DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD)
Kabupaten Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan
terhadap peredaran informasi palsu (hoaks) terkait rekrutmen Calon Pegawai
Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2026.
Masyarakat diminta tidak mudah
percaya pada tautan (link) pendaftaran ilegal yang marak beredar di media
sosial karena terindikasi kuat sebagai tindakan penipuan atau phishing.
Pernyataan tegas tersebut
disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKD Lampung Selatan, Mhd Dharma
Kurniawan. Langkah ini diambil menyusul ditemukannya sebuah tautan pendaftaran
tidak resmi dengan alamat https://daftarsekarang10.yrws1xz.one/ yang
disebarkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
"BKN melalui Kepala Kantor
Regional V BKN telah mengonfirmasi bahwa tautan pendaftaran CPNS 2026 tersebut
adalah HOAKS atau tidak benar,"
kata Dharma melalui Surat Resmi bernomor 800.1.9.1/707/V.05/2026 tertanggal 4
Juni 2026.
Dharma menjelaskan bahwa modus
penipuan melalui phishing ini sangat
berbahaya bagi masyarakat. Melalui tautan palsu tersebut, pelaku biasanya
mencoba mencuri data-data pribadi korbannya, seperti Nomor Induk Kependudukan
(NIK), alamat email, hingga kata sandi, yang nantinya bisa disalahgunakan untuk
tindak kejahatan digital lainnya.
Oleh karena itu, BKD Lampung
Selatan meminta warga untuk lebih jeli dan menyaring setiap informasi yang
diterima, terutama yang menjanjikan pembukaan seleksi CPNS dalam waktu dekat
melalui situs-situs non-pemerintah.
Dharma juga menambahkan, segala
informasi resmi mengenai pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN), baik CPNS
maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), akan diumumkan secara
transparan melalui kanal-kanal resmi milik pemerintah.
Masyarakat diminta hanya
memercayai informasi yang bersumber dari situs resmi BKN di bkn.go.id atau
laman resmi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di https://lampungselatankab.go.id/ (Kmf)