Berita

gambar
Lihat Berita
Berita

BPKAD Lampung Selatan Gelar Sosialisasi Aplikasi SIDODI-CAIR

DISKOMINFO LAMSEL, KALIANDA - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar Sosialisasi Aplikasi Sistem Dokumentasi Digital (SIDODI-CAIR). Sosialisasi tersebut dibuka oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, didampingi Sekretaris Daerah Thamrin, yang berlangsung di Aula Rajabasa Kantor Bupati setempat, Selasa (27/2/2024). Pada kesempatan itu, Kepala BPKAD Lampung Selatan, Wahidin Amin menyampaikan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan keuangan dan meningkatkan koordinasi pelaksanaan keuangan perangkat daerah. "Ini khususnya untuk bendahara ya, kemudian pejabat keuangan dan juga termasuk pelaksana anggaran. Dengan sosialisasi ini mudah-mudahan mengerti jika ingin pencarian cepat, SPJ harus segera diselesaikan, sehingga dilakukan sesuai prosedur yang berlaku," kata Wahidin Amin. Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan, sebagai aplikasi pertama di Provinsi Lampung yang menerapkan SP2D Online dengan basis data melalui SIPD-RI. Tentunya, penggunaan aplikasi SIDODI-CAIR ini dapat mempermudah Pengelolaan Keuangan satu data dan satu sistem. Dimana, ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan tata kelola keuangan daerah secara digital, untuk dapat menjadi lebih baik lagi. "Oleh karenanya saya minta kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Sehingga aplikasi SIDODI-CAIR ini dapat diimplementasikan pada pengelolaan administrasi penatausahaan keuangan di masing-masing perangkat daerah," ujar Nanang. Nanang berharap, melalui sosialisasi ini, wawasan dan kemampuan para pengelola keuangan akan bertambah, sehingga pengelolaan administrasi penatausahaan keuangan akan semakin tertib dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Dan secara keseluruhan Lampung Selatan dapat mewujudkan dan melakukan pengelolaan penatausahaan keuangan daerah secara digital, pada seluruh perangkat daerah agar dapat tertib administrasi," ucapnya. (Nsy) [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

Pemkab Lampung Selatan dan BSIP Gelar Pelatihan Penguatan Kapasitas Penerap Standar Pertanian di NBR

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Provinsi Lampung menggelar pelatihan Penguatan Kapasitas Penerap Standar Pertanian Komoditas Tanaman Pangan. Kegiatan pelatihan yang dibuka Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Keuangan Achmad Herry didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Bibit Purwanto, berlangsung di Negeri Baru Resort (NBR) & Hotel Kalianda, Selasa, 27 Februari 2024. Hadir dalam kegiatan itu Kepala BSIP Provinsi Lampung, Rachman Jaya, serta para petani, penyuluh, dan petani penangkar peserta pelatihan penguatan kapasitas penerap standar pertanian tanaman pangan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. Ketua pelaksana kegiatan, Nasriati mengatakan, tujuan dilaksanakannya pelatihan itu untuk menguatkan kapasitas penerap standar pertanian tanaman padi dan jagung di 5 kabupaten yang ada di Provinsi Lampung. "Kemudian meningkatkan penerapan standar pertanian dan meningkatkan produksi padi serta jagung di Provinsi Lampung," kata Nasriati saat menyampaikan laporan kegiatan. Adapun, pertemuan penguatan kapasitas tersebut diikuti sekitar 100 orang, terdiri dari 70 orang petani, 25 orang penyuluh pendamping, dan 5 orang penangkar benih. "Peserta kegiatan ini berasal dari Kecamatan Kalianda, Sidomulyo, Sragi, Palas, Penengahan, Way Panji, Candipuro, Ketapang, dan Bakauheni," tutur Nasriati. Sementara, Kepala BSIP Provinsi Lampung Rachman Jaya mengatakan, selain menjadi penyangga pangan khususnya beras, Provinsi Lampung juga menjadi lumbung padi nomor 6 yang berkontribusi besar untuk Indonesia. Rachman Jaya menyebut, sebagai ibukota negara, 40% kebutuhan tanaman pangan di Jakarta dipenuhi oleh Provinsi Lampung.  "Jadi kalau (tanaman pangan) Provinsi Lampung ini bermasalah, maka negara ini juga bermasalah. Dan salah satu kabupaten penyangga utama itu Lampung Selatan," ujar Jaya sapaan Kepala BSIP Provinsi Lampung. Menurut Jaya, untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi diperlukan penggunaan benih unggul terstandar dan memperbanyak unit penangkaran pembenihan di wilayah-wilayah sentra dan potensi padi. Salah satu diantaranya di Kabupaten Lampung Selatan. "Hari ini kita sama-sama kembali belajar, karena yang namanya pertanian itu tidak ada yang statis. Teknologi selalu dinamis, mengalami perubahan dari waktu ke waktu," kata Jaya. Sementara itu, Achmad Herry yang membuka kegiatan itu berharap para petani dapat melakukan usaha dibidang pertanian dengan standar yang telah ditentukan. Oleh karenanya, dia meminta seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan itu dengan baik sehingga bisa mendapat ilmu yang bermanfaat untuk pertanian di daerahnya masing-masing. "Melalui pelatihan ini para petani diharapkan dapat lebih meningkatkan pengetahuan tentang standar instrumen pertanian. Sehingga hasil yang dicapai sesuai dengan apa yang diharapkan," kata Achmad Herry. (Dul) [..]

