DISKOMINFO LAMSEL, Rajabasa - Safari Ramadan yang digelar
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di Kecamatan Rajabasa tidak hanya diisi
kegiatan sosial dan keagamaan.
Di hadapan masyarakat Desa
Canggung, Kecamatan Rajabasa, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama,
memaparkan rencana penguatan ekonomi kawasan pesisir Rajabasa sebagai bagian dari
strategi pembangunan daerah.
Kegiatan yang dipusatkan di
Masjid Manarul Islam, Desa Canggung, Selasa (2/3/2026), menjadi ajang
silaturahmi sekaligus forum dialog antara pemerintah dan warga.
Dalam kesempatan itu, Bupati Egi menyerahkan 35 paket sembako untuk anak yatim serta hibah sebesar Rp15 juta bagi Masjid Manarul Islam guna mendukung aktivitas keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Menurut Egi, Safari Ramadan
bukan sekadar agenda tahunan yang bersifat seremonial. Ia menegaskan, kehadiran
pemerintah di tengah masyarakat harus memberi dampak nyata.
“Ramadan adalah bulan berbagi.
Pemerintah tidak boleh jauh dari masyarakat. Kita harus hadir, melihat langsung
kondisi warga, dan memastikan yang membutuhkan benar-benar kita perhatikan,”
ujarnya.
Di luar agenda sosial, Bupati Egi
juga memaparkan capaian pembangunan di Kecamatan Rajabasa sepanjang 2025. Total
anggaran yang digelontorkan mencapai lebih dari Rp3 miliar, dengan fokus utama
pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 2,1 kilometer untuk memperlancar
mobilitas warga dan distribusi hasil ekonomi.
Ia mengingatkan agar hasil pembangunan tersebut dijaga bersama agar manfaