DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Hampir satu bulan berada di Kabupaten
Lampung Selatan, Tim Penyuluh dan Edukator Pencegahan serta Penanganan
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI turut memperkuat kesadaran
dan kewaspadaan masyarakat dalam mencegah ancaman kebakaran.
Kontribusi tersebut mendapat
apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan karena edukasi yang
diberikan dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pencegahan
Karhutla di tengah masyarakat.
Apresiasi itu disampaikan Wakil
Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, saat menerima Exit Meeting Tim Penyuluh dan Edukator Pencegahan serta Penanganan
Karhutla di Ruang Kerja Wakil Bupati Lampung Selatan, Senin (21/9/2026).
Menurut Syaiful, pencegahan
Karhutla tidak hanya bergantung pada penanganan ketika kebakaran terjadi,
tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk mengenali risiko dan mencegah munculnya
titik api sejak awal.
“Edukasi seperti ini penting
untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat dalam mencegah terjadinya
Karhutla,” ujar Syaiful.
Ia menyampaikan terima kasih
kepada seluruh anggota tim yang telah menjalankan tugas dan memberikan edukasi
selama berada di Kabupaten Lampung Selatan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten
Lampung Selatan, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kontribusi
tim selama melaksanakan kegiatan di daerah kami,” katanya.
Syaiful berharap komunikasi dan
kerja sama yang telah terbangun selama pelaksanaan kegiatan dapat terus
dilanjutkan. Menurutnya, sinergi antarpihak menjadi bagian penting dalam
memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Karhutla secara berkelanjutan.
“Kami juga memohon maaf apabila selama berada di Lampung Selatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan, baik dalam penerimaan, pelayanan maupun hal lainnya. Semoga ke depan kita dapat kembali bertemu dan berkolaborasi,” tuturnya.

Ia bahkan mengundang kembali
tim tersebut untuk berkunjung ke Kabupaten Lampung Selatan pada kesempatan
berikutnya.
“Kalau nanti ada waktu dan
kesempatan, kami berharap dapat kembali bertemu di Lampung Selatan. Silakan
hadir kembali, bahkan kalau memungkinkan bersama keluarga,” kata Syaiful.
Sementara itu, Kolonel Adm.
Muhammad Sukirno selaku perwakilan Tim Penyuluh dan Edukator Pencegahan serta
Penanganan Karhutla menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten
Lampung Selatan atas penerimaan, dukungan, dan kerja sama selama tim
menjalankan tugas.
“Kami mengucapkan terima kasih
atas penerimaan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Kami mohon pamit dan
terima kasih atas dukungan serta kerja sama yang telah diberikan selama kami
melaksanakan tugas di sini,” ujar Muhammad Sukirno.
Exit meeting tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian
kegiatan Tim Penyuluh dan Edukator Pencegahan serta Penanganan Karhutla di
Lampung Selatan.
Meski kegiatan lapangan
berakhir, penguatan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat menjadi bagian yang
diharapkan terus berjalan.
Kolaborasi antara pemerintah
daerah, TNI, dan berbagai pihak pun menjadi modal penting untuk menjaga Lampung
Selatan dari ancaman Karhutla. (Kmf-lmhr)