Berita

gambar
Lihat Berita
Berita

PENGUMUMAN HASIL PASCA SANGGAH SELEKSI KOMPETENSI DAN PERSYARATAN KELENGKAPAN DOKUMEN PENETAPAN NOMOR INDUK PPPK JABATAN FUNGSIONAL GURU FORMASI TAHUN 2022

Berdasarkan Surat Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor : 3819/B-KS.04.01/SD/K/2023 tanggal 10 April 2023 tentang Penyesuaian Kembali Jadwal Pelaksanaan Seleksi Penerimaan PPPK Guru Tahun 2022, bersama ini kami sampaikan hasil seleksi kompetensi pasca sanggah dan persyaratan kelengkapan dokumen penetapan NI PPPK Jabatan Fungsional Guru di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Formasi Tahun 2022, sebagai berikut: Berkas pengumuman selengkapnya dapat diunduh pada link dibawah ini: HASIL PASCA SANGGAH SELEKSI KOMPETENSI DAN PERSYARATAN KELENGKAPAN DOKUMEN PENETAPAN NOMOR INDUK PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (NI PPPK) JABATAN FUNGSIONAL GURU DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN FORMASI TAHUN 2022 [..]

Dibuat oleh : MA
gambar
Lihat Berita
Berita

Ketua Dekranasda Lampung Selatan Buka Kegiatan Pelatihan Tapis Inuh Dan Sulam Tapis

Diskominfo Lamsel, KALIANDA - Ketua Dewan kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto membuka kegiatan Pelatihan Tapis Inuh dan Sulam Tapis se-Lampung Selatan, Kamis (13/04/2023). Berlangsung di Aula Agrowisata Kalianda kegiatan itu dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bekerja sama dengan Dekranasda Lampung Selatan dengan jumlah peserta 65 orang. Dharmawan, selaku Kepala Dinas Pariwisata melaporkan, diadakannya kegiatan tersebut merupakan upaya untuk memberikan peningkatan kapasitas kepada para pelaku usaha dan juga kelompok kelompok pengrajin. "Ini upaya memberikan peningkatan kapasitas para kelompok pengrajin agar mampu mengembangkan produknya," ujarnya. Dharmawan juga menyampaikan, para peserta pelatihan diharapkan dapat mengembangkan keahliannya dalam membuat produk produk yang lebih baik dan dapat menarik perhatian para wisatawan. "Diharapkan para peserta mampu membuat produk produk yang lebih baik dan dapat menarik perhatian para wisatawan," ucapnya. Turut serta menghadiri kegiatan tersebut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Selatan Hendra Jaya. Pada kesempatan itu, Winarni dalam sambutannya memgucapkan terima kasih dan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk memajukan produk kerajinan umkm dan juga pariwisata. "Saya sangat aprsiasi dan berterima kasih kepada pemerintah daerah yang turut serta mendukung kemajuan produk kerajinan lokal," kata Winarni. Winarni juga menyampaikan, kegiatan itu sangat penting sebagai peningkatan SDM yang berujung pada peningkatan kualitas Kain Inuh dan Kain Tapis. Dengan harapan setelah kegiatan ini para pelaku usaha dan perajin mendapatkan hasil positif untuk mengembangkan dan mempromosikan khususnya kain inuh yang menjadi ikon khas milik Lampung Selatan. "Semoga dengan adanya pelatihan ini pelaku usaha dan perajin dapat mengembangkan dan mempromosikan khususnya kain inuh yang menjadi ikon khas milik Lampung Selatan," harapnya. Winarni juga menungkapkan, motif yang ada di kain inuh tidak hanya dalam kain namun bisa diterapkan di berbagai souvenir dan kerajinan lainnya. "Motif yang ada di Kain inuh ini bisa juga dibuat di kerajinan lainnya seperti gantungan kunci, tas dan sebagainya," ungkapnya. Dikesempatan itu Winarni meminta, kepada dinas terkait untuk melakukan evaluasi dan monitoring kepada kelompok-kelompok yang memiliki potensi untuk mengembangkan produknya agar bisa disuport dan didukung Pemerintah daerah. "Nanti tolong di monitoring ya pak. Dilihat kelompok mana saja yang memiliki potensi, untuk nanti di suport dan dibantu promosi produknya," pintanya. (*) [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

Pemkab Lampung Selatan Usulkan Perbaikan 132 Rumah Terdampak Puting Beliung di Tanjung Sari

