah turut mendukung terciptanya tata kelola yang lebih efektif dan akuntabel," tambah Rini.
Dengan raihan WTP kesepuluh ini, Pemkab Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar membuktikan konsistensinya dalam menjaga akuntabilitas publik, sekaligus memastikan setiap rupiah APBD dialokasikan demi kesejahteraan masyarakat. (KMF)