Berita

gambar
Lihat Berita
Berita

Winarni Berikan Sosialisasi Pencegahan Stunting Di Kecamatan Natar

NATAR, Diskominfo Lamel - Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto memberikan Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan Stunting di Kecamatan Natar, Sabtu (14/5/2022). Kegiatan tersebut terselanggara atas kerjasama PT Konverta Mitra Abadi dan UPTD Branti Raya, yang dilaksanakan di Desa Candimas Kecamatan Natar dan di ikuti oleh seluruh Kader-kader dan tenaga kesehatan yang ada di Kecamatan Natar. Rosa Resnida selalu Kepala UPTD Branti Raya dalam sambutanya mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk percepatan penurunan Stunting di Kecamatan Natar. Dirinya berharap semoga dengan adanya kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Natar dalam mengatasi masalah Stunting di Kecamatan Natar. Pimpinan PT Konverta Mitra yang juga pembina Yayasan Tzu Chi Abadi bapak Sunano menyampaikan, dirinya bersama yayasan memiliki misi amal serta misi kesehatan yang bermanfaat untuk masyarakat. Sunano juga mengatakan yayasan dan PT yang dia pimpin siap membantu Pemerintah, dalam mengatasi masalah Stunting yang ada di lampung selatan dengan bekerja sama dengan Puskes Branti Raya. "Kami siap membantu Pemerintah dalam menuntaskan Stunting di Lampung Selatan, dengan bekerjasama dengan Puskes branti yang 1 wilayah kerja dengan PT kami, katanya. Hadir dalam kegiatan tersebut Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan, Badan Riset dan Inovasi Nasional Bapak Novi Kuswardani, Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin, Camat Natar Rendy Eko Supriyanto, Kepala Desa di 6 Desa Lokus Stunting,Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa. Sementara itu, Winarni secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada PT Konverta Mitra Abadi yang membantu pemerintah, khususnya di kecamatan Natar dalam penanganan Stunting. "Atas nama pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada PT Konverta Mitra Abadi yang telah membantu kami dalam menuntaskan Stunting," ungkap Winarni. Selalu Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan ini menjelaskan, tentang bahayanya Stunting dan cara mengatasi masalah Stunting. "Kalau ada keluarga yang terpapar Stunting bisa dipastikan anak tersebut memiliki masa depan yang suram," katanya. Winarni juga mengimbau agar para kader posyandu mendapatkan peningkatan kapasitas, sehingga para kader benar-enar memahami bagaimana cara mengatasi permasalahan Stunting. Pada kesempatan tersebut, Winarni berinteraksi dengan para peserta sosialisasi untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang upaya penuntasan Stunting. (KMF). [..]

Dibuat oleh : P
gambar
Lihat Berita
Berita

DPRD Lampung Selatan Gelar Rapat Penyampaian Ranperda Pencegahan Narkoba

KALIANDA, Diskominfo Lamsel - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan menggelar rapat paripurna secara virtual yang dipusatkan di ruang sidang utama gedung DPRD setempat, Jum'at (13/5/2022). Rapat paripurna ini digelar dalam rangka penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Lampung Selatan, tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Nartotika. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi, S.H., MH. dan didampingi oleh Wakil Ketua I Agus Sartono, A.Md., Wakil Ketua II Agus Sutanto, S.T., Wakil Ketua III Waris Basuki, S.H. Sementara, Rapat Paripurna yang digelar secara hybrid itu dihadiri oleh 38 anggota DPRD Lampung Selatan dengan rincian, 18 orang hadir secara fisik dan 20 orang hadir secara virtual melalui aplikasi zoom meeting. Terpisah, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto bersama anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Thamrin, serta Kepala OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, mengikuti rapat paripurna secara virtual dari Aula Rajabasa, Setdakab setempat. Mengawali rapat paripurna itu, Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi menyebutkan, Ranperda yang berasal dari DPRD maupun Badan harus dibahas bersama-sama, oleh DPRD maupun Kepala Daerah untuk mendapatkan persetujuan bersama. Hal tersebut berdasarkan peraturan perundang-undangan khusunya Pasal 9 Ayat 1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 Tantang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota. "Ranperda yang disampaikan pada hari ini sudah termasuk dalam program pembentukan peraturan daerah tahun 2022. Berkaitan dengan hal tersebut maka Ranperda akan dibahas bersama-sama dan diharapkan dapat menambah kepastian hukum," ungkapnya. Sementara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengungkapkan, tujuan dari penyusunan Ranperda ini yaitu, sebagai upaya perlindungan kepada masyarakat dan pencegahan, serta penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. "Membangun partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif  lainnya serta menciptakan ketertiban dalam tata kehidupan bermasyarakat, sehingga dapat memperlancar pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya," ungkap Bupati Lampung Selatan. Kemudian, Nanang juga menambahkan mengenai substansi materi yang diatur dalam Ranperda Kabupaten Lampung Selatan, tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika. "Penyalahgunaan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, yang meliputi sebagai berikut, antisipasi dini, pencegahan, penanggulangan, rehabilitasi, pendanaan, Tim terpadu/satgas narkotika, rencana aksi daerah, partisipasi masyarakat, kemitraan dan kerjasama, monitoring, evaluasi, dan pelaporan, dan desa bersinar (bersih narkoba)," ujar Nanang. (ptm/Nsy). [..]