Dibuat oleh : MA
gambar
Lihat Berita
Berita

Audiensi Dengan Bupati Nanang, Rektor Unila Sampaikan Pembangunan Kampus Terpadu Di Kota Baru

Kalianda, Diskominfo Lamsel - Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani melakukan audiensi dengan Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, yang berlangsung di ruang kerja bupati, Selasa (27/02/2024). Pada kesempatan itu, Rektor Universitas Lampung, Lusmeilia Afriani mengatakan, pihaknya mendapatkan hibah tanah yang berlokasi di Kota Baru, Lampung Selatan. "Tanah hibah seluas 150 Hektar ini diberikan oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi yang akan kami bangun sebagai kampus terpadu. Kami berharap, dengan hadirnya kampus Unila di Kota Baru ini dapat meningkatkan perekonomian dimasyarakat sekitar, " ucapnya. Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan, sangat fokus perihal pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan dengan program Swasembada Sekolah yang baru saja dilaunching. "Apalagi jika sekarang Unila sudah ada di Kabupaten Lampung Selatan, yang mana ini juga merupakan suatu kebanggaan untuk Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Karena kita melihat suatu daerah tanpa pendidikan tidak akan makmur," ujarnya. Lebih lanjut, Bupati Nanang juga menegaskan, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah juga akan membebaskan segala bentuk perizinan terhadap pembangunan Kampus Terpadu Unila. "Ini adalah bentuk dukungan kami dalam dunia pendidikan. Kami mendukung percepatan pembangunan Unila di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan ini, " pungkasnya. Hadir mendampingi Bupati Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Thamrin, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dulkahar, Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Muhadi dan jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait. (lmhr) [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

