DISKOMINFO LAMSEL, Way Panji - Kreativitas para pemuda dalam
menjaga tradisi budaya menjelang Hari Raya Nyepi mendapat perhatian dari Ketua
TP PKK Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang
Pariwisata, Zita Anjani.
Rabu (11/3/2026), Zita Anjani
mengunjungi Kecamatan Way Panji untuk meninjau langsung proses pembuatan
ogoh-ogoh di Desa Bali Nuraga dan Desa Sidorahayu. Kunjungan tersebut sekaligus
menjadi momen apresiasi terhadap semangat generasi muda yang masih aktif
melestarikan tradisi budaya masyarakat Bali menjelang perayaan Hari Raya Nyepi.
Kehadiran Zita disambut
antusias oleh para pemuda dan masyarakat yang tengah bekerja bersama membuat
ogoh-ogoh. Dalam suasana penuh keakraban, ia menyempatkan diri melihat secara
langsung proses pembuatan patung raksasa tersebut, bahkan turut memberikan
sentuhan ornamen pada salah satu ogoh-ogoh yang sedang dikerjakan.
“Saya sangat senang melihat semangat para pemuda di sini yang masih melestarikan budaya ogoh-ogoh. Ini merupakan kekayaan budaya yang luar biasa dan harus terus kita jaga,” ujar Zita Anjani di sela kunjungannya.

Menurutnya, tradisi ogoh-ogoh
bukan hanya menjadi bagian dari ritual budaya masyarakat Bali, tetapi juga
memiliki potensi besar sebagai atraksi budaya yang dapat dikembangkan dalam
sektor pariwisata daerah.
Karena itu, ia berencana
menghadirkan festival ogoh-ogoh yang lebih besar di Kabupaten Lampung Selatan
pada tahun mendatang.
“Saya di Lampung Selatan belum
pernah melihat festival ogoh-ogoh yang besar di sini. Insyaallah tahun depan
kita buat festival ogoh-ogoh yang lebih meriah dan terkonsep dengan baik,”
katanya.
Zita juga menilai keberagaman
suku dan budaya yang hidup di Lampung Selatan merupakan kekuatan tersendiri
yang dapat menjadi identitas sekaligus daya tarik wisata.
“Lampung Selatan ini luar biasa
karena memiliki keberagaman suku dan budaya. Ada Bali, Jawa, Sunda, dan Lampung
sendiri. Kekayaan budaya ini nantinya bisa kita kolaborasikan, termasuk dengan
seni budaya Lampung seperti Topeng 12 Wajah,” jelasnya.
Ia berharap berbagai kolaborasi
budaya tersebut dapat ditampilkan dalam agenda seni dan pariwisata daerah di
masa mendatang, sehingga mampu memperkuat identitas budaya sekaligus
meningkatkan daya tarik wisata Lampung Selatan.
“Ke depan kita akan menghadirkan
berbagai kolaborasi budaya yang menarik. Mudah-mudahan ini bisa menjadi daya
tarik sekaligus memperkuat identitas budaya Lampung Selatan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut turut
hadir Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan Reni Apriyani Anwar, Ketua Dharma
Wanita Persatuan Ratna Supriyanto, sejumlah kepala perangkat daerah terkait,
serta tamu undangan lainnya. (Nsy-Kmf)