DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan,
Zita Anjani, mendorong taman kanak-kanak di daerah itu untuk terus meningkatkan
kualitas pendidikan dan lingkungan belajar.
Ia bahkan menjadikan TK IT
Al-Mumtaza Kalianda sebagai contoh atau pilot
project bagi TK lainnya agar mampu “naik kelas” menjadi sekolah yang lebih
kreatif, ramah anak, dan berkualitas.
Hal tersebut disampaikan Zita
Anjani saat mengunjungi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) TK IT Al-Mumtaza, di
Jalan Lorong Usaha Bersama, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Rabu
(11/3/2026).
Kunjungan itu sekaligus menjadi
bentuk apresiasi setelah TK IT Al-Mumtaza berhasil meraih predikat Ramah Anak tingkat nasional berdasarkan
penilaian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.
“Saya senang datang ke sini. TK-nya bagus, betul-betul ramah anak. Ini menjadi kebahagiaan kita di Kabupaten Lampung Selatan karena ada TK yang mendapat penghargaan nasional,” kata Zita.

Ia menyampaikan apresiasi
kepada kepala sekolah dan para guru yang dinilai telah membawa nama baik daerah
melalui inovasi dan komitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman
serta menyenangkan bagi anak.
Lebih dari itu, Zita berharap
keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi TK lainnya di Kabupaten Lampung
Selatan.
“Saya ingin TK Al-Mumtaza ini
menjadi contoh bagi TK-TK lain agar bisa naik kelas. Yang tadinya biasa-biasa
saja, bisa menjadi lebih baik dan lebih kreatif,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas pendidikan
anak usia dini tidak selalu ditentukan oleh besar kecilnya sekolah. Yang lebih
penting adalah bagaimana guru dan pengelola sekolah mampu menciptakan
lingkungan belajar yang menyenangkan dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Dunia TK itu seperti kanvas. Mau kita lukis warna-warni sehingga indah untuk anak-anak, atau kita lukis hitam putih yang membosankan, semuanya tergantung kita,” kata Zita.

Ia juga menekankan pentingnya
peran guru PAUD yang disebutnya sebagai “guru kedua” setelah orang tua.
“Setelah anak dididik oleh
orang tua di rumah, yang mendidik mereka selanjutnya adalah guru PAUD dan guru
TK. Karena itu saya selalu sangat peduli dengan para guru PAUD,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Zita
meminta dinas terkait untuk memperkuat program pembinaan antara PAUD unggulan
dengan PAUD lainnya agar kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Lampung
Selatan bisa berkembang merata.
Ia juga menyatakan dukungannya
terhadap pengembangan TK IT Al-Mumtaza, termasuk rencana pemberian beberapa
alat pembelajaran Montessori serta
peluang magang bagi guru di Kids Republik.
“Nanti perwakilan dari TK Al-Mumtaza
bisa magang di Kids Republik. Kita juga akan support beberapa alat Montessori
untuk di sini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah
TK IT Al-Mumtaza, Andriani, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Bunda PAUD
Kabupaten Lampung Selatan beserta para tamu undangan.
Ia menjelaskan, keberhasilan
sekolahnya meraih predikat Ramah Anak merupakan hasil dari berbagai upaya yang
dilakukan secara konsisten dalam menciptakan lingkungan bermain yang aman, nyaman,
dan edukatif bagi anak.
“Program RBRA merupakan komitmen kami dalam memberikan perlindungan sekaligus pemenuhan hak anak, khususnya dalam memperoleh ruang bermain yang layak, aman, dan mendukung tumbuh kembang mereka,” ujar Andriani.

Ia menuturkan, berbagai langkah
telah dilakukan mulai dari penyediaan sarana dan prasarana ramah anak,
penerapan aturan keselamatan, hingga pengawasan yang memadai dalam kegiatan
belajar dan bermain.
Selain itu, pihak sekolah juga
melibatkan orang tua, dinas terkait, serta masyarakat sekitar untuk menciptakan
lingkungan yang mendukung perkembangan anak.
Andriani menjelaskan, proses
penilaian RBRA dilakukan secara bertahap mulai dari pengisian borang hingga
evaluasi virtual pada September hingga November 2025.
Selanjutnya, tim auditor dari
Kementerian PPPA RI melakukan audit lapangan pada 15-17 Desember 2025, yang dilanjutkan
dengan proses perbaikan hingga 31 Januari 2026.
“Alhamdulillah berkat dukungan
Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak, serta berbagai perangkat daerah lainnya, TK IT Al-Mumtaza
akhirnya memperoleh predikat Ramah Anak tingkat nasional,” katanya.
Ia pun berharap capaian
tersebut dapat menjadi motivasi bagi lembaga pendidikan anak usia dini lainnya
di Kabupaten Lampung Selatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan
pendidikan yang ramah anak. (Mhr)