Berita

Lihat berita di kabupaten Lampung Selatan.

gambar
  • MAS
  • 02-03-2026

Safari Ramadan di Bakauheni, Bupati Radityo Egi Pratama Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi dan Layani Masyarakat

DISKOMINFO LAMSEL, Bakauheni - Kehadiran Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama unsur Forkopimda dan jajaran pejabat daerah dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid At-Takwa, Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Senin (2/3/2025), menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati Egi hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, unsur Forkopimda, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Camat Bakauheni, para kepala desa se-Kecamatan Bakauheni, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang pertemuan antara pemerintah dan masyarakat untuk saling mendengar dan menguatkan.“Saya hadir pada Safari Ramadan ini bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat, menautkan hati di antara kita, serta memastikan pemerintah bekerja dengan hati, mendengar suara masyarakat, dan melayani kebutuhan serta harapan masyarakat,” ujarnya.Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memaparkan capaian pembangunan sepanjang tahun 2025, terutama di sektor infrastruktur dasar sebagai bagian dari komitmen pemerataan pembangunan.Bupati Egi menyebutkan, Pemkab Lampung Selatan telah membangun jalan sepanjang kurang lebih 270,9 kilometer pada tahun 2025. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 42 kilometer, atau terjadi lonjakan sekitar 538 persen.Selain pembangunan jalan, pemerintah daerah juga melakukan pembangunan dan rehabilitasi sekitar 35 hingga 36 gedung sekolah, termasuk perbaikan atap dan fasilitas sanitasi. Pembangunan jembatan dan gorong-gorong turut dilaksanakan guna memperkuat konektivitas antarwilayah.Di sektor pertanian, peningkatan kapasitas produksi ditempuh melalui kenaikan indeks pertanaman dari 1,6 menjadi 2,3. Bahkan, di Desa Trimomukti, petani telah mampu melakukan panen hingga tiga kali dalam satu tahun.“Seluruh capaian ini merupakan hasil kolaborasi perangkat daerah bersama para pemangku kepentingan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh unsur masyarakat,” jelasnya.Menutup sambutannya, Bupati Egi mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan desa agar tercipta suasana yang nyaman sekaligus menarik bagi para pengunjung.“Mari kita jaga kebersihan dan keindahan desa. Jadikan desa ini sebagai desa yang indah dan nyaman, sehingga semakin banyak orang yang berkunjung,” ajaknya.Dalam suasana Ramadan, ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperbanyak berbagi, terutama pada sepuluh hari terakhir Ramadan yang memiliki keutamaan besar.“Selama bulan Ramadan, mari kita perbanyak berbagi. Ganjaran dari Allah sangat luar biasa, terlebih pada sepuluh hari terakhir. Semoga kita semua senantiasa diberikan kekuatan dan perlindungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” tuturnya. Safari Ramadan tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga momentum berbagi dan memperkuat sinergi pembangunan di tingkat desa. Pada kesempatan tersebut, bantuan sembako diserahkan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah, sementara hibah untuk masjid diharapkan dapat mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. (lmhr-Kmf)

gambar
  • MAS
  • 02-03-2026

Ramadan Jadi Momen Refleksi, Wabup Syaiful: Pembangunan Harus Terasa hingga ke Warga