Dorong Minat Seni Budaya Islam, Pemkab Lampung Selatan Gelar Lomba Qosidah

Diskominfo Lamsel, Kalianda-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung Selatan melaksanakan lomba Qosidah tingkat Kabupaten. Lomba qosidah yang terdiri dari kategori remaja dan dewasa itu, berlangsung di Dome Taman Agrowisata GOR Way Handak Kalianda, pada Selasa (27/2/2024). Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung Selatan, Dr. H. Firmansyah, melaporkan peserta lomba qosidah kali ini, diikuti 25 grup dari seluruh kecamatan dan terdiri dari kategori remaja 9 grup, dan dewasa 16 grup. "Juara 1 kategori remaja akan direkomendasikan ikut lomba ketingkat Provinsi Lampung," lapor Firmansyah. Lebih lanjut, Dr. Firmansyah menyampaikan seni qasidah dihaarapkan mampu bertransformasi menjadi seni budaya Islam yang dikemas dengan lebih menarik sehingga kaum milenial kita dapat tertarik untuk mempelajari dan mendalaminya. "Mari kita berjuang mengenalkan kembali seni qosidah ini kepada masyarakat khususnya yang lebih muda agar mereka memiliki kecintaan akan seni-seni Islam,"ucapnya lagi. (Hy) [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

Bupati Lampung Selatan Lakukan Audiensi Bersama Pimpinan Bank Mandiri Kalianda

DISKOMINFO LAMSEL, KALIANDA - Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto melakukan audiensi bersama Pimpinan Bank Mandiri Kalianda Alvo Guntara Hermawan, yang berlangsung di ruang kerja bupati, Selasa (27/2/2024). Dalam audiensi tersebut, Bupati Lampung Selatan menyampaikan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan sedang fokus dalam pemberantasan kemiskinan ekstrem melalui program bedah rumah tak layak huni. Nanang menjelaskan, tercetusnya ide program bedah rumah berawal dari keseriusan pemerintah daerah dalam menangani kasus stunting di Kabupaten Lampung Selatan. Dimana, salah satu penyebab terjadinya stunting adalah rumah tak layak huni. “Penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan tapi seluruh elemen harus ikut berkontribusi. Kami menggandeng semuanya, termasuk Perbankan. Jadi semua kita ajak kerjasama untuk saling membangun dan membantu menekan kemiskinan ekstrem di Lampung Selatan,” jelas Nanang. Nanang juga mengatakan, selain menggandeng seluruh CSR untuk menyelesaikan permasalahan rumah tak layak huni, Pemkab Lampung Selatan juga mempunyai program Geserbu (Gerakan Seribu Rupiah). "Program ini dicetuskan agar seluruh elemen masyarakat bisa turut membantu saudaranya yang rumahnya tak layak huni. Selain itu, tujuan lain dari program ini juga untuk mendorong rasa kepedulian," ujarnya. Dikesempatan itu, Pimpinan Bank Mandiri Kalianda Alvo Guntara Hermawan mengungkapkan, Bank Mandiri sebagai lembaga keuangan di Lampung Selatan akan ikut berkontribusi mendukung program tersebut. "Kami dari Mandiri mendukung program tersebut. Kami siap bersinergi dan mendukung program pembangunan yang ada di Lampung Selatan," ujarnya. (Nsy) [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

Antisipasi Potensi Bencana, Tim Reaksi Cepat (TRC) Lampung Selatan Gelar Rapat Kordinasi

KALIANDA, Diskominfo Lamsel- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Rapat Koordinasi Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Lampung Selatan, yang berlangsung di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Senin (26/1/2024). Rapat kordinasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Thamrin itu, diikuti instansi/lembaga teknis/non teknis terkait, seperti OPD di lingkup Pemkab Lamsel, Kodim 421/LS, dan Polres Lampung Selatan beserta NGO. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan Ariswandi mengatakan, tujuan rapat koordinasi tersebut adalah untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di Kabupaten Lampung Selatan dan meningkatkan kesiapsiagaan semua sektor terkait, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). "Ada ada beberapa jenis potensi yang mengncam wilayah Lampung Selatan yang perlu diantisipasi dan meningkatkan kesiapsiagaan semua leading sektor terkait, terutama BPBD,"jelas Ariswandi. Ariswandi menerangkan,beberapa jenis potensi yang mengancam wilayah Lampung Selatan dantaranya, tsunami, banjir, cuaca ekstrim, puting beliung, kekeringan, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, letusan gunung api. "Dan yang mulai muncul yakni cuaca ekstrim pada bulan Februari ini sehingga menimbulkan banjir, yang kemarin melanda di Natar,"tambahnya. Semetara itu, Sekretaris Dearah Kabupaten Lampung Selatan Thamrin menerangkan, melalui rakor tersebut diharapkan, dapat dilakukan pemetaan risiko, penentuan langkah-langkah antisipasi, serta koordinasi dan kolaborasi antarinstansi untuk meningkatkan respons dan penanggulangan bencana secara efektif dan efisien. "Oleh karena itu dengan adanya Tim TRC ini kita semua dapat melaksanakan langkah-langkah antisipasif maupun pelaksanaan penanggulan bencana di lapangan,"ucap Sekda. (Hy) [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