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyiapkan langkah strategis guna membantu masyarakat, sebagai upaya pemulihan pasca bencana puting beliung di Desa Wawasan dan Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Sari. Salah satunya dengan mengidentifikasi kerusakan akibat bencana hujan disertai angin kencang atau puting beliung yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB pada Minggu, 9 April 2023 lalu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan merilis data kerusakan dan kerugian sementara akibat dampak bencana puting beliung Tanjung Sari. Berdasarkan hasil tim kaji cepat, yang melibatkan BPBD, UPT PU-PR, Kecamatan dan Desa, sebanyak 132 rumah dilaporkan mengalami kerusakan, baik rusak berat, sedang, atau ringan. Rinciannya, Desa Bangun Sari sebanyak 37 rumah terdampak (37 rusak ringan), dengan estimasi kerugian sebesar Rp.21.750.000. Lalu, Desa Wawasan sebanyak 95 rumah terdampak (1 rusak berat, 27 rusak sedang, dan 67 rusak ringan), estimasi kerugian Rp.125.350.000. “Total ada 132 rumah terdampak dengan kerugian mencapai Rp.147.100.000. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atau warga yang mengungsi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan Heri Bastian dalam keterangannya, Rabu (12/4/2023). Selain itu, puting beliung juga menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas umum, seperti pagar sekolah dasar roboh, atap bangunan TK, atap bangunan SMA, kubah dan atap masjid, serta atap gereja. Dengan total kerugian fasilitas umum sebesar Rp.12.500.000. Heri Bastian mengatakan, tim BPBD, kecamatan dan desa bersama TNI-Polri telah melakukan pembersihan puing-puing dan pemotongan batang pohon yang tumbang secara gotong royong. “Kendala di lapangan, kurangnya alat potong chainsaw karena banyaknya pohon yang tumbang dan menimpa rumah warga,” kata Heri Bastian. Heri Bastian menambahkan, kebutuhan darutan saat ini diperlukan pengerahan sumber daya manusia dan alat potong chainsaw guna pemulihan berjalan dengan cepat. “Perbaikan rumah masyarakat pasca bencana, berupa asbes, genteng dan kayu kaso. Kemudian, pemulihan jaringan instalasi listrik yang terdampak bencana di beberapa titik dan rumah masyarakat,” tutur Heri Bastian. Lebih lanjut Heri Bastian menyampaikan, dari hasil kaji cepat tersebut akan ditindaklanjuti oleh Tim inventarisasi identifikasi kerusakan kerugian pasca bencana untuk memvalidasi data hasil kaji cepat baik jenis kerusakan dan estimasi kerugiannya. “Estimasi sementara total kerugian akibat kerusakan rumah warga dan fasilitas umum sebesar Rp.159.600.000. Hasil kaji cepat yang telah divalidasi tersebut akan dijadikan dokumen rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana (R3P) untuk diusulkan bantuan perbaikan rumah masyarakat,” ujar Heri Bastian. Heri Bastian pun mengimbau, kepada masyarakat khususnya di wilayah rawan bencana agar lebih waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan bencana. “Sesuai imbauan BMKG, bahwa cuaca ekstrem dampak dari siklon tropis berakibat menimbulkan hujan lebat yang disertai angin kencang dan sambaran petir dapat berlangsung sampai dengan akhir bulan April 2023,” kata Heri Bastian mengakhiri. (MUN) [..]

Dibuat oleh : SN
gambar
Lihat Berita
Berita

<em>Ketua Komisi IV DPR RI Sudin Buka Bimtek Pemanfaatan Air di Kecamatan Palas</em>

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Sudin, SE., membuka secara resmi bimbingan teknis (bimtek) pemanfaatan air di Desa Mekar Mulya, Kecamatan Palas, pada Rabu (12/04/2023). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Direktur Irigasi Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian Ir. Rahmanto, MSc, para pejabat struktural pemerintah daerah dan stakeholder terkait lainnya. Dalam sambutannya, Sudin menjelaskan, sebagai kunci utama untuk keberhasilan pengembangan pertanian, perlu dilakukan pengelolaan yang baik dan benar terhadap air sehingga pemanfataannya bisa lebih optimal. "Pengelolaan air ini yang paling penting, tadi sudah dikatakan oleh beliau tidak ada tanaman yang tidak membutuhkan air. Jadi tata kelola air ini sangat penting sekali untuk sawah," jelasnya. Sudin menambahkan, pertanian merupakan sumber utama penghasil lumbung pangan. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan pertanian yang baik sehingga hasilnya pun bisa lebih berkualitas dan maksimal. "Ancaman krisis pangan sudah melanda hamlir 50 negara di dunia, yang terjadi di kita yang menjadi kekekhawatiran untuk rakyat indonesia, pertama resiko kelangkaan air, kemudian banjir, kekeringan yang berkepanjangan dan rusaknya ekosistem lahan," ujarnya lebih lanjut. Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto meminta agar peserta bimtek bisa mengikuti acara tersebut dengan sebaik mungkin. Menurutnya, momentum tersebut merupakan kesempatan emas mencari ilmu dan mengasah kemampuan dalam sektor pertanian. "Kesempatan kita untuk bagaimana mencari ilmu, mengasah, kalau kata pak Sudin, walaupun kita sudah tua, kalau mencari ilmu itu tidak kenal usia. Alhamdulillah hari ini Lampung Selatan ada 2 agenda, pagi tadi hingga siang ini terus digembleng," ujar Nanang. "Karena ilmu itu sagat luar biasa manfaatnya, untuk menbangun daerah kalau tidak ada ilmu tidak bisa. Sama dengan diri kita, tidak ada orang lain bisa merubah kita selain diri kita sendiri. Sekarang pertanian sudah canggih, semua menggunakan teknologi, saya harap pertanian di Lampung Selatan bisa berkembang lebih pesat lagi," tutup Nanang. (ptm). [..]

Dibuat oleh : P
gambar
Lihat Berita
Berita

<strong>Thamrin Hadiri Launching Bantuan Pangan Beras Tahun 2023 di Lampung Selatan</strong>

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan menghadiri Launching Bantuan Pangan Beras Tahun 2023 di Kabupaten Lampung Selatan. Penyerahan bantuan dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS) kepada penerima manfaat dari 256 desa dan 4 kelurahan di 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan secara simbolis dilakukan di Aula Kelurahan Way Lubuk Kecamatan Kalianda, Rabu (12/4/2023). Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mengatakan, penyaluran bantuan pangan beras tahap I itu akan di distribusikan untuk desa yang ada di Kecamatan Kalianda dan Rajabasa. “Hari ini untuk Kecamatan Kalianda dan Rajabasa. Selanjutnya akan di distribusikan ke kecamatan-kecamatan lainnya sampai dengan 18 April mendatang," ujar Thamrin. Thamrin juga menuturkan, bantuan pangan beras ini untuk mengantisipasi kekurangan pangan bagi masyarakat dimasa inflasi. "Ditengah kondisi saat ini, pemerintah pusat dan daerah hadir di tengah masyarakatnya untuk memberikan bantuan, salah satunya kebutuhan pokok, yaitu pangan beras,” kata Thamrin. Menurut Thamrin, pemberian bantuan pangan berupa beras tersebut sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia. Tujuannya untuk mengantisipasi sekaligus mitigasi pelaksanaan penanggulangan kekurangan pangan akibat dampak dari fluktuasi harga di pasaran. "Oleh karena itu, saya berharap bantuan pangan beras ini akan dapat membantu masyarakat. Setidaknya menjelang hari raya Idulfitri kebutuhan beras masyarkat dapat terpenuhi. Selain itu program pemerintah ini diharapkan juga akan mampu mengendalikan atau menurunkan harga beras di pasaran," tutur Thamrin. Lebih lanjut Thamrin menyampaikan, bahwa di Kabupaten Lampung Selatan sendiri terdapat 119.272  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 256 Desa dan 4 Kelurahan di 17 Kecamatan. Dengan total kuantum yang akan disalurkan sebanyak  1.190,72 Ton dan akan dialokasikan selama 3 bulan. "Untuk itu saya minta Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, para Camat, Lurah dan Kepala Desa untuk dapat mengawasi penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat yang berhak menerima sesuai data yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Jangan sampai salah sasaran dan benar-benar sampai kepada keluarga penerima manfaat," imbuh Thamrin. (Nsy) [..]

