DISKOMINFO LAMSEL, Bandar Lampung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Lampung Selatan menorehkan capaian penting dengan meraih Lampung Post Award
2026 sebagai Pilar Penggerak Pengembangan Kawasan Strategis Ekonomi, menegaskan
arah baru pembangunan daerah yang kini difokuskan pada penguatan sektor
pariwisata dan UMKM.
Penghargaan tersebut diserahkan
langsung oleh Pemimpin Perusahaan Lampung Post, Iskandar Zulkarnain, kepada
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kabupaten Lampung
Selatan, Anasrullah, dalam ajang Lampung Post Executive Forum di Hotel Emersia,
Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).
Pengakuan ini tidak sekadar
menjadi seremoni tahunan, melainkan mencerminkan transformasi strategi
pembangunan Lampung Selatan yang mulai menunjukkan hasil nyata, khususnya dalam
mendorong sektor ekonomi berbasis potensi lokal.
Mewakili Bupati Lampung
Selatan, Radityo Egi Pratama, Anasrullah menyampaikan apresiasi atas
penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan
hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami sangat senang atas
apresiasi dari Lampung Post. Insyaallah ke depan Lampung Selatan akan lebih
baik lagi,” ujar Anasrullah.
Ia menambahkan, penghargaan ini
menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas
pembangunan dan pelayanan publik, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Saat ini, kata Anasrullah,
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tengah mengakselerasi pembangunan di
sektor pariwisata dan UMKM sebagai prioritas utama.
“Sekarang pemerintah daerah, pak bupati sedang bergerak untuk meningkatkan perkembangan di pariwisata dan UMKM. Memang difokuskan ke sana,” katanya.

Langkah tersebut dinilai
sejalan dengan potensi Lampung Selatan yang memiliki kekayaan destinasi wisata
alam serta peluang besar dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.
Dengan pengelolaan yang optimal, kedua sektor ini diyakini mampu menjadi motor
penggerak ekonomi daerah.
Selain itu, pemerintah daerah
juga menggulirkan berbagai program berbasis desa guna mendorong pemerataan
pembangunan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui program
Desa Helau yang diarahkan untuk mengoptimalkan potensi lokal.
“Banyak program bupati yang
berkaitan dengan perkembangan ekonomi kerakyatan dan pembangunan daerah,”
lanjutnya.
Pemkab Lampung Selatan juga
terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, baik sektor swasta maupun
masyarakat, guna memastikan pembangunan berjalan efektif, inklusif, dan
berkelanjutan.
Dengan strategi tersebut,
Lampung Selatan optimistis mampu meningkatkan daya saing daerah, tidak hanya di
tingkat provinsi, tetapi juga nasional. Penghargaan ini pun diharapkan menjadi
pijakan awal menuju capaian pembangunan yang lebih besar di masa mendatang.
(ptm-Kmf)