Dibuat oleh : P
gambar
Lihat Berita
Berita

Jelang Lomba Desa Tingkat Provinsi 2022, Bunda Winarni Ajak Maksimalkan Persiapan

KALIANDA, Diskominfo Lamsel- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto hadiri rapat Evaluasi Lomba Desa Tingkat Provinsi Tahun 2022, Jum'at (13/5/2022). Rapat evaluasi ini dilaksanakan di Kantor Sekertariat Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan dan diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural di Lingkungan Kabupaten Lampung Selatan. Pada kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Eka Riantinawati, menyampaikan mengenai sarana yang akan dijadikan bahan video lomba untuk dibenahi dan dimaksimalkan. Dirinya juga menyampaikan persiapan yang sudah dicapai untuk lomba desa tersebut sudah 70 persen, namun belum merata di semua organisasi perangkat daerah (OPD). Maka dari itu dirinya mengharapkan di semua OPD bisa merata sampai 100 persen. "Capaian kita sekarang rata-rata sudah di 70 persen tapi belum merata di seluruh OPD, ini harus dimaksimalkan jadi 100 persen," ungkap Eka. Selain itu, Eka juga mengatakan Smart Village merupakan salah satu penilaian dari provinsi dan hal tersebut harus dipersiapkan lebih matang. "Saya meminta kepada semua OPD untuk menyiapkan foto kegiatan pembinaan yang nantinya dikirimkan ke Dinas PMD sebagai laporan ke tingkat provinsi," ungkapnya. Sementara, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengatakan, dirinya memang meminta untuk dilaksanakan rapat evaluasi persiapan lomba desa tersebut untuk mengecek sejauh mana persiapan yang sudah dilakukan. Winarni berharap dengan adanya evaluasi tersebut bisa menemukan jalan keluar dan solusi untuk memaksimalkan persiapan lomba desa. "Evaluasi ini semoga bisa menemukan solusi dan jalan keluar untuk memaksimalkan persiapan lomba desa," harap Winarni. Winarni juga menekankan kepada seluruh elemen yang terlibat untuk terus bekerja dengan semangat gotong royong dalam memaksimalkan persiapan lomba desa pada semua sektor. "Untuk yang masih kurang kita gotong royong menemukan solusi biar persiapannya bisa maksimal disemua sektor," ajak Bunda PAUD Kab. Lampung Selatan itu. Tak hanya itu, Winarni juga mengingatkan untuk mempersiapkan video yang akan di kumpulkan ke Dinas PMD agar jangan terlalu dekat dengan waktu penilaian sehingga masih bisa dikoreksi dan dibenahi. "Videonya jangan mepet mepet ya, biar nanti bisa kita koreksi dan bisa dibenahi kalau ada yang kurang," ingat Winarni. Pada pelaksanaan rapat itu setiap OPD menyampaikan persiapan yang telah dilakukan dalam persiapan lomba desa tersebut. (kmf). [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto Serahkan Penghargaan Satya Lencana Karya Satya Kepada Guru Berprestasi Pada Upacara Hardiknas 2022

