DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung
Selatan mempertegas komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama dengan
memberangkatkan 90 peserta Wisata Rohani Lintas Agama tahun 2026 sebagai
langkah nyata penguatan spiritualitas dan moderasi beragama di Bumi Khagom Mufakat.
Kegiatan rutin tahunan ini
secara resmi dilepas oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat
Daerah Kabupaten (Setdakab) Lampung Selatan, Muhammad Darmawan, di GOR Way
Handak, Kalianda, pada Rabu pagi (29/4/2026).
Program ini menjadi wujud
kehadiran pemerintah dalam menyentuh kebutuhan batiniah masyarakat di tengah
kemajuan fisik daerah.
Sebanyak 90 peserta yang berpartisipasi terdiri dari perwakilan tiga agama, yakni Hindu, Buddha, dan Kristen Protestan, dengan masing-masing kelompok berjumlah 30 orang. Seluruh peserta dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokasi ibadah dan tempat suci yang relevan dengan keyakinan masing-masing untuk menjalani pembinaan spiritual mendalam.

Proses pemberangkatan dilakukan
secara bertahap untuk memastikan kenyamanan peserta. Rombongan umat Hindu dan
Buddha bertolak lebih awal pada pagi hari, sementara peserta dari umat Kristen
Protestan dilepas pada sore harinya dengan pendampingan penuh dari Bagian
Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan.
"Pagi ini kita tidak hanya
melepas sebuah perjalanan fisik menuju tempat-tempat suci. Kita sedang
mengantarkan sebuah perjalanan batin, perjalanan nilai, perjalanan penguatan
iman dan karakter," tegas Muhammad Darmawan dalam sambutannya di hadapan para
tokoh agama dan keluarga peserta Wisata Rohani.
Darmawan menekankan bahwa
pembangunan Lampung Selatan harus berjalan seimbang antara kemajuan
infrastruktur fisik dan penguatan kualitas mental masyarakat. Menurutnya,
wisata rohani ini merupakan instrumen penting untuk menumbuhkan rasa
persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.
Pemerintah daerah berharap,
sekembalinya dari perjalanan ini, para peserta dapat membawa pulang nilai-nilai
positif yang mampu diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Keharmonisan
lintas iman dianggap sebagai modal utama bagi Kabupaten Lampung Selatan untuk
mewujudkan daerah yang aman, maju, dan sejahtera.
Melalui semangat gotong royong
yang terus dijaga di Bumi Khagom Mufakat,
kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas spiritual personal,
tetapi juga memperkokoh fondasi toleransi antarumat beragama di tingkat akar
rumput secara berkelanjutan. (Nsy-Kmf)