Pemkab Lamsel Gelar Pasar Murah, Beras Rp53 Ribu/5 Kilogram, Catat Tempat dan Waktunya

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bekerja sama dengan instansi terkait bakal menggelar operasi pasar murah pada tanggal 29 Februari 2024 mendatang. Hal ini terungkap dalam Rapat Persiapan Musrenbang RKPD Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 dan RPJPD Kabupaten Lampung Selatan 2025-2045 di Ruang Rapat Bappeda setempat, Senin (26/2/2024). Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Dulkahar, menyampaikan pelaksanaan operasi pasar murah tersebut akan berlangsung bersamaan dengan Musrenbang RKPD Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025. Adapun, lokasi pelaksanaan operasi pasar murah akan berlangsung di halaman Aula Rimau, Kantor Bappeda Lampung Selatan. "Karena ini menjelang Ramadan, kita akan menggelar operasi pasar murah dalam rangka mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat," ujarnya. Produk-produk yang akan tersedia dalam operasi pasar murah tersebut antara lain, beras SPHP Rp53 ribu/ 5 kilogram, minyak goreng Rizky Rp14 ribu/ botol dan gula putih Rp16 ribu/ kilogram.  Kemudian, telur ayam konsumsi, cabai, bawang, jeruk BW, olahan tepung pisang, buah, tiwul, VCO dan beberapa produk lainnya juga dipastikan akan hadir dalam operasi pasar murah tersebut. "Untuk harga dipastikan di bawah harga pasar. Karena memang tujuannya adalah untuk menekan inflasi, jadi harga lebih terjangkau bagi masyarakat," ungkapnya. Operasi pasar murah terbuka untuk umum, semua masyarakat Lampung Selatan bisa datang dan membeli produk yang dipasarkan. (ptm) [..]

Dibuat oleh : P
gambar
Lihat Berita
Berita

Pemkab Lampung Selatan Gelar Rapat Persiapan Musrenbang RKPD 2025 dan RPJPD Tahun 2025-2045

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyelenggarakan rapat persiapan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang), Dulkahar, di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten setempat pada, Senin (26/2/2024). Dalam rapatnya, Dulkahar menyampaikan, jika pada pada Musrenbang kali ini, harus terdapat pembeda dari sebelumnya. Terutama dalam memberikan dampak kebermanfaatan bagi masyarakat. "Maka dari itu, dukungan dan kerja sama dari kita semua harus tetap berjalan," ucap Dulkahar. Lebih lanjut, Dulkahar mengatakan jika, pelaksanaan RKPD telah tertuang dalam jadwal kegiatan Pemkab, tetapi masih diusahakan untuk dilaksanakan secara bersamaan dengan RPJPD. "Jika dua kegiatan ini disatukan, maka akan lebih baik," ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bappeda, Aryan Sahurian menjelaskan jika, Musrenbang RKPD Lampung Selatan akan digelar pada 29 Februari mendatang, bersamaan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025—2045. "Kami juga masih menunggu konfirmasi dari provinsi. Jika tidak bisa bersamaan, RPJPD akan dilaksanakan tanggal 8 Maret 2024," kata Aryan. Kemudian, Aryan juga berharap kepada jajaran terkait seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan, serta Dinas Ketahanan Pangan untuk bisa mengambil peran dalam menampilkan beragam olahan produk di pelaksanaannya nanti. "Jadi harus sesuai tema pembangunan di tahun 2025, kita harus merealisasikan produk kita," sambungnya. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Akan ada keterlibatan dari penyandang disabilitas dan paduan suara. Hal ini dikarenakan akan melibatkan tamu dari Kementerian Dalam Negeri yang membicarakan perihal disabilitas dan pembangunan lainnya. "Ini yang akan menjadi pembeda dari Musrenbang kita di tahun sebelumnya," jelasnya. (Abd) [..]

