DISKOMINFO LAMSEL, Natar - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Lampung Selatan dalam memperkuat peran pondok pesantren kembali ditegaskan
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat menghadiri kegiatan Haflah
Akhirussanah di Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Al Ishlah Sukadamai, Kecamatan
Natar, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan
dengan Khotmil Qur’an 30 Juz, Sab’atul Munjiyat, Juz 30 dan Tafsir Jalalain,
pelepasan siswa-siswi RA, MI, MTs, dan MA, serta pelantikan Idarah Ghusniyyah
dari lima Idarah Syu’biyyah Jatman Provinsi Lampung.
Kehadiran Bupati Lampung
Selatan Radityo Egi Pratama yang didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar dalam
kegiatan keagamaan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah
daerah dengan kalangan pesantren.
Momentum itu juga dimanfaatkan
untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat silaturahmi antara
pemerintah daerah dengan para ulama, pengasuh pondok pesantren, guru ngaji,
ustaz, dan ustazah di Lampung Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Egi
menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk
generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh
dalam akhlak, adab, dan nilai-nilai keagamaan.
“Indonesia Emas 2045
membutuhkan generasi yang bukan hanya cerdas secara pikiran, tetapi juga
memiliki adab dan akhlak yang baik. Pondok pesantren adalah tempat lahirnya
generasi-generasi seperti itu,” ujar Egi.
Menurutnya, keberadaan pondok
pesantren harus terus diperkuat bersama, tidak hanya dari sisi pendidikan,
tetapi juga melalui dukungan sosial serta pemberdayaan ekonomi pesantren agar
mampu berkembang lebih mandiri dan berdaya saing.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memandang pondok pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, serta memiliki semangat pengabdian kepada agama, masyarakat, dan bangsa,” katanya.

Pada kesempatan itu, Egi juga
menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Forum Silaturahmi Pondok Pesantren
(FSPP), para kiai, ustaz, ustazah, serta seluruh tenaga pendidik yang dinilai
istiqamah dalam mendidik generasi muda melalui ilmu agama dan kecintaan
terhadap Al-Qur’an.
Tak hanya itu, di hadapan para
santri, Bupati Egi turut memberikan motivasi agar terus menjaga akhlak,
menghormati guru, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam
keseharian.
“Jadilah generasi yang
membanggakan orang tua, menghormati guru, menjaga akhlak, dan menjadikan
Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” pesannya.
Ia menegaskan, Pemkab Lampung
Selatan akan terus mendukung kemajuan pendidikan berbasis pesantren sebagai
salah satu fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa.
“Kami yakin masa depan bangsa
ini banyak lahir dari pesantren. Dari dulu, para pejuang bangsa juga banyak
yang berasal dari lingkungan pesantren,” tegasnya.
Melalui kegiatan Haflah
Akhirussanah dan Khotmil Qur’an tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang
religius, berakhlak mulia, serta mampu menjadi penerus pembangunan bangsa dan
daerah di masa depan. (Nsy-Kmf)