KALIANDA, Diskominfo Lamsel - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 yang bertempat di Lapangan Korpri, Pemkab setempat, Jum'at, 13 Mei 2022. Upacara yang dipimpin Langsung Oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimda, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekda, Inspektur Kabupaten serta Kepala Badan dan Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Daerah serta Ketua TP PKK Hj. Winarni Nanang Ermanto dan Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin . Upacara yang seyogyanya dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2022 lalu tersebut ditunda sehubungan dengan Hari Raya Idulfitri 1443 H dan cuti bersama tahun 2022. Dengan Tema Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 adalah “Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar", Upacara peringatan ini menerapkan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah. Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada para penerima penghargaan yang telah saya berikan secara simbolis kepada 3 Orang Kepala Sekolah berprestasi dan berdedikasi, 3 Orang Guru berprestasi dan 1 Orang Guru Daerah Terpencil. "Saya menyerahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya bagi guru secara simbolis. Dimana untuk Penghargaan Satya Lencana Karya Satya ini ada total 120 orang guru di Kabupaten Lampung Selatan yang akan menerima mulai dari masa pengabdian 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun,"ucapnya. "Saya berharap dengan pemberian penghargaan ini akan meningkatkan kinerja saudara-saudara semua dan menjadi penyemangat yang akan memotivasi saudara untuk terus berkarya dan memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan,"tambahnya. Selanjutnya, Bupati Lampung Selatan membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim.Dalam amanatnya Mendikbud menyampaikan bahwa selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus di hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. "Hari ini, saudara-saudariku, adalah bukti. Bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan," ucap Bupati membacakan amanat Mendikbud. Mendikbud mengungkapkan kurikulum merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa Pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. "Kini kurikulum merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Hal ini berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan," tambahnya. (lmhr/hy) [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

TPK Bergerak Kabupaten Lampung Selatan Ikuti Apel Siaga Secara Virtual

KALIANDA, Diskominfo Lamsel - Tim Pendamping Keluarga (TPK) Bergerak dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan, mengikuti Apel Siaga secara virtual dari Aula Rajabasa, Setdakab setempat, Kamis (12/5/2022). Hadir dari Kabupaten Lampung Selatan, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Eka Riantinawati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Adapun acara yang dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat ini, turut dihadiri oleh Kepala BKKBN RI Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Gubernur Provinsi Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil, ST., M.Ud, Bupati Kabupaten Subang H. Ruhimat, S. Pd., M.Si. beserta Wakil Agus Maskur Rosyadi, S.Si. Pada kesempatan itu, turut dilaksanakan juga pernyataan ikrar komitemen Pemerintah Daerah dalam rangka percepatan penurunan stunting secara simbolis oleh Bupati Kabupaten Subang H. Ruhimat, S. Pd., M.Si. Kemudian, pembacaan pernyataan ikrar dilanjutkan oleh Pemerintahan tingkat Kecamatan dan Kantor Urusan Agama dan Tim TPK di seluruh Kabupaten/Kota Se-Indonesia. Deputi ADPIN BKKBN Drs. Sukaryo Teguh Santoso mengungkapkan, M.Pd., mengungkapkan, tujuan dari Apel Siaga ini adalah guna meningkatkan komitmen TPK dalam sebuah gerakan pendamping keluarga, sebagai upaya dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. "Apel siaga bertema Apel Siaga TPK Bergerak Untuk menumbuhkan semangat kepada pendamping dalam melakukan pendampingan kepada keluarga dan calon pengantin secara masif. Mereka sudah siap memberikan informasi untuk mencegah lahirnya stunting baru," ujarnya. Lebih lanjut Santoso mengungkapkan, Apel Siaga TPK Bergerak yang digelar secara hybrid ini juga merupakan momentum, dimulainya Kick Off kegiatan verifikasi dan validasi data keluarga beresiko stunting secara serentak diseluruh Provinsi se-Indonesia. "Hari ini kurang lebih 950 hadir secara luring, subang. Diikuti oleh 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia baik melalui zoom maupun channel Youtube. Saya mengucapkan terimakasih kepada Menko PMK, Kementerian dan Lembaga, Gubernur Bupati/Walikota yang telah hadir dalam kegiatan ini. Semoga dengan apel siaga pada hari ini, ikhtiar dalam mencegah stunting dapat berjalan dengan baik," katanya. Sementara, Kepala Staf Kepresidenan Jendral (Purn) Moeldoko menuturkan, program anti stunting merupakan program Nasional yang harus dikawal dalam pelaksanaannya, strategi yang dijalankan saat ini dalam rangka penuntasan stunting dirasa dapat sesuai dengan target presiden yakni 14% pada tahun 2024 bisa tercapai."Saya akan tunjukan kepada dunia, ada 600 ribu aktor utama tim pendampingan keluarga dalam rangka anti stunting dengan 600 ribu itu jumlah yang tidak sedikit mereka diantaranya adalah Bidan, Tim Penggerak PKK dan Kader KB," tuturnya. Dikesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Drg. Agus Suprapto, M.Kes menambahkan, didesa adalah subjek utama dalam menyukseskan program penurunan stunting, maka diharapkan tim pendamping keluarga yang merupakan motor dan merupakan aktor-aktor penting yang harus bergerak untuk bisa menyelesaikan masalah stunting di Indonesia untuk mencapai Indonesia bebas stunting Tahun 2024. "Melalui penguatan dan pemberdayaan tim pendamping desa dan kelurahan sebagai ujung tombak penurunan stunting, saya mengharapkan kepada pemerintah kabupaten/kita untuk terus melakukan penguatan kelembagaan TPPS yang telah dibentuk membantu dan memfasilitasi pelaksanaan tugas tim pendamping keluarga melalui dukungan sarana dan prasarana dan pembiayaan kegiatan,"pungkasnya. (ptm/lmhr) [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

