DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda
- Menjelang penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 Provinsi Lampung
pada Jumat malam (30/10/2026), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan
mengevaluasi sejumlah aspek penyelenggaraan untuk memastikan acara puncak
berlangsung tertib, nyaman, dan berkesan bagi seluruh kafilah.
Evaluasi tersebut dibahas dalam
rapat koordinasi persiapan penutupan MTQ ke-53 Provinsi Lampung, di ruang rapat
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung
Selatan, Kamis (29/10/2026).
Rapat dipimpin Asisten Bidang
Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lampung Selatan, M. Darmawan, serta dihadiri jajaran
perangkat daerah terkait, perwakilan Dewan Hakim Provinsi Lampung, dan kru event
organizer (EO).
Darmawan menekankan pentingnya
koordinasi lintas sektor agar berbagai catatan selama penyelenggaraan dapat
ditindaklanjuti sebelum malam penutupan.
Menurut dia, kelancaran acara
perlu diiringi pelayanan yang baik sehingga para peserta dari berbagai
kabupaten/kota dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman.
“Kita ingin mempersiapkan
segala sesuatunya dengan matang agar mampu membawa kesan yang baik bagi semua
peserta,” kata Darmawan.
Malam penutupan MTQ ke-53
Provinsi Lampung akan kembali dipusatkan di GOR Way Handak (GWH), lokasi yang
sama dengan pelaksanaan pembukaan.
Sejumlah aspek teknis menjadi
perhatian dalam evaluasi, mulai dari kenyamanan ruangan hingga dukungan tata
suara dan pencahayaan.
Menanggapi catatan tersebut,
kru EO memastikan fasilitas pendukung akan dioptimalkan, termasuk penambahan
pendingin udara atau blower.
Kualitas tata suara (sound system) dan pencahayaan (lighting) juga akan dijaga agar tetap mendukung kelancaran prosesi penutupan.

Selain evaluasi teknis, rapat
koordinasi tersebut juga menjadi ruang bagi perwakilan Dewan Hakim Provinsi
Lampung untuk menyampaikan apresiasi sekaligus masukan terhadap penyelenggaraan
MTQ.
Perwakilan Dewan Hakim Provinsi
Lampung, Sofian Hadi, mengapresiasi dedikasi Pemkab Lampung Selatan dalam
mendampingi kafilah, dewan hakim, dan ofisial sejak hari pertama
penyelenggaraan. Ia menilai pelayanan yang diberikan menunjukkan komitmen untuk
mendukung kelancaran kegiatan hingga akhir.
Meski demikian, Sofian juga
menyoroti perlunya peningkatan ketertiban dalam sejumlah prosesi, terutama saat
pembagian piala agar berlangsung lebih rapi dan lancar.
“Kalau masalah kendala kecil
itu biasa, tapi kami sangat apresiasi. Namun, untuk ke depannya, kami ingin
agar kita bisa lebih rapi lagi, terutama saat prosesi pembagian piala yang
harus menjadi perhatian bersama,” ujar Sofian.
Berbagai evaluasi tersebut
menjadi bagian dari upaya menyempurnakan penyelenggaraan hingga malam
penutupan. Melalui koordinasi antarpihak dan optimalisasi fasilitas, Pemkab
Lampung Selatan berharap penutupan MTQ ke-53 Provinsi Lampung dapat berlangsung
lancar serta meninggalkan kesan positif bagi seluruh kafilah dan tamu yang
hadir. (Kmf-Gil)