Dibuat oleh : MA
gambar
Lihat Berita
Berita

Ketua TP PKK Lampung Selatan Hadiri Pengajian Bersama Di Kecamatan Penengahan

Diskominfo Lamsel, PENENGAHAN - Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan gelar Pengajian bersama masyarakat di Kecamatan Penengahan, Rabu (12/04/2023). Kegiatan tersebut diselenggarakan di masjid Miftahul Falah, desa Pasuruan Kecamatan Penengahan yang dihadiri oleh masyarakat dari 8 kecamatan lainnya yaitu Kalianda, Rajabasa, Bakauheni, Ketapang, Sragi, Palas, Sidomulyo dan Way Panji. Hadir pada kesempatan itu Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Yanny Munawarty, Plt. Staf Ahli Bidang Keuangan Syamsiah, Asisten Pemerintahan dan Kesra Eka Riantinawati, Ketua DWP Yani Thamrin serta pejabat lainnya. Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj Winarni Nanang Ermanto dalam sambutannya menyampaikan, peran dan tugas PKK dalam pendidikan ditingkat keluarga. Menurutnya, Tim Penggerak PKK yang anggotanya didominasi adalah ibu ibu ini adalah Madrasah utama dalam sebuah keluarga. "Peran PKK juga dibutuhkan dalam memberikan pendidikan di dalam keluarga, para ibu - ibu ini merupakan madrasah dalam sebuah keluarga," ujar Winarni. Winarni menuturkan, bahwa di PKK terdapat program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital. Dimana perlu ada pola khusus dalam memberikan pendidikan di keluarga terutama anak anak di era digital seperti. "Diera digital ini kita harus punya pola khusus dalam memberikan pendidikan dan pola asuh dalam keluarga. Kemajuan teknologi memberikan jarak terhadap interkasi langsung kepada orang-orang yang kita sayangi karena semua hubungan kita wakilkan dengan teknologi komunikasi dan disinilah peran PKK dibutuhkan," tuturnya. Lebih lanjut Winarni mengatakan, Lampung Selatan memiliki inovasi dalam menuntaskan masalah pendidikan dan putus sekolah, yaitu dengan Program Swasembada Sekolah. "Saya harap kita semua harus bergerak untuk Lampung Selatan, pendidikan bisa lebih maju dan untuk anak usia dini wajib mengenyang pendidikan PAUD sebelum masuk SD," tandasnya. (*) [..]

Dibuat oleh : R
gambar
Lihat Berita
Berita

<strong>Tingkatkan Kualitas Tanaman Pangan, Kementan dan Komisi IV DPR RI Gelar Bimtek Bagi Petani Lampung Selatan</strong>

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan bersama Komisi IV DPR RI terus berupaya mendorong peningkatan kulitas komoditas pangan melalui penerapan pemilihan benih bersertifikat. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tanaman Pangan kepada para petani di Kabupaten Lampung Selatan yang berlangsung di Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, pada Rabu (12/4/2023). Bimtek itu dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Dr. Ir. Yudi Sostro, para pejabat struktural pemerintah daerah serta beberapa stakeholder terkait lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Nanang Ermanto meminta agar peseta Bimtek bisa menyerap ilmu yang diberikan oleh narasumber serta bisa memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik mungkin. Karena menurut Nanang, ilmu yang diberikan dalam Bimtek tersebut akan memberikan manfaat baik dalam pertanian bila diterapkan secara benar. Nanang juga menyampaikan, pertanian merupakan sektor yang sangat berperan penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk perekonomian daerah dan masyarakat. Hal ini dikarenakan, pertanian termasuk dalam instrumen pengentasan kemiskinan dan juga peningkatan ketahanan pangan. "Ini ilmu yang harus kita manfaatkan. Ketika bapak ibu mendapatkan bimbingan, ilmu ini sesuai  kondisi negara kita, negara agraris. Manfaatkan waktunya ini sebaik-baiknya. Mudah-mudahan bimbingan teknis ini diberkahi oleh Allah serta diberikan kemudahan dan kelancaran," katanya. Sementara, Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Dr. Ir. Yudi Sostro menyampaikan, petani memiliki peranan penting dalam memenuhi ketersediaan bahan pangan rumah tangga. Oleh karena itu, hal tersebut harus diimbangi dengan ilmu pengetahuan yang memadai, sehingga dalam praktiknya, para petani dapat lebih mudah dan bisa menghasilkan komoditas pangan yang lebih baik. "Bimtek ini sudah kita laksanakan sejak tahun 2021. Disetiap daerah kami harus minimal melaksanakan 5 kali Bimtek, harus dilaksanakan dengan baik, harus mencerdaskan, sehingga bisnis kita dipertanian bisa menjadi lebih baik," kata Yudi Sostro. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin berharap, para petani di Lampung Selatan mampu mengikuti Bimtek dengan baik serta bisa menyebarkan ilmu yang didapatkan kepada masyarakat sekitar. Sehingga, seluruh masyarakat di daerah bisa paham mengenai sektor pertanian. Sudin menambahkan, Bimtek itu merupakan salah satu langkah untuk menambah wawasan, kemampuan dan kapasitas petani mengenai dunia pertanian secara langsung. Sehingga, kedepan para petani bisa bekerja secara optimal. "Kenapa ada bimbingan teknis, karena selama ini pemerintah memberi bantuan begitu saja tanpa memberikan bimbingan. Akhirnya banyak bantuan dari pemerintah yang terbengkalai. Contohnya alat-alat mesin pertanian. Pengetahuan itu jangan dianggap tidak penting, ini perlu untuk kita ketahui," kata Sudin. (ptm) [..]