Pemkab Lampung Selatan Akan Kembali Menerapkan PTM, Dengan Beberapa Syarat Yang Berlaku

KALIANDA, Diskominfo Lamsel - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Rencananya pelaksanaan tersebut akan diterapkan pada tanggal 17 Mei 2022 mendatang, dengan menerapkan beberapa syarat yang akan diberlakukan. Hal itu terungkap dalam Rapat Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas pada Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan, yang diselenggarakan di ruang Asisten Administrasi (Adum), kantor bupati setempat, Kamis (12/5/2022). Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Asep Jamhur menyampaikan, selama PTM yang sudah berjalan dari jenjang PAUD, SD dan SMP berjalan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang diharapkan. "Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan selalu memantau ditiap sekolah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, anak-anak memakai masker dan pembelajaran juga tetap sesuai dengan surat edaran yang ada, masuk 50 persen," ujar Plt. Kepala Dinas Lampung Selatan itu. Asep Jamhur juga menambahkan, baik orang tua murid, guru maupun siswa sudah mulai mengharapkan PTM berjalan 100 persen. Dirinya juga menuturkan, jika PTM 100 persen ini berjalan, semua harus saling menjaga dan saling mendukung salah satunya harus sudah melakukan vaksinasi. "Untuk kelas rendah, yang berusia 6 - 11 tahun itu belum 100 persen sudah vaksin, tetapi yang sudah vaksin diatas 50 persen, dan kami juga saling berkoordinasi dengan Kesehatan dan Puskes yang ada dan terdekat. Ada beberapa kendala yaitu Guru yang belum melakukan vaksin ke 3 atau booster sempat tidak mau vaksin, tetapi dengan adanya kemarin boleh mudik, alhamdulilah mereka akhirnya mau divaksin," ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Joniyansyah menjelaskan, Kabupaten Lampung Selatan saat ini telah memasuki Level 1. Ada 3 indikator yang menjadi penentu suatu daerah dijadikan Level 1,2 atau 3, yaitu transmisi komunitas, kapasitas respon dan terkait capaian vaksinasi. "Alhamdulillah, dari ketiga indikator ini yang pertama, terkait transmisi komunitas kita sudah berada ditingkat 1, dan indikator yang ada didalam transmisi komunitas ini ada standarnya juga dan ini sudah kita capai, yang kedua terkait dengan kapasitas respon ada yang memadai tidak memadai dan alhamdulilah dari kamarinpun kita sudah memadai dan yang ketiga yaitu cakupan vaksin, ini juga ada 2 indikator yang pertama cakupan vaksin lengkap dan cakupan vaksin terhadap lansia ini semua kita sudah capai," jelas Joniyansyah. Pada kesempatan itu, Asisten Bidang Adum Lampung Selatan Badruzzaman menuturkan, Lampung Selatan sudah mencapai indikator-indikator yang menjadi penentu dari PPKM. Meski Dinas Kesehatan sebagai tenaga medis, bagaimana supaya baik untuk kedepannya, ini menjadi tanggung jawab semua stakeholder. "Ini semua menjadi tanggung jawab kita bersama, Kita berharap terutama jajaran pendidikan untuk bisa terus menginformasikan bila ada tenaga pendidik ataupun ada anak didik yang belum melakukan vaksin lengkap supaya diinformasikan kepada Kadis Kesehatan untuk nanti bagaimana menangani itu semua," tutur Badruzzaman. Diakhir rapat Badruzzaman merumuskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menerapkan PTM 100 persen dengan tetap membatasi jam belajar, menerapkan protokol kesehatan, untuk sementara kantin tidak boleh buka, tetap terus mendorong capaian vaksinasi diseluruh satuan pendidikan dan rencananya PTM ini akan diberlakukan mulai Selasa, 17 Mei 2022. "Kita akan menerapkan PTM, tapi tentu ini harus kita laporkan terlebih dahulu kepada pak Bupati. Meski, Lampung Selatan sudah berada pada PPKM Level 1, bukan berarti kita lengah, kita harus tetap waspada," ujarnya. (Nsy). [..]

