DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Prajurit TNI di wilayah diminta tidak
hanya memahami tugas dan perkembangan organisasi, tetapi juga turut memastikan
berbagai program pemerintah dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Peran tersebut dinilai penting
karena prajurit, khususnya yang bertugas di wilayah, memiliki kedekatan
langsung dengan masyarakat. Kehadiran mereka di lapangan diharapkan dapat
menjadi penghubung yang membantu menyampaikan informasi secara tepat sekaligus
memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Penekanan itu disampaikan
Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki saat melakukan kunjungan
kerja ke Makodim 0421/Lampung Selatan, Kamis (8/10/2026).
Sumarlin meminta prajurit dan
keluarga besar TNI memahami sejumlah program pemerintah yang sedang berjalan.
Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar prajurit dapat memberikan
penjelasan yang benar ketika masyarakat membutuhkan informasi dan tidak mudah
terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Sejumlah program yang perlu
dipahami antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih,
swasembada pangan, cek kesehatan gratis, Sekolah Rakyat, rehabilitasi sekolah
hingga kebijakan di bidang energi.
“Jadi, untuk kita semua, paling
tidak pahami beberapa program utama. Dengan begitu, ketika masyarakat bertanya,
kita bisa menjelaskan dengan baik,” ujar Sumarlin.
Menurutnya, pemahaman terhadap
program pemerintah perlu berjalan beriringan dengan kepekaan terhadap dinamika
masyarakat. Karena itu, Babinsa didorong untuk mengetahui titik-titik tempat
masyarakat beraktivitas, memahami persoalan yang berkembang, serta mampu
memberikan informasi yang tepat ketika muncul berbagai isu.
“Di situlah kita hadir. Kita harus mengetahui apa yang berkembang di masyarakat dan ikut memberikan informasi yang benar,” katanya.

Leih lanjut Sumarlin menyampaikan,
kehadiran prajurit di tengah masyarakat juga dapat diarahkan untuk mengenali
potensi yang dimiliki setiap wilayah. Hal ini dinilai penting karena Lampung
Selatan memiliki beragam sumber daya yang dapat dikembangkan untuk mendukung
perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Potensi tersebut mencakup
sektor kelautan dan perikanan, pertanian, perkebunan, pertambangan hingga
industri yang perlu dikenali dan didorong pemanfaatannya secara optimal, untuk
mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan petani.
“Mumpung masih berada di
Lampung Selatan, mumpung kita ditugaskan di Lampung Selatan, dan mumpung kita
berada di daerah yang memiliki begitu banyak potensi, mari kita manfaatkan dan
kembangkan potensi tersebut sebaik-baiknya,” ujar Sumarlin.
Arahan tersebut mendapat
respons dari jajaran Kodim 0421/Lampung Selatan. Dandim 0421/LS Letkol Kav
Mochammad Nuril Ambiyah menyatakan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti
penekanan Danrem, terutama dalam memperkuat peran prajurit di wilayah dan
mendukung program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, arahan tersebut
menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kewilayahan, termasuk mendorong
Babinsa agar semakin aktif memahami kondisi, potensi, serta kebutuhan masyarakat
di wilayah binaannya.
“Kami sangat siap. Kami siap
mendukung program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan
masyarakat,” ujar Nuril.
Melalui penguatan peran
tersebut, tugas kewilayahan diharapkan tidak berhenti pada kehadiran prajurit
di lapangan, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Pada saat yang sama, potensi daerah dapat semakin dikenali dan dikembangkan
untuk mendukung berbagai program pembangunan.
Sinergi antara jajaran TNI dan
pemerintah pun diharapkan semakin kuat, sehingga program yang dijalankan dapat
tersampaikan dengan baik kepada masyarakat sekaligus memberi ruang bagi potensi
daerah untuk tumbuh dan memberi manfaat yang lebih luas. (Nsy-Kmf)