DISKOMINFO LAMSEL, Sidomulyo - Bulan Ramadan tidak hanya dimaknai
sebagai momentum meningkatkan ibadah, tetapi juga sebagai ruang refleksi untuk
memperkuat kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama membangun daerah.
Pesan itu ditegaskan Wakil
Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, saat menghadiri Safari
Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Nurul Yaqin, Desa Kota Dalam,
Kecamatan Sidomulyo, Senin (2/3/2026).
Di hadapan jemaah, Wabup Syaiful
menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama pada
momen spiritual seperti Ramadan yang sarat nilai kebersamaan dan empati sosial.
“Pemerintah harus hadir di
tengah masyarakat. Harus mendengar langsung denyut kehidupan desa dan melihat
apa yang benar-benar dirasakan warga,” ujar Syaiful dalam sambutannya.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan Reni Apriyan, anggota DPRD dari Dapil 2, jajaran kepala perangkat daerah, Camat Sidomulyo, kepala desa se-Kecamatan Sidomulyo, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu,
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga menyalurkan bantuan sosial berupa 35
paket sembako bagi anak-anak yatim serta hibah untuk Masjid Nurul Yaqin senilai
Rp15 juta.
Wabup Syaiful menyampaikan,
bantuan tersebut bukan semata-mata soal nilai nominal, melainkan bentuk
komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat solidaritas sosial dan mendukung
kemakmuran rumah ibadah.
“Nilainya mungkin tidak besar,
tetapi ini adalah simbol komitmen dan tanggung jawab kami agar masjid semakin
makmur dan anak-anak yatim merasa diperhatikan,” katanya.
Menurutnya, Ramadan menjadi
momentum yang tepat untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Dengan komunikasi yang terbuka dan keterlibatan langsung di lapangan,
pembangunan diharapkan tidak hanya menjadi laporan administratif, tetapi benar-benar
dirasakan manfaatnya oleh warga.
Melalui kegiatan Safari Ramadan
ini, Pemkab Lampung Selatan berharap jembatan komunikasi dengan masyarakat desa
semakin kuat, sehingga aspirasi warga dapat ditangkap secara langsung dan
direspons melalui kebijakan yang tepat sasaran. (Nsy-Kmf)