Dibuat oleh : P
gambar
Lihat Berita
Berita

Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang dan Kemasyarakatan Pimpin Apel Mingguan

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) dan Kemasyarakatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan Yanny Munawarty memimpin apel mingguan di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (26/2/2024). Apel diikuti para Staf Ahli Bupati, Asisten, kepala perangkat daerah, kepala bagian, pejabat struktural dan fungsional serta jajaran PNS dan THLS di lingkungan Pemkab Lampung Selatan. Menyampaikan amanat Bupati Lampung Selatan Yanny Munawarty mengatakan, bahwa Pemkab Lampung Selatan baru saja menyelesaikan Musrenbang RKPD Tahun 2025 yang dilaksanakan di 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. “Harapannya dengan telah selesainya Musrenbang RKPD Tahun 2025 ini, kita sudah dapat menyaring usulan-usulan rencana pembangunan desa yang terintegrasi dengan prioritas pembangunan dan inovasi daerah di wilayah kecamatan,” kata Yanny Munawarty. Lebih lanjut dia menyampaikan, keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan jajaran Pemkab Lampung Selatan sangatlah penting dalam menjalankan pembangunan di seluruh sektor. Dimana, Musrenbang RKPD sendiri bertujuan adalah membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan dari para pemangku kepentingan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang bersangkutan. “Saya optimis rencana pembangunan di tahun 2025 nanti akan dapat dilaksanakan dengan tepat, efektif dan efisien,” ujar Yanny Munawarty. (Dul) [..]

Dibuat oleh : MA
gambar
Lihat Berita
Berita

Tekan Inflasi, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Strategis Jelang Ramadan

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyiapkan langkah strategis guna menekan inflasi ditengah kenaikan harga beras di pasaran. Terlebih dalam menghadapi bulan suci Ramadan 1445 Hijriah. Selain akan menggelar pasar murah di sejumlah titik, Pemkab Lampung Selatan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga akan melakukan pemantauan harga sembilan bahan pokok (sembako) ke sejumlah pasar tradisional. Hal itu dilakukan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan sembako dan bahan penting lainnya menjelang bulan suci Ramadan 1445 Hijriah yang tinggal beberapa hari lagi. Demikian disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Lampung Selatan, Marlena, S.Kom., usai mengikuti rapat virtual bersama Kementerian Dalam Negeri, dari ruang kerjanya, pada Senin, 26 Februari 2024. Marlena mengatakan, saat ini keadaan harga terhadap sembako dan bahan penting lainnya di Kabupaten Lampung Selatan cukup stabil. Mengenai stok ketersediaan juga dikatakan cukup. “Memang (harga) ada kenaikan, tetapi masih wajar. Rata-rata masih stabil," ujar Marlena selaku Sekretaris TPID Kabupaten Lampung Selatan kepada Tim Diskominfo Lamsel. Kendati demikian, Marlena berharap agar tetap bisa menjaga inflasi dan memastikan harga sembako tetap stabil. Langkah-langkah strategis pun disiapkan untuk menjaga inflasi. Salah satu diantaranya dengan menggelar operasi pasar murah bekerjasama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan dan Bulog setempat. “Kami juga akan keluarkan Surat Edaran terkait Pengendalian Inflasi. Kepada masyarakat kami mengimbau jangan panic buying,” kata Marlena. (Dul) [..]

Dibuat oleh : MA