DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Suara mesin meraung di arena Way
Handak Expo Lampung Selatan, Kalianda, Jumat (22/5/2026), menjadi pertanda
bahwa gelaran besar Indonesia Drift Series (IDS) Sumatra 2026 benar-benar
tinggal menghitung jam.
Namun, di antara aroma karet
terbakar dan panas lintasan yang mulai terasa, satu nama sukses mencuri perhatian
para pecinta otomotif: Wendy Walters.
Pembalap perempuan dari Fanchi
Motorsport itu resmi tiba di Kalianda dan langsung menjajal lintasan drift di
Way Handak Expo Lampung Selatan, lokasi yang akan menjadi pusat perhatian dunia
otomotif nasional pada 23-24 Mei 2026.
Kehadiran Wendy bukan sekadar
daftar nama peserta. Ia menjadi salah satu sinyal kuat bahwa atmosfer kompetisi
mulai memanas.
“Jujur terakhir drifting itu
tahun lalu, jadi pas datang ke Lampung Selatan belum sempat latihan sama
sekali. Nah ini baru latihan lagi hari ini,” ujar Wendy usai sesi tes drive.
Kalimat itu terdengar sederhana,
tetapi menggambarkan satu hal, bahkan bagi pembalap berpengalaman sekalipun,
kembali ke lintasan selalu menghadirkan rasa baru, campuran rindu, adrenalin,
dan antusiasme.
Dan Lampung Selatan menjadi
panggung comeback kecil itu. Bukan
tanpa alasan Wendy langsung terpikat. Setelah menjajal beberapa putaran, ia
mengaku terkesan dengan karakter lintasan Way Handak.
“Panas aspal di sini mantap banget dibandingkan beberapa aspal yang pernah aku cobain,” katanya.

Bagi dunia drifting, kualitas aspal bukan sekadar permukaan jalan. Ia
menentukan grip, kontrol, hingga strategi pembalap saat melakukan manuver
ekstrem. Pujian Wendy itu pun menjadi validasi tersendiri bagi kesiapan venue
di Lampung Selatan.
Wendy mengungkapkan dirinya
tiba di Lampung Selatan pada Kamis malam. Alih-alih memilih kota lain sebagai
tempat singgah, ia memutuskan menginap di sekitar lokasi lomba.
“Aku juga baru sampai tadi malam
dan memilih menginap di Lampung Selatan supaya lebih dekat juga,” tambahnya.
Pilihan itu terdengar praktis,
tetapi menyimpan pesan lain, event nasional seperti IDS kini membuat Kabupaten Lampung
Selatan tak lagi sekadar daerah persinggahan, melainkan destinasi utama.
Ajang Indonesia Drift Series
Sumatra 2026 sendiri diperkirakan menghadirkan puluhan pembalap dari berbagai
daerah di Indonesia. Ribuan penonton, komunitas otomotif, kru, hingga wisatawan
diprediksi memadati kawasan Kalianda selama dua hari pelaksanaan.
Hotel dan penginapan mulai
dipenuhi tamu. Warung makan, pelaku UMKM, hingga sektor jasa lokal ikut
merasakan geliat ekonomi yang meningkat. Di balik suara mesin yang meraung, ada
roda ekonomi masyarakat yang ikut bergerak.
Inilah alasan mengapa
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus mendorong hadirnya event-event
nasional di daerahnya. Olahraga menjadi pintu masuk, tetapi efeknya menjalar ke
pariwisata dan kesejahteraan warga.
Kini, dengan Wendy Walters
sudah berada di Lampung Selatan dan lintasan mulai panas, satu pesan terasa
jelas, IDS Sumatra 2026 bukan lagi sekadar agenda di kalender, ia sudah
dimulai. Dan Way Handak Expo siap menjadi saksi siapa yang paling berani
menaklukkan tikungan pertama. (Kmf-Nsy)