Dibuat oleh : MA
gambar
Lihat Berita
Berita

Bupati Nanang Ermanto Pantau Pemasangan Garuda Di Sekitaran Air Mancur Kalianda

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kembali turun memantau pengerjaan progres pembangunan air mancur yang berlokasi tepat di depan Kantor Pengadilan Agama, Kalianda, pada Selasa (11/04/2023). Kali ini, proses pengerjaan pembangunan air mancur di tengah Kota Kalianda itu telah sampai pada tahap pemasangan lambang Garuda yang terbuat dari tembaga dan lengkap dengan lima sila didalamnya. Dalam kesempatan tersebut, nampak Nanang turut membantu mengarahkan pemasangan lambang Garuda agar posisi yang dihasilkan bisa lebih rapi dan presisi. Nanang Ermanto berharap, pemasangan lambang Garuda mampu menjadi icon baru dari Kabupaten Lampung Selatan. Mengingat, Garuda merupakan lambang negara dan lambang Pancasila yang menjadi ideologi bangsa. Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, pemasangan lambang Garuda di sekitaran air mancur juga bertujuan untuk meningkatkan jiwa nasionalisme masyarakat. Sehingga, kedepan bisa hidup dengan nilai-nilai yang tertuang didalamnya. "Garuda ini merupakan lambang Negara dan lambang Pancasila. Kemudian, Pancasila sebagai ideologi dasar negara menjadi hal yang paling mendasar dalam kehidupan berbagsa dan bernegara. Saya harap, pemasangan garuda ini kita bisa terus mengamalkan poin-poin penting pancasila," ujarnya. Selain itu, Nanang menyampaikan, penataan Kota Kalianda ini juga merupakan salah satu bentuk persiapan dari Kabupaten Lampung Selatan dalam menyambut gelaran Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) PMI ke-IX. Kegiatan ini, rencananya akan berlangsung pada bulan Juli di kawasan Agrowisata. Nanang berharap dengan pembangunan air mancur ditambah lambang Garuda ini mampu menjadi daya tarik daerah. Sehingga, akan memikat para peserta Jumbara untuk berkeliling Kota Kalianda. Seperti, mencicipi kuliner dan menjelajahi wisata daerah. "Kami harap kegiatan Jumbara nanti bisa menjadi salah satu wadah untuk membranding potensi Lampung Selatan, terutama sektor pariwisata dan UMKM. Karena, potensi daerah kita ini sangat luar biasa dan memiliki potensi besar untuk menjadi wisata unggulan," pungkas Nanang. (ptm). [..]

Dibuat oleh : P
gambar
Lihat Berita
Berita

<strong>THLS Semringah, Tahun Ini Kembali Terima THR dari Bupati Lampung Selatan</strong>

