DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Rencana pengabdian masyarakat dan
festival budaya yang akan digelar mahasiswa Universitas Lampung (Unila) di
kawasan Raden Inten Beach, Kecamatan Katibung, mendapat sambutan positif dari Pemkab
Lampung Selatan.
Hal itu mengemuka saat Presiden
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unila, Aditiya Putra Bayu, bersama jajaran
melakukan audiensi dengan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, di ruang
kerja bupati setempat, Rabu (17/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, BEM
Unila memaparkan rencana kegiatan pengabdian masyarakat dan festival budaya
yang akan berlangsung pada 10-12 Juli 2026. Kegiatan itu akan melibatkan
ratusan mahasiswa dan relawan dengan fokus pada pelestarian lingkungan,
penguatan budaya lokal, serta promosi potensi pariwisata Lampung Selatan.
Presiden Mahasiswa Unila,
Aditiya Putra Bayu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi
nyata mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya memperkenalkan kekayaan
budaya dan destinasi wisata daerah kepada khalayak yang lebih luas.
"Kegiatan ini merupakan
bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kami ingin mengangkat potensi
budaya, lingkungan, dan pariwisata yang ada di Lampung Selatan agar semakin
dikenal luas, karena yang hadir tidak hanya mahasiswa dari Lampung, tetapi juga
dari luar daerah," ujar Aditiya.
Ia menjelaskan, hari pertama
kegiatan akan difokuskan pada isu lingkungan hidup melalui kerja bakti di
kawasan pantai, edukasi lingkungan, pelepasan penyu, serta kampanye pelestarian
alam.
Selanjutnya, rangkaian acara akan diisi berbagai kegiatan budaya yang menampilkan kekayaan adat Lampung, baik Sai Batin maupun Pepadun. Beragam pertunjukan seni seperti tari tradisional, teater budaya, musik, olahraga rekreasi, hingga aktivitas yang melibatkan generasi muda juga akan menjadi bagian dari festival tersebut.

Menurut Aditiya, kegiatan ini
diharapkan mampu menjadi sarana promosi budaya dan pariwisata Kabupaten Lampung
Selatan. Untuk memperluas jangkauan publikasi, panitia juga telah menjalin komunikasi
dengan berbagai media.
"Kami berharap dapat
berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sehingga kegiatan ini
tidak hanya menjadi agenda mahasiswa, tetapi juga memberikan manfaat bagi
masyarakat serta mendukung promosi pariwisata daerah," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati
Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif
mahasiswa Unila yang mengintegrasikan unsur lingkungan hidup, budaya, dan pariwisata
dalam satu kegiatan.
Menurut Bupati Egi, konsep
tersebut memiliki potensi besar untuk memperkenalkan kekayaan daerah sekaligus
memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
"Harapannya kegiatan ini
bisa memperkenalkan budaya dan pariwisata yang ada di Lampung, khususnya di
Lampung Selatan. Nanti akan kita pelajari apa saja yang bisa dikolaborasikan
dan dikerjasamakan," ujar Bupati Egi.
Bupati Egi juga mengapresiasi
semangat mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada aktivitas akademik, tetapi
turut mengambil peran dalam pemberdayaan masyarakat dan promosi potensi daerah.
Ia berharap program yang
dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung
pengembangan sektor pariwisata yang saat ini menjadi salah satu fokus pembangunan
Kabupaten Lampung Selatan.
Audiensi tersebut menjadi
langkah awal terbangunnya sinergi antara Pemkab Lampung Selatan dan mahasiswa Unila
dalam mendorong pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, serta pemberdayaan
masyarakat secara berkelanjutan. (Nsy)