DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung
Selatan mematangkan sejumlah agenda strategis dalam Rapat Koordinasi Mingguan
yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin
(18/5/2025).
Mulai dari persiapan Hari Raya
Iduladha, pelaksanaan Indonesian Drift Series (IDS) 2026, hingga penguatan city
branding daerah menjadi fokus utama pembahasan.
Rapat tersebut dipimpin
langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, dan diikuti
seluruh jajaran perangkat daerah.
Dalam arahannya, Supriyanto
menegaskan pentingnya kesiapan lintas sektor untuk memastikan seluruh agenda
pemerintah daerah berjalan optimal, terutama menjelang Hari Raya Iduladha yang
diperkirakan jatuh pada 27 Mei mendatang.
Ia meminta seluruh camat memastikan
kesiapan pelaksanaan salat Iduladha di wilayah masing-masing, termasuk
pengawasan terhadap hewan kurban agar memenuhi syarat kesehatan dan layak untuk
disembelih.
“Camat diminta mengatur lokasi
pelaksanaan di wilayahnya masing-masing. Kemudian terkait hewan kurban, harus
dipastikan memenuhi syarat dan dalam kondisi sehat. Kita mengantisipasi jangan
sampai ada hewan yang disembelih ternyata tidak sehat,” ujarnya.
Menurutnya, hingga saat ini
jumlah hewan kurban yang telah terkumpul mencapai sekitar 30 ekor dan masih
berpotensi bertambah. Sementara proses pendataan distribusi masih terus
dilakukan.
Supriyanto juga menyampaikan bahwa sapi bantuan Presiden akan diserahkan langsung oleh Bupati Lampung Selatan di Desa Karang Sari, Kecamatan Jati Agung.

Selain persiapan Iduladha,
Pemkab Lampung Selatan turut menyoroti aspek keselamatan di sektor pariwisata,
khususnya kawasan wisata pantai. Hal itu menjadi perhatian serius menyusul
insiden wisatawan tenggelam di wilayah Suak beberapa waktu lalu.
“Kita minta pengelola wisata
memastikan pengamanan di lokasi masing-masing, sehingga kejadian serupa bisa
diminimalkan,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut,
Supriyanto juga menekankan kesiapan pelaksanaan Indonesian Drift Series (IDS)
2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 23-24 Mei 2026. Event nasional tersebut
akan dikolaborasikan dengan promosi destinasi wisata daerah sebagai bagian dari
upaya mendongkrak kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan.
Untuk mendukung kelancaran
agenda tersebut, seluruh jalur dan rute kegiatan diminta dipastikan dalam
kondisi siap, termasuk kebersihan kawasan yang akan dilalui peserta maupun tamu
undangan.
“Tolong para asisten dan DLH
membagi area masing-masing. Saya kira satu jam cukup untuk korve bersama. Jalur
jalan juga sudah ditambal, namun tetap dicek kembali seluruh persiapannya,
terutama terkait perizinan dan undangan,” katanya.
Tak kalah penting, penguatan
city branding Kabupaten Lampung Selatan juga menjadi perhatian dalam rapat
koordinasi tersebut. Sekda meminta tim yang telah dibentuk terus mematangkan
konsep agar seluruh program promosi daerah berjalan terintegrasi dan mampu
memperkuat identitas Lampung Selatan di tingkat regional maupun nasional.
Melalui koordinasi lintas
perangkat daerah ini, Pemkab Lampung Selatan berharap seluruh agenda prioritas
dapat berjalan sukses sekaligus menjadi momentum memperkuat pelayanan publik,
promosi daerah, dan kepercayaan masyarakat. (ptm-Kmf)