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) atau tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan akhirnya bisa tersenyum lebar. Pasalnya, menjelang hari raya Idulfitri 1444 Hijriah, THLS kembali menerima tunjangan hari raya (THR) dari Bupati Lampung Selatan. Adapun jumlah yang akan didapatkan oleh THLS tersebut, nominalnya sama seperti tahun 2022 lalu, yakni sebesar Rp500 ribu. Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan, para THLS patut bersyukur. Karena kata Nanang, ditengah masa sulit keuangan daerah karena inflasi, pemerintah daerah masih bisa memberikan tunjangan hari raya kepada tenaga honorer. “Jangan dilihat besar kecil nominalnya, tapi ini adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah meskipun situasi sulit. Tahun ini kita mengalami inflasi dunia yang luar biasa,” ujar Nanang saat bersilaturahmi dengan THLS di rumah dinas bupati setempat, Selasa (11/4/2023). Menurut Nanang, tidak sedikit tenaga honorer menjadi tulang punggung dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dalam pembangunan dan pelayanan publik. Dapat dikatakan tanpa tenaga honorer pelayanan publik lumpuh. “Kita boleh menganggap sepele, tapi THLS ini berjasa dalam membantu pembangunan di Lampung Selatan. Kalau ngak ada THLS kepala dinas ini sulit, kadang kadang yang diandalkan THLS, apalagi yang bagian lapangan,” kata Nanang. Pada kesempatan itu, Nanang juga meminta para kepala dinas agar dapat memperhatikan para THLS sehingga bisa merasakan kebahagian seperti pegawai ASN lainnya. “Tadi laporannya (THR) PNS sudah dapat. Kalau kepala dinas ngak kasih, kelewatan juga. Saya sering katakan, kalau anak buah haus kasih minum, ketika lapar kasih makan. Jangan sampai anak buah kalian stunting, apalagi mau menghadapi lebaran,” tukas Nanang. Meski demikian, Nanang meminta para THLS agar dapat bekerja lebih giat, dan lebih semangat untuk membangun Kabupaten Lampung Selatan. THLS juga diharapkan bisa memunculkan ide-ide dan inovasi baru untuk kemajuan bumi Khagom Mufakat. “Terus tanamkan kebersamaan dan gotong royong. Saya harapkan kalian (THLS) juga ada partisipasinya bagaimana membranding Lampung Selatan. Apa yang kita berikan untuk Lampung Selatan yang kita cintai, terus membangun, berkreativitas,” imbuh Nanang. Sementara, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan Wahidin Amin mengatakan, pemberian tunjungan hari raya merupakan wujud perhatian Bupati Lampung Selatan kepada THLS. Wahidin Amin menambahkan, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sebesar Rp37.089.532.039 untuk membayar THR bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) baik itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) termasuk THLS. “Terima kasih pak bupati telah memberikan arahan kepada kami untuk menganggarkan kegiatan terkait tunjangan THLS. Alhamdulilah ini yang hadir hari ini semangatnya luar biasa,” kata Wahidin Amin. (Kominfo) [..]

Dibuat oleh : MA
gambar
Lihat Berita
Berita

Peringati Nuzulul Qur’an 1444 H, Pemkab Lampung Selatan Gelar Doa Bersama dan Tausiah

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar acara peringatan Nuzulul Qur’an 1444 Hijriah/2023 Masehi di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat, Senin (10/4/2023). Rangkain peringatan Nuzulul Qur'an dibuka langsung oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto, Forkopimda Lampung Selatan, Sekertaris Daerah Thamrin beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta ibu-ibu jemaah pengajian Masjid Agung Kalianda. Berbagai kegiatan turut mengisi acara peringatan Nuzulul Qur'an, antara lain pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, tausiah agama serta doa bersama untuk memohon keberkahan dan keberlimpahan dalam menjalani kehidupan. Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan, peringatan Nuzulul Qur'an mengingatkan manusia untuk lebih mendalami dan merenungkan makna serta pesan yang terkandung dalam Al-Qur'an sebagai pedoman hidup yang sempurna dan sumber ilmu pengetahuan bagi umat manusia. "Nuzulul Qur'an ini merupakan suri tauladan pada umat Islam untuk mengikuti ajaran-ajaran bagaimana kita bisa memperdalam ayat suci Al-Qur'an," ujar Bupati Nanang. Nanang berharap, peringatan Nuzulul Qur'an dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh jemaah serta menginspirasi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik berdasarkan ajaran Al-Qur'an. Sementara itu, hadir sebagai pengisi tausiah Ustaz Suparman mengatakan, salah satu keutamaan Al-Qur'an adalah bahwa ajarannya serasi dengan kehidupan manusia, tidak bertentangan dengan akal sehat, dan mengakui nilai-nilai hati nurani. "Al-Qur'an ini serasi dengan kehidupan dan ilmu pengetahuan, tidak bertentangan dengan akal sehat  maupun hati nurani. Al-Qur'an itu seimbang," tutur Suparman. Selian itu, Ustaz Suparman juga menyampaikan, bahwa Al-Qur'an mengajarkan nilai-nilai universal seperti kasih sayang, toleransi, keadilan, dan perdamaian, yang menjadi landasan bagi terwujudnya masyarakat yang harmonis dan berkeadilan. "Al-Qur'an ini mukjizat, otentik seratus persen yang tak dapat diotak atik, dipalsukan. Bahkan cara Allah menjaga Al-Qur'an dengan banyaknya jutaan orang menghafalnya," kata Ustaz Suparman. (Hy) [..]

Dibuat oleh : SN