DISKOMINFO LAMSEL, Sidomulyo - Bulan Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai momentum meningkatkan ibadah, tetapi juga sebagai ruang refleksi untuk memperkuat kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama membangun daerah. Pesan itu ditegaskan Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, saat menghadiri Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Nurul Yaqin, Desa Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Senin (2/3/2026).Di hadapan jemaah, Wabup Syaiful menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama pada momen spiritual seperti Ramadan yang sarat nilai kebersamaan dan empati sosial.“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Harus mendengar langsung denyut kehidupan desa dan melihat apa yang benar-benar dirasakan warga,” ujar Syaiful dalam sambutannya.Kegiatan Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan Reni Apriyan, anggota DPRD dari Dapil 2, jajaran kepala perangkat daerah, Camat Sidomulyo, kepala desa se-Kecamatan Sidomulyo, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga menyalurkan bantuan sosial berupa 35 paket sembako bagi anak-anak yatim serta hibah untuk Masjid Nurul Yaqin senilai Rp15 juta.Wabup Syaiful menyampaikan, bantuan tersebut bukan semata-mata soal nilai nominal, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat solidaritas sosial dan mendukung kemakmuran rumah ibadah.“Nilainya mungkin tidak besar, tetapi ini adalah simbol komitmen dan tanggung jawab kami agar masjid semakin makmur dan anak-anak yatim merasa diperhatikan,” katanya.Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka dan keterlibatan langsung di lapangan, pembangunan diharapkan tidak hanya menjadi laporan administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemkab Lampung Selatan berharap jembatan komunikasi dengan masyarakat desa semakin kuat, sehingga aspirasi warga dapat ditangkap secara langsung dan direspons melalui kebijakan yang tepat sasaran. (Nsy-Kmf)

gambar
  • MAS
  • 02-03-2026

13 Tahun Menanti, Dua Ruas Jalan di Penengahan Diresmikan Bupati Egi, Akses Ekonomi dan Pendidikan Warga Kini Lebih Lancar

DISKOMINFO LAMSEL, Penengahan - Harapan panjang warga Kecamatan Penengahan akhirnya terjawab. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan dua ruas jalan strategis, yakni ruas Kuripan-Klaten sepanjang 820 meter dan ruas Pasuruan-Gandri sepanjang kurang lebih 1,28 kilometer, yang selama ini dinantikan masyarakat karena kondisinya rusak.Peresmian tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Bagi warga, perbaikan infrastruktur ini membuka kembali akses vital yang menunjang aktivitas ekonomi, sosial, hingga pendidikan sehari-hari.Salah satu warga Dusun Sidodadi, Desa Klaten, Darmadi, mengaku bersyukur atas terealisasinya perbaikan ruas Kuripan-Klaten yang menurutnya telah lama terbengkalai.“Alhamdulillah, sekarang jalannya sudah diperbaiki. Selama kurang lebih 13 tahun, jalan Kuripan-Klaten belum mendapatkan perhatian. Kami masyarakat Dusun Sidodadi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Egi,” ujar Darmadi.Ia menilai, kondisi jalan yang lebih baik akan mempermudah distribusi hasil pertanian warga. Selama ini, kerusakan jalan kerap menghambat mobilitas, terutama saat musim hujan yang membuat permukaan jalan semakin sulit dilalui.Menurut Darmadi, dampak ekonomi dari perbaikan infrastruktur tersebut akan sangat terasa. Biaya angkut hasil panen berpotensi lebih efisien dan waktu tempuh menjadi lebih singkat, sehingga mendukung peningkatan pendapatan masyarakat.“Kami berharap perbaikan dapat berlanjut karena masih terdapat beberapa ruas jalan yang berlubang. Semoga pembangunan ini terus berkesinambungan,” tambahnya.Dalam sambutannya, Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan bukan semata proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.“Mudah-mudahan jalan ini membawa kebermanfaatan yang lebih besar bagi masyarakat sekitar, meningkatkan kesejahteraan, mendukung kegiatan sosial dan ekonomi, serta memperlancar akses pendidikan,” ujarnya.Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun. Menurutnya, keberlanjutan manfaat jalan sangat bergantung pada kesadaran kolektif untuk merawat dan menggunakannya sesuai ketentuan.“Saya titip kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat jalan ini. Pastikan kendaraan yang melintas sesuai dengan batas muatan yang telah ditentukan agar jalan tetap awet dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” tegasnya.Pemkab Lampung Selatan, lanjutnya, berkomitmen melaksanakan pembangunan infrastruktur secara bertahap dan merata. Upaya tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses. Dengan diresmikannya dua ruas jalan tersebut, warga Penengahan kini menatap aktivitas harian dengan optimisme baru, jalan yang lebih layak diharapkan menjadi penghubung bukan hanya antarwilayah, tetapi juga antara harapan dan kesejahteraan. (lmhr-Kmf)

gambar
  • MAS
  • 02-03-2026

Sudah Terima Sertifikasi, Guru Honorer Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS: Simak Penjelasannya!

