DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Upacara bulanan yang dilaksanakan
setiap tanggal 17 menjadi momentum bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di
lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan untuk memperkuat
kesadaran, disiplin, integritas, dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.
Pesan tersebut disampaikan
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, melalui Asisten Bidang
Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Edy Firnandi, saat memimpin upacara
bulanan Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (17/8/2026).
Upacara diikuti seluruh jajaran
ASN di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi
pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, PNS
hingga PPPK.
Dalam amanat Bupati yang
dibacakan Edy Firnandi, disampaikan bahwa Hari Kesadaran Nasional tidak boleh
dimaknai sebatas kegiatan rutin atau seremonial.
Momentum tersebut harus menjadi
pengingat bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat
melalui kerja nyata.
Menurutnya, kemerdekaan yang
telah diperjuangkan para pendahulu bangsa merupakan amanah yang harus diisi
dengan profesionalitas, dedikasi, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati Egi
juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkab Lampung Selatan atas
kerja keras dan dedikasi dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan,
serta pelayanan publik.
“Namun demikian, kita harus terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kinerja. Setiap perangkat daerah harus memastikan program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Edy Firnandi membacakan amanat Bupati Lampung Selatan.

Selain kinerja, disiplin ASN
kembali menjadi perhatian. Edy menegaskan bahwa kedisiplinan tidak hanya
berkaitan dengan kehadiran dan ketepatan waktu, tetapi juga menyangkut tertib
administrasi serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku.
Ia mengatakan, penerapan sistem
presensi dan tata kelola kepegawaian bukan semata persoalan administratif,
melainkan bagian dari tanggung jawab dan komitmen ASN sebagai pelayan
masyarakat.
“Mari kita bangun budaya kerja
yang tertib, disiplin, dan bertanggung jawab. Jangan sampai kedisiplinan hanya
menjadi kewajiban saat mengikuti apel atau upacara, tetapi harus menjadi nilai
yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Edy menyampaikan
bahwa semangat kesadaran nasional harus tercermin dalam pelaksanaan tugas
sehari-hari. ASN dituntut memiliki kesadaran bahwa setiap pekerjaan yang
dilakukan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan kontribusi
nyata bagi kemajuan daerah maupun bangsa.
Menurutnya, menjadi ASN berarti
hadir untuk melayani, bukan dilayani. Karena itu, integritas, profesionalitas,
dan kekompakan harus terus dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Mari kita jaga integritas,
profesionalitas, dan kekompakan. Bekerjalah dengan hati, berikan pelayanan
terbaik, dan jadikan setiap amanah sebagai ladang pengabdian,” kata Edy.
Melalui momentum Hari Kesadaran
Nasional tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap nilai-nilai disiplin,
tanggung jawab, dan semangat melayani semakin mengakar dalam budaya kerja ASN,
sehingga mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan
berdampak langsung bagi masyarakat. (Kmf)