Dibuat oleh : P
gambar
Lihat Berita
Berita

Pemkab Lamsel Lepas Ribuan Santri & Santriwati Asal Provinsi Lampung Kembali Belajar Ke Ponpes Lirboyo Kediri Jawa Timur

KALIANDA, Diskominfo Lamsel - Setelah usai masa libur Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1443 H, para santri dan santriwati asal Provinsi Lampung akan kembali menuntut ilmu ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur. Hal tersebut dibuktikan pada acara pelepasan santri/santriwati Pondok Pesantren Lirboyo Kediri di Masjid Agung Kalianda oleh Kepala Bagian (Kabag) Kesejateraan Rakyat (Kesra) Pemkab Lampung Selatan, Ustadz Firmansyah pada Rabu siang, (11/5/2022). Sebanyak 1.172 santri/santriwati yang akan diberangkatkan berasal dari Kabupaten/Kota yang tersebar di Provinsi Lampung dan akan berangkat dengan menggunakan bus sebanyak 23 bus. Mewakili Bupati Lampung Selatan, Ustadz Firmansyah dalam sambutannya berpesan kepada santri dan santriwati yang akan kembali ke pondok pesantren agar bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. "Manfaatkanlah waktu kalian untuk belajar dengan tekun di sana. Jadilah kebanggaan orang tua dan keluarga, semoga kalian semua menjadi generasi milenial yang berkualitas dan Hafiz Al-Qur'an serta menguasai Iptek, sehingga akan berguna bagi sesama," pesannya. Pada kesempatan itu Firmansyah mendoakan, agar diperjalanan diberikan kelancaran oleh Allah SWT hingga selamat sampai tujuan. Dirinya juga berpesan, agar santri/santriwati senantiasa dapat menjaga nama baik daerah Provinsi Lampung. "Terakhir pesan saya kepada anak-anakku semua, agar di sana fokus belajar, jaga diri dari pergaulan yang tidak baik, patuhlah pada ustadz dan ustadzah yang mengajar kalian. Seraplah ilmu dari mereka dengan bersungguh-sungguh dan tidak kalah penting, kalian harus pandai menjaga nama baik daerah," ucap Firmansyah. Sementara, Ketua Himpunan Santri Lirboyo (HIMASAL) Provinsi Lampung Basyarudin Maisir menambahkan, bahwasanya santri/santriwati Lampung yang menuntut ilmu di Ponpes Lirboyo terhitung lebih dari seribu santri yang terbagi pada pondok induk ataupun pondok cabang. "Ponpes Lirboyo pondok tertua di Kediri berdiri tahun 1910 usianya sudah 112 tahun, banyak alumni yang sudah berkiprah baik di pemerintahan maupun bidang lain, dan alhamdulilah banyak juga yang sudah mendirikan pondok-pondok pesantren di Provinsi Lampung," terangnya. Basyarudin Maisir menjelaskan, hampir tiap tahun menjadikan Masjid Agung Kalianda sebagai titik kumpul keberangkatan para santri/santriwati dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. "Kami tiap tahun selalu transitnya di sini, menjadi langganan untuk kami berkumpul di sini di Masjid Agung Kalianda, bahkan ini seluruh kab/kota se-Provinsi Lampung kumpul di sini untuk berangkat bersama-sama," jelasnya. Dirinya berharap, kelak sebagai generasi penerus bangsa terutama Provinsi Lampung para santri/santriwati untuk bisa menerapkan ilmu yang diperoleh dalam seluruh aspek kehidupan. "Oleh karenanya, para santri/santriwati ini adalah aset Lampung yang InsyaAllah akan menjadikan Lampung baldatun toyyiban, calon generasi yang akan memimpin Lampung," pungkasnya. (Hy). [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