LAMPUNG SELATAN - Sejumlah guru honorer di Kabupaten Lampung Selatan yang telah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi kini tidak lagi diperbolehkan menerima gaji dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kebijakan ini ditegaskan melalui Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Nomor: 700/585/IV.02/2026 tertanggal 9 Februari 2026.Langkah tersebut merupakan tindak lanjut hasil pemeriksaan atau audit ketaatan pada satuan pendidikan se-Kabupaten Lampung Selatan untuk periode Januari-Agustus 2025.Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa ketentuan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 8 Tahun 2025 Pasal 39 ayat 2 huruf (d).Pada aturan tersebut ditegaskan bahwa guru yang dapat diberikan honor dari Dana BOS harus memenuhi syarat belum mendapatkan tunjangan profesi guru.Dinas Pendidikan menegaskan, kebijakan ini bertujuan untuk menghindari praktik pendanaan ganda (double funding) atau double dipping. Guru honorer yang telah memiliki sertifikat pendidik dan menerima dana sertifikasi dari APBN sebesar Rp2 juta per bulan, tidak lagi diperkenankan menerima honor tambahan yang bersumber dari Dana BOS.Dengan demikian, Dana BOS dapat dialokasikan untuk kebutuhan operasional sekolah lainnya agar lebih optimal dan tepat sasaran.Jadi Temuan PemeriksaanSekretaris Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan, Marko Firzada, mengungkapkan, dalam hasil audit yang dilakukan periode Januari-Agustus 2025, pembayaran honor dari Dana BOS kepada guru yang sudah bersertifikasi dinyatakan sebagai temuan pemeriksaan.Ia menegaskan, atas temuan tersebut, guru honorer bersertifikasi yang terlanjur menerima gaji dari Dana BOS pada periode tersebut diwajibkan mengembalikan dana tersebut ke Rekening Kas Umum Daerah Lampung Selatan yang untuk kemudian diteruskan Ke Rekening Kas Umum Negara. Mekanisme pengembalian dapat dilakukan secara bertahap."Berdasarkan keterangan dari Dinas Pendidikan, kebijakan ini bukan keputusan mendadak. Sebelumnya, para guru telah menandatangani surat perjanjian dengan kepala sekolah yang menyatakan kesediaan mengembalikan honor dari Dana BOS apabila di kemudian hari menjadi temuan pemeriksaan,” kata Marko.Siapa yang Wajib Mengembalikan?Guru yang menjadi sasaran pengembalian adalah Guru Honorer BOS Tahun 2025 yang menerima dua sumber penghasilan sekaligus, yakni honor dari Dana BOS dan tunjangan sertifikasi dari pemerintah pusat.Sementara itu, guru honorer BOS Tahun 2025 yang belum memiliki sertifikasi tidak dikenakan kewajiban pengembalian karena hanya menerima satu sumber penghasilan, yakni dari Dana BOSP.Kriteria Penerima Honor BOSBerdasarkan petunjuk teknis BOSP, guru honorer yang dapat dibayarkan honornya melalui Dana BOS harus memenuhi kriteria:- Berstatus Non-ASN- Terdaftar di Dapodik- Memiliki NUPTK- Belum menerima tunjangan sertifikasi Dinas Pendidikan menyebutkan bahwa kasus serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain, karena kebijakan ini merupakan perintah dari regulasi pemerintah pusat.Bagi guru yang ingin mengajukan keringanan pengembalian secara mencicil, dipersilakan berkonsultasi dengan Inspektorat Lampung Selatan. Kebijakan ini ditegaskan sebagai bagian dari komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan agar tidak terjadi tumpang tindih pembiayaan. (Kmf)

Lihat Selengkapnya

Destinasi Wisata

Silakan pilih kategori sesuai yang anda butuhkan.

Capaian/Prestasi

Lihat Capaian/Prestasi di Kabupaten Lampung Selatan.


"Mari Kita Wujudkan Lampung Selatan Lebih Maju Dan Sejahtera Dengan Masyarakat Yang Produktif"

bupati wakil bupati