DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda
- Kabupaten Lampung Selatan menjadi pusat syiar Al-Qur’an di Provinsi Lampung
melalui penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 tingkat Provinsi
Lampung Tahun 2026.
Ajang yang mengusung semangat Cahaya
Al-Qur’an dari Beranda Sumatra itu resmi dibuka oleh Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal di GOR Way Handak, Kalianda, Minggu malam (25/10/2026).
Pembukaan ditandai dengan
pemukulan bedug dan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan MTQ yang berlangsung
pada 26-31 Oktober 2026.
Lampung Selatan mendapat
kehormatan menjadi tuan rumah ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut,
sekaligus ruang untuk mempererat silaturahmi antardaerah dan memperkuat
kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Bupati Lampung Selatan Radityo
Egi Pratama menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada
daerahnya.
Ia menyambut kedatangan
Gubernur Lampung beserta jajaran, para kepala daerah, dan seluruh kafilah yang
datang dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
“Atas nama Pemerintah dan
seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, saya mengucapkan selamat datang
kepada Bapak Gubernur Lampung beserta Ibu, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung,
para bupati dan wali kota, para pejabat, serta seluruh kafilah dan peserta MTQ
dari berbagai penjuru Provinsi Lampung,” ujar Egi.
Menurut Egi, MTQ tidak
semestinya dipandang hanya sebagai ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an.
Lebih dari itu,
penyelenggaraannya menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam dan
menumbuhkan kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
“Kita ingin Lampung Selatan
tidak hanya tumbuh sebagai daerah yang maju, tetapi juga menjadi daerah yang religious,
bertumbuh dalam akhlak dan spiritualitas,” tegasnya.
Egi juga berharap kafilah Lampung Selatan mampu memberikan penampilan terbaik selama kompetisi berlangsung dan meraih prestasi yang membuka peluang untuk melangkah ke tingkat nasional.

Sementara itu, Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atas
kesediaannya menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi.
Ia menilai penyelenggaraan
tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kehidupan keagamaan
sekaligus menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Gubernur Mirza
menegaskan bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an perlu diwujudkan melalui perilaku
dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan semata-mata melalui
kemampuan melantunkan ayat suci atau menghafalnya.
“Sekali lagi, kemuliaan seorang
pencinta Al-Qur’an tidak berhenti pada indahnya bacaan atau banyaknya hafalan,
tapi juga tercermin dalam akhlak dan amal perbuatannya,” tegas Gubernur Mirza.
Pesan tersebut menjadi
pengingat bahwa nilai utama MTQ tidak hanya terletak pada persaingan meraih
gelar juara, tetapi juga pada upaya membumikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan
bermasyarakat.
Pembukaan MTQ ke-53 ini turut
dihadiri jajaran Forkopimda Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Lampung Zulkarnain, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ)
Provinsi Lampung Muhammad Firsada, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo
Kurniawan serta para bupati dan wakil bupati se-Provinsi Lampung.
Melalui penyelenggaraan MTQ ke-53,
Lampung Selatan diharapkan tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik, tetapi
juga turut mempererat persaudaraan antardaerah dan memperkuat pembinaan
generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berilmu, serta
berakhlak mulia. (Kmf-Gil)