DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Penurunan status Gunung Anak Krakatau
(GAK) dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) disambut dengan rasa
syukur oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.
Namun demikian, seluruh jajaran
aparatur sipil negara (ASN) diminta untuk tidak menurunkan kewaspadaan terhadap
potensi bencana yang masih dapat terjadi.
Pesan tersebut disampaikan
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama melalui Asisten Bidang Pemerintahan
dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, M.
Darmawan, saat memimpin Apel Mingguan di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran
Pemkab Lampung Selatan, Kalianda, Senin (28/9/2026).
Dalam amanat Bupati yang
dibacakan Darmawan, disampaikan bahwa tren aktivitas Gunung Anak Krakatau yang
terus menurun hingga statusnya ditetapkan menjadi Level II merupakan
perkembangan yang patut disyukuri. Meski demikian, masyarakat maupun pemerintah
daerah tetap harus mematuhi seluruh ketentuan keselamatan yang berlaku.
"Tetapi saya ingin kita
memahami bahwa penurunan status tersebut bukan berarti kewaspadaan kita ikut
menurun. Batas aman dan ketentuan keselamatan tetap harus dipatuhi," kata
Darmawan.
Menurutnya, kesiapsiagaan harus
dibangun sebelum kondisi darurat terjadi. Karena itu, seluruh perangkat daerah
diminta memastikan berbagai aspek pendukung penanggulangan bencana telah
disiapkan sejak dini, mulai dari data kebencanaan, jalur evakuasi, hingga pembagian
tugas dan peran masing-masing pihak.
Darmawan mengatakan, tujuan
dari upaya tersebut adalah agar masyarakat tetap tenang ketika menghadapi
situasi darurat, namun memahami langkah yang harus dilakukan apabila terjadi
bencana.
"Prinsipnya sederhana: kita tidak ingin masyarakat panik, tetapi masyarakat harus tahu apa yang harus dilakukan. Tetap tenang, tetapi jangan lengah," ujarnya.

Selain menyoroti kesiapsiagaan
bencana, Bupati Egi juga meminta seluruh ASN menjadikan apel mingguan sebagai
momentum untuk mengevaluasi capaian pekerjaan sekaligus memastikan berbagai
tugas yang masih perlu diselesaikan dapat berjalan sesuai target.
Para kepala perangkat daerah
diminta terus memantau perkembangan pekerjaan di unit kerja masing-masing.
Apabila terdapat kendala, agar segera dikomunikasikan sehingga dapat dicarikan
solusi bersama dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
"Kalau ada pekerjaan yang
masih terkendala, segera komunikasikan. Jangan menunggu persoalan menjadi lebih
besar. Kita cari solusi bersama agar program dan pelayanan kepada masyarakat
tetap berjalan tepat waktu dan memberikan hasil nyata," ujar Darmawan.
Menutup amanatnya, Bupati Egi melalui Darmawan mengajak seluruh jajaran ASN untuk terus memperkuat disiplin kerja, koordinasi, dan kepekaan terhadap berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
Program yang masih berjalan diminta terus dikawal, sementara
tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan harus terus diperkuat.
"Saya berharap seluruh
jajaran bekerja dengan disiplin, saling berkoordinasi, dan peka terhadap
persoalan yang ada di lingkungan masing-masing," kata Darmawan. (Kmf)