Akses Berobat Kian Terjamin, 99,91 Persen Warga Lampung Selatan Terlindungi JKN
DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat komitmennya
dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hingga Juni 2026,
cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten
Lampung Selatan telah mencapai 99,91 persen, sekaligus memastikan status Universal
Health Coverage (UHC) Prioritas tetap terjaga.Pelaksana tugas (Plt) Kepala
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan,
mengatakan capaian tersebut telah melampaui indikator yang ditetapkan BPJS
Kesehatan untuk kategori UHC Prioritas, yakni cakupan kepesertaan minimal 98
persen dan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen."Periode Juni 2026,
cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Lampung Selatan mencapai 99,91 persen
dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,18 persen. Capaian tersebut telah
memenuhi parameter UHC Prioritas," ujar Hendry dalam keterangannya, Rabu
(8/7/2026).Berdasarkan data terbaru,
jumlah penduduk Kabupaten Lampung Selatan tercatat sebanyak 1.146.074 jiwa.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.145.098 jiwa telah terdaftar sebagai peserta
JKN, sedangkan jumlah peserta aktif mencapai 930.390 jiwa.Hendry menjelaskan, status UHC
Prioritas memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Melalui program tersebut, masyarakat
Kabupaten Lampung Selatan yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan
maupun yang kepesertaannya tidak aktif tetap dapat memperoleh perlindungan
kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku."Melalui program UHC
Prioritas, kepesertaan JKN dapat diaktifkan saat masyarakat membutuhkan layanan
di fasilitas Kesehatan, baik yang telah menjalani perawatan di rumah sakit,
puskesmas, maupun klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," ujar
Hendry.Untuk menjaga keberlanjutan
program tersebut, Pemkab Lampung Selatan telah mengalokasikan anggaran
pembayaran iuran JKN bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah
atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)
pada APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp49,62 miliar.Berdasarkan hasil pemutakhiran
data kepesertaan, jumlah peserta PBPU Pemerintah Daerah yang menjadi tanggungan
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan hingga Juni 2026 mencapai 197.208 jiwa.Selain itu, sebagai langkah
antisipasi terhadap perkembangan jumlah peserta dan kebutuhan pembayaran iuran,
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga menyiapkan tambahan alokasi anggaran
yang akan ditetapkan melalui Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 sehingga total
anggaran menjadi Rp87,62 miliar.Pengalokasian anggaran tersebut
telah dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten
Lampung Selatan dan BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung yang ditandatangani
pada 26 Juni 2026. Kerja sama itu menjadi landasan penyelenggaraan JKN bagi
peserta pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja dalam rangka
mempertahankan status UHC Prioritas di Kabupaten Lampung Selatan.Hendry menambahkan, penyesuaian
anggaran dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah agar seluruh
masyarakat tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan tanpa terkendala
status kepesertaan.“Dengan tetap terjaganya status
UHC Prioritas, masyarakat memperoleh kepastian akses terhadap pelayanan
kesehatan. Kepesertaan JKN dapat diaktifkan sesuai ketentuan saat dibutuhkan,
sementara keberlangsungan pelayanan kesehatan serta pendanaan kapitasi pada
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) juga tetap terjamin,” kata Hendry.