Winarni Beri Bantuan Warganya Yang Membutuhkan Di Kecamatan Palas

PALAS, Diskominfo Lamsel - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan sambangi dan berikan bantuan kepada warganya yang membutuhkan di kecamatan Palas. Rabu (11/05/2022). Adalah Fauzi (12) putra pertama dari pasangan Wahyudi dan Pujiati, warga desa Pulau Jaya Kecamatan Palas yang mengalami pembekuan darah dibagian otaknya. Pujiati selaku ibu kandung Fauzi mengatakan, putranya tersebut mengalami pembekuan darah, sejak usia 40 hari pasca dilahirkan. Dirinya mengatakan, Fauzi langsung menjalani operasi hingga 2 kali namun setelah operasi pun fauzi tidak juga kunjung membaik. Kemudian, dokter akhirnya menyimpulkan ada saraf dibagian otak tersebut yang tidak bisa berkembang. "Lahirnya normal tapi setelah 40 hari, dokter memeriksa ada pembekuan darah di bagian otaknya dan harus segera dilakukan operasi," katanya. Beranjak dari rumah Fauzi, Winarni menuju kediaman bapak Karyanto yang putrinya juga mengalami gagal tumbuh. Yang mana, lokasi rumahnya tak jauh dari rumah Fauzi. Karyanto mengungkapkan, putrinya yang bernama Anita (13) mengalami gagal tumbuh atau stunting sejak lahir dan kondisinya sekarang hanya bisa berbaring diatas tempat tidur. Dirinya mengungkapkan, Anita sudah beberapa kali mendapatkan pengobatan namun tidak kunjung membaik. Bahkan, untuk mengunyah makanan saja, anaknya kesulitan hingga harus dimasak menjadi bubur. "Kalau untuk makan nasi gak bisa harus dimasak jadi bubur, biar bisa langsung ditelan karena gak bisa mengunyah," katanya. Pada kesempatan itu, Winarni juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan santunan untuk Fauzi dan Anita. Dirinya juga berdo'a agar Fauzi dan Anita segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. "Ini kami dari pemerintah kabupaten memberikan support, semangat dan sedikit bantuan, semoga bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Bapak dan ibu mohon bersabar ya ini semua ujian dari Allah, tetap semangat dan ikhtiar semoga ada keajaiban, sehingga anak kita bisa sembuh," ujar Winarni. Turut mendampingi Ketua TP PKK Lampung Selatan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Eka Riantinawati, Kepala Dinas Kesehatan Jhoniyansyah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Bibit Purwanto, serta Camat Palas Rosalina. (KMF). [..]

Dibuat oleh : P
gambar
Lihat Berita
Berita

Senam Bareng Warga Desa Pulau Jaya, Winarni Imbau Terapkan Prokes

PALAS, Diskominfo Lamsel - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengikuti kegiatan Senam Sehat di Kecamatan Palas, Rabu (11/5/2022). Kegiatan yang berlangsung di desa Pulau Jaya Kecamatan Palas ini, diikuti oleh seluruh masyarakat desa dan juga anak-anak sekolah tingkat SMP dan SMA. Hadir dalam kegiatan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Eka Riantinawati, Kepala Dinas Kesehatan Jhoniyansyah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Bibit Purwanto, Camat Palas Rosalina, Keplaa Desa Se-Kecamatan Palas. Pada kesempatan itu, Winarni menyampaikan terimakasih kepada pemerintahan kecamatan dan desa, yang telah menggelar kegiatan senam untuk mengajak masyarakat berolahraga. "Terimakasih pada pak Camat dan pak Kades beserta jajaran, yang sudah menggelar kegiatan senam pada hari ini. Alhamdulillah, semoga ini dapat berlanjut terus kedepannya," ungkapnya. Tak lupa, Winarni juga mengimbau kepada masyarakat yang hadir untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan vaksin, dikarenakan Lampung Selatan yang masih berstatus PPKM. "Tetap pakai masker ya semua dan jangan lupa vaksin bagi yang belum vaksin karena Lampung Selatan kita ini masih berstatus PPKM," ungkapnya lebih lanjut. Selesai dari senam, Winarni beserta Camat dan Perangkat Desa turut menanam bibit sayuran dan meninjau pelatihan menjahit, untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang masih satu lokasi dengan kegiatan senam. Kemudian, dirinya juga memberikan motivasi dan semangat kepada para pelajar SMA dan SMP yang mengikuti kegiatan senam. Untuk diketahui, pada kegiatan senam tersebut juga dilakukan pelayanan pengecekan kesehatan gratis yang di sediakan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bumidaya. (KMF). [..]

Dibuat oleh : P