DISKOMINFO LAMSEL Tanjung Sari - Gema takbir Iduladha 1447 Hijriah yang
mulai lamat-lamat terdengar di Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, membawa
berkah yang tak ternilai bagi Mujiran.
Lansia berusia 72 tahun itu
akhirnya bisa kembali duduk di rumahnya sendiri, memeluk cucu dan berkumpul
bersama keluarga tercinta, tepat di hari yang penuh berkah.
Momen hangat kepulangan Mbah
Mujiran kian lengkap saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama,
menyambangi langsung kediamannya pada Rabu (27/5/2026).
Kedatangan orang nomor satu di
Lampung Selatan itu disambut hangat keluarga besar Mbah Mujiran dan warga
sekitar. Kehadiran bupati muda yang dikenal merakyat ini pun seketika
mencairkan suasana haru di rumah sederhana tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini dalam momentum Iduladha, saya berkunjung ke rumah Mbah Mujiran dan Mas Eko. Selesai urusan, alhamdulillah bisa bertemu keluarga di hari yang bahagia ini. Kemarin ketika penjemputan saya tidak bisa ikut karena ada kegiatan daerah yang tidak bisa ditinggalkan,” ujar Bupati Egi dengan nada bicaranya yang hangat.

Bagi Egi, kepulangan Mbah
Mujiran bukan sekadar urusan legalitas hukum yang ditangguhkan, melainkan
tentang kemanusiaan yang harus ditegakkan.
Ia berharap ujian yang menimpa
keluarga Mbah Mujiran dapat memetik hikmah mendalam bagi seluruh masyarakat
Lampung Selatan.
“Hari ini pas di hari yang baik. Mudah-mudahan ini menjadi berkah, menjadi kebaikan bersama untuk Mbah Mujiran dan keluarga. Insyaallah kejadian ini membawa pelajaran berharga serta hikmah yang baik ke depannya,” tambah Egi.
Siang itu, Bupati Egi tidak datang dengan tangan kosong. Didampingi jajaran pejabat utama pemerintah daerah, ia menyerahkan bantuan sosial modal hidup berupa sembako, lauk siap saji, perlengkapan sandang seperti sarung dan kain jarik, hingga paket camilan yang disambut tawa riang cucu Mbah Mujiran di rumah tersebut.

Kehadiran pemerintah daerah pun
dipastikan tidak berhenti pada hari itu saja. Kepala Dinas Sosial Kabupaten
Lampung Selatan, Puji Sukanto, menegaskan bahwa Pemkab Lampung Selatan akan
terus mengawal kesejahteraan keluarga Mbah Mujiran agar hak-hak sosial mereka tetap
terpenuhi pasca-kasus ini.
"Mbah Mujiran ini adalah
penerima aktif Bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kami dari Dinas Sosial
akan kawal terus agar hak bantuan sosialnya terpenuhi secara berkelanjutan,"
tegas Puji Sukanto.
Kunjungan bupati di hari raya
ini menjadi simbol nyata bahwa pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat, terutama
bagi mereka yang sedang berjuang mengetuk pintu keadilan dan menghadapi
persoalan kemanusiaan. Bagi Mbah Mujiran, Iduladha tahun ini adalah Iduladha
yang paling benderang sepanjang hidupnya. (Kmf-ptm)