Secara nasional, pemerintah
menetapkan target cakupan kepesertaan JKN sebesar 98,6 persen pada tahun 2027
dan meningkat menjadi 99 persen pada tahun 2029. Dengan capaian saat ini,
Kabupaten Lampung Selatan telah melampaui target nasional tersebut sekaligus
menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan
yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. (Kmf)
Sukses Dongkrak Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi, Bupati Radityo Egi Raih Top Regional Leader Awards 2026
DISKOMINFO LAMSEL, Jakarta - Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi
Pratama, sukses menorehkan prestasi di kancah nasional. Ia resmi menerima
penghargaan bergengsi dalam ajang Disway Top Regional Leader Awards 2026 yang
diserahkan langsung oleh founder Disway National Network, Dahlan Iskan, di JW
Marriott Hotel, Jakarta, Kamis (11/6/2026).Egi dinilai sebagai salah satu
kepala daerah paling progresif di Indonesia yang berhasil memacu roda
perekonomian lewat sektor pariwisata. Atas dedikasi tersebut, ia dianugerahi
penghargaan khusus untuk kategori Pendorong Pengembangan Pariwisata Daerah.Ajang apresiasi nasional yang
baru pertama kali digelar oleh Disway National Network ini mengusung tema besar
"Mendorong Daerah Sebagai Motor
Penggerak Ekonomi Nasional". Selain penganugerahan, acara
ini juga dirangkai dengan program Leadership Forum yang mempertemukan para
pemimpin daerah visioner dari seluruh penjuru negeri dengan narasumber Menteri
Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono.Bupati Egi hadir langsung
menerima penghargaan tersebut didampingi Pelaksana tugas Kepala Dinas
Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan.Usai menerima penghargaan,
Bupati Egi menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan kepada
Kabupaten Lampung Selatan. Menurutnya, penghargaan
tersebut menjadi pengakuan atas berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah
daerah dalam mendorong pembangunan, khususnya sektor pariwisata yang memiliki
dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat."Menurut saya ini adalah
salah satu event skala nasional yang positif, sehingga dapat memotivasi figur-figur
yang memiliki dampak besar bagi masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang
ada di Indonesia," ujar Bupati Egi.Bupati Egi menegaskan,
penghargaan yang diterima bukanlah hasil kerja individu semata, melainkan buah
dari kolaborasi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama
masyarakat yang terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan
daerah."Alhamdulillah, tentu ini
adalah sebuah apresiasi yang kami syukuri. Ini juga merupakan apresiasi untuk
tim kerja saya, seluruh perangkat daerah di Kabupaten Lampung Selatan. Terima
kasih juga atas doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan sehingga
daerah kita terpilih menerima penghargaan ini," katanya.Lebih lanjut, Bupati Egi
berharap penghargaan tersebut menjadi pemacu semangat bagi pemerintah daerah
untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menghadirkan berbagai
inovasi pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat"Harapan saya ke depan
kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan. Semoga juga dapat menjadi
inspirasi dan motivasi bagi kepala daerah lainnya untuk terus menghadirkan
inovasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat," lanjutnya.
Penghargaan Disway Top Regional
Leader Awards 2026 diharapkan menjadi energi baru bagi Pemerintah Kabupaten
Lampung Selatan untuk terus memperkuat pembangunan di berbagai sektor,
khususnya pengembangan pariwisata daerah sebagai salah satu penggerak ekonomi
dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Nsy)
Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK
DISKOMINFO LAMSEL, Bandar Lampung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Lampung Selatan kembali mengukuhkan komitmennya dalam transparansi anggaran
dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan
Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Penghargaan dari Badan
Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ini sekaligus menandai keberhasilan Kabupaten Lampung
Selatan dalam mempertahankan predikat bergengsi tersebut selama sepuluh tahun
berturut-turut.Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)
tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung,
Nugroho Heru Wibowo, kepada Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar. Prosesi penyerahan ini
berlangsung bersamaan dengan 14 pemerintah kabupaten/kota lainnya di Auditorium
Kantor BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Jumat (29/5/2026).Merespons pencapaian satu
dekade ini, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi
mendalam kepada seluruh jajaran perangkat daerah. Menurutnya, prestasi ini
merupakan buah dari kerja keras, sinergi, dan komitmen bersama dalam menerapkan
prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance."Alhamdulillah, hari ini
Kabupaten Lampung Selatan kembali mendapatkan opini WTP dari BPK Perwakilan
Provinsi Lampung yang ke-10," ujar Bupati Radityo Egi.Bupati Egi menambahkan bahwa penghargaan
ini bukan sekadar pencapaian di atas kertas, melainkan sebuah tanggung jawab
moral untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pihaknya berkomitmen
menjadikan momentum ini sebagai pemacu inovasi dalam pengelolaan keuangan
daerah."Tentunya ini menjadi
sebuah motivasi buat kami. Penghargaan ini juga menjadi dorongan untuk terus
berinovasi, bagaimana memanfaatkan dan mengoptimalkan penggunaan keuangan
negara untuk kebermanfaatan masyarakat banyak melalui program-program yang
berdampak positif serta berkelanjutan," kata Egi.Sementara itu, Kepala Badan
Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan, Rini
Ariasih, menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan opini WTP selama satu
dekade berturut-turut merupakan hasil dari komitmen pimpinan daerah, sinergi
seluruh perangkat daerah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)
pengelola keuangan.Menurutnya, penguatan sistem
pengendalian internal dan konsistensi dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil
pemeriksaan BPK juga menjadi faktor krusial.
"Pemanfaatan
teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan daerah turut mendukung
terciptanya tata kelola yang lebih efektif dan akuntabel," tambah Rini.Dengan
raihan WTP kesepuluh ini, Pemkab Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati
Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar membuktikan
konsistensinya dalam menjaga akuntabilitas publik, sekaligus memastikan setiap
rupiah APBD dialokasikan demi kesejahteraan masyarakat. (KMF)
Atlet Perbakin Lampung Selatan Borong Juara di Kajari Tanggamus Open Championship 2026, Alfa Ma’ruf Alhafizh Raih Tiga Podium
DISKOMINFO LAMSEL, Tanggamus - Atlet Persatuan Menembak Indonesia
(Perbakin) Kabupaten Lampung Selatan kembali mengharumkan nama daerah setelah
berhasil memborong gelar juara dalam ajang Kajari Tanggamus Open Championship
2026, yang berlangsung pada 16-17 Mei 2026 di Lapangan Tembak Pemkab Tanggamus.Prestasi tersebut diraih
melalui penampilan gemilang atlet andalan Perbakin Kabupaten Lampung Selatan,
Alfa Ma’ruf Alhafizh, yang sukses menembus tiga podium sekaligus dari sejumlah
kategori bergengsi. Alfa meraih Juara 2 kelas Open Multi Range, Juara 2
kategori Threepose Open, serta Juara 3 kelas Pump Prestasi.Capaian itu menjadi catatan
membanggakan bagi kontingen Perbakin Lampung Selatan, mengingat kejuaraan
tersebut diikuti atlet-atlet menembak dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi
Lampung hingga luar daerah, sehingga persaingan berlangsung ketat.Dalam kejuaraan tingkat
nasional tersebut, Perbakin Lampung Selatan menurunkan dua atlet terbaiknya
untuk berlaga pada lima nomor pertandingan, yakni Benchrest 25 Meter Prestasi,
Benchrest 25 Meter Open, Multi Range Open, Threepose Open, dan Pump Prestasi.Ketua Pengkab Perbakin
Kabupaten Lampung Selatan, M. Andriawan, menyampaikan rasa syukur atas hasil
yang diraih atletnya. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa
pembinaan atlet menembak di Lampung Selatan terus menunjukkan perkembangan
positif.“Alhamdulillah, Lampung Selatan
berhasil naik podium melalui atlet Alfa Ma’ruf Alhafizh. Ini menjadi motivasi
bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” ujar
M. Andriawan, Minggu (17/5/2026).Ia menambahkan, keberhasilan
tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh atlet muda di Kabupaten
Lampung Selatan untuk terus berprestasi dan membawa nama daerah ke level
kompetisi yang lebih tinggi.Kajari Tanggamus Open
Championship 2026 merupakan salah satu kejuaraan menembak level nasional yang
digelar untuk meningkatkan kemampuan atlet sekaligus mempererat silaturahmi
antarkomunitas serta pengurus Perbakin dari berbagai daerah.
Dengan torehan tiga podium ini,
Perbakin Lampung Selatan optimistis mampu terus melahirkan atlet-atlet
potensial yang siap bersaing di tingkat regional maupun nasional. (ptm)
Bappenas RI Apresiasi Sistem Informasi PBJ Lampung Selatan, Jadi Referensi Pengembangan Layanan Pengadaan Nasional
DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung
Selatan kembali mendapat pengakuan atas inovasi tata kelola pemerintahannya. Kali ini, Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional (Bappenas) RI secara khusus menyambangi Pemkab Lampung
Selatan untuk melakukan sharing knowledge
terkait pengembangan sistem informasi pendukung layanan pengadaan barang dan
jasa (PBJ).Kunjungan yang berlangsung di
Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (11/5/2026) itu, dilakukan
setelah Bappenas menilai sistem informasi PBJ milik Kabupaten Lampung Selatan
sebagai salah satu yang terbaik karena dinilai mampu mendukung tata kelola
layanan pengadaan secara optimal, efektif, dan akuntabel.Rombongan Bappenas RI diterima
langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto,
didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Wahidin Amin, Kepala Bagian PBJ
Gunawan, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.Dalam sambutannya, Supriyanto
menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, forum berbagi
pengetahuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kualitas tata
kelola pemerintahan, khususnya pada sektor pengadaan barang dan jasa yang
semakin dituntut transparan, efektif, dan akuntabel.“Kami menyambut baik kunjungan
Tim Bappenas RI ke Kabupaten Lampung Selatan. Pertemuan ini menjadi kesempatan
yang sangat baik untuk saling berbagi informasi, pengalaman, serta inovasi
dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa,” ujar Supriyanto.Ia berharap, jajaran pengelola
PBJ di lingkungan Pemkab Lampung Selatan dapat memanfaatkan forum tersebut
sebagai ruang belajar sekaligus penguatan kapasitas dalam meningkatkan kualitas
pelayanan publik.“Saya berharap teman-teman PBJ
dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena banyak hal positif
yang dapat dipetik dalam pertemuan ini, tidak hanya terkait pengadaan barang
dan jasa, tetapi juga pengembangan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,”
lanjutnya.Sementara itu, Pengelola
Pengadaan Barang/Jasa Bappenas RI, Yanuar Adiantoro, mengatakan kunjungan ke
Lampung Selatan dilakukan untuk mempelajari secara langsung pengembangan
aplikasi dan sistem informasi pendukung layanan PBJ yang telah diterapkan
pemerintah daerah tersebut.Menurut Yanuar, sistem
informasi yang dikembangkan Bagian PBJ Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah
satu yang terbaik dan layak menjadi rujukan karena terbukti mampu mendukung
proses layanan pengadaan secara optimal.“Kami datang ke Lampung Selatan
untuk sharing knowledge sekaligus
mempelajari pengembangan dan pemanfaatan aplikasi pendukung kegiatan pengadaan
barang dan jasa. Sistem informasi yang dimiliki Bagian PBJ Kabupaten Lampung
Selatan dinilai sangat baik dan dapat menjadi referensi bagi pengembangan
layanan PBJ di lingkungan Bappenas,” kata Yanuar.Ia berharap, kunjungan tersebut
menjadi awal terbangunnya sinergi yang lebih kuat antara Bappenas RI dan Pemkab
Lampung Selatan dalam mendorong penguatan tata kelola pengadaan berbasis
digital.“Kami berharap hasil dari
pertemuan ini dapat menjadi bahan pembelajaran bersama serta mendorong peningkatan
kualitas layanan pengadaan barang dan jasa yang lebih efektif, efisien,
transparan, dan akuntabel di masing-masing instansi,” tutupnya.
Kunjungan ini sekaligus
menegaskan bahwa inovasi digital yang dibangun daerah tidak hanya berdampak
pada peningkatan pelayanan internal, tetapi juga mampu menjadi model
pembelajaran di tingkat nasional. (lmhr-Kmf)