DISKOMINFO LAMSEL, Ketapang - Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi
Pratama, turun langsung ke Puskesmas Kecamatan Ketapang untuk menjenguk siswi
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Desa Pematang Pasir yang diduga mengalami
keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG),
Kamis (17/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi
bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan sekaligus
memastikan kondisi para siswa yang sempat menjalani perawatan medis terus
membaik.
Bupati Egi menyempatkan diri
berinteraksi langsung dengan siswi yang sedang menjalani perawatan. Ia juga
menyerahkan bingkisan bantuan kepada keluarga pasien serta memberikan semangat
agar siswi segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
“Tetap semangat, cepat sembuh
ya. Nanti kalau sudah sehat, belajar yang rajin lagi,” ujar Bupati Egi saat
menyapa salah seorang siswa di ruang perawatan.
Selain memastikan kondisi para
siswa, Bupati Egi juga menyoroti pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan
program Makan Bergizi Gratis.
Menurutnya, seluruh pihak,
terutama lingkungan sekolah, perlu lebih aktif melakukan pengecekan terhadap
makanan yang diterima sebelum dikonsumsi para siswa.
Ia mengimbau pihak sekolah dan pengelola pendidikan untuk memperhatikan label kemasan makanan serta memberikan edukasi kepada murid mengenai tata cara mengonsumsi makanan yang baik dan aman.

Bupati Egi juga meminta
masyarakat maupun pihak sekolah untuk segera melaporkan apabila menemukan
kejanggalan atau hal-hal yang berpotensi menimbulkan risiko pada pelaksanaan
program MBG.
“Program Makan Bergizi Gratis
ini sangat bagus untuk anak-anak kita. Namun, pelaksanaan di lapangan memang
masih banyak yang belum sesuai teknis. Ini jadi bahan evaluasi bersama agar ke
depan diperbaiki,” tegas Bupati Egi.
Sementara itu, Kepala Sekolah
MI Ma’arif, Khoirudin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat
yang diberikan Pemkab Lampung Selatan terhadap para siswa yang terdampak.
Ia menjelaskan, kondisi para
siswa terus menunjukkan perkembangan yang baik. Dari total 11 siswa yang sempat
mendapatkan perawatan medis, sebagian besar telah diperbolehkan pulang dan
menjalani rawat jalan.
“Alhamdulillah, dari 11 siswa
yang dirawat, saat ini 10 anak menjalani rawat jalan dan hanya satu siswi kelas
IV yang masih menjalani rawat inap di Puskesmas Ketapang,” ujar Khoirudin.
Pemkab Lampung Selatan bersama
instansi terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan
penanganan berjalan optimal serta menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan
kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di masa mendatang. (Gil-Kmf)