DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK
Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, memastikan dua anak penyandang Hemofilia
A di Kecamatan Kalianda akan terus mendapatkan pendampingan kesehatan, jaminan
BPJS Kesehatan, serta dukungan agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
Komitmen tersebut disampaikan
Zita saat mengunjungi kediaman dua anak penyandang Hemofilia di Desa Marga
Catur, Kecamatan Kalianda, Rabu (5/8/2026).
Kunjungan itu menjadi wujud
kepedulian Pemkab Lampung Selatan terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian
khusus, sekaligus memastikan mereka memperoleh akses layanan kesehatan,
pendidikan, dan dukungan sosial secara berkelanjutan.
Turut mendampingi dalam
kegiatan itu Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan Rheny Apriyani, Ketua Dharma
Wanita Persatuan Kabupaten Lampung Selatan Ratna Yanuana Supriyanto, serta jajaran
perangkat daerah terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Zita
menyapa Azka (11) dan Khadafi (5), putra dari pasangan Sugeng dan Hasanah, yang
didiagnosis mengidap Hemofilia A, yakni kelainan genetik bawaan yang
menyebabkan gangguan proses pembekuan darah akibat kekurangan faktor pembekuan
VIII (FVIII).
Kondisi tersebut membuat
penderitanya berisiko mengalami perdarahan berkepanjangan, memar tanpa sebab
yang jelas, hingga perdarahan pada persendian sehingga memerlukan penanganan
dan pemantauan medis secara rutin.
Di hadapan Azka dan Khadafi,
Zita memberikan motivasi agar tetap optimistis menjalani pengobatan dan tidak
kehilangan semangat untuk meraih cita-cita.
"Insyaallah kalian bisa tumbuh seperti anak-anak lainnya. Jaga kesehatan, makan makanan yang bergizi, dan tetap semangat belajar. Meskipun sedang berjuang melawan penyakit, kalian tetap bisa menjadi anak yang cerdas dan meraih kesuksesan," ujar Zita.

Zita juga menegaskan bahwa Pemkab
Lampung Selatan melalui TP PKK bersama Dinas Kesehatan akan terus memberikan
perhatian terhadap keberlangsungan pengobatan kedua anak tersebut, termasuk
memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan tetap aktif dan pendampingan terus
berjalan.
Menurutnya, kolaborasi antara
pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, dan keluarga menjadi
kunci agar anak-anak dengan penyakit kronis tetap memperoleh hak atas layanan
kesehatan maupun pendidikan.
"Kami dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, khususnya TP PKK bersama Dinas Kesehatan, memastikan jaminan BPJS bagi anak-anak ini. Saya juga meminta kepada Ibu Camat agar terus memberikan perhatian, memastikan mereka tetap bersekolah, dan segera berkoordinasi apabila ada kebutuhan yang harus ditangani," tegasnya.
Sebagai bentuk kepedulian, TP
PKK Kabupaten Lampung Selatan turut menyerahkan bantuan berupa susu dan paket
sembako kepada keluarga untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama
proses pengobatan berlangsung.
Sementara itu, puskesmas
setempat akan melakukan pendampingan secara berkala terhadap kondisi kesehatan
kedua anak tersebut.
Pendampingan dilakukan
mengingat keduanya harus menjalani kontrol rutin serta mengambil obat ke Kota
Bandar Lampung setiap satu minggu sekali.
Sebelum mengakhiri
kunjungannya, Zita kembali mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan
dan menghindari aktivitas yang berisiko menimbulkan cedera agar proses pengobatan
dapat berjalan optimal.
"Harus tetap semangat.
Jaga kesehatan, jangan sampai sering terjatuh, dan kurangi aktivitas yang
berisiko agar kondisi kesehatannya tetap terjaga," pesan Zita.
Melalui pendampingan yang
berkelanjutan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap anak-anak penyandang
hemofilia tetap memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, mengenyam
pendidikan, serta meraih masa depan yang lebih baik. (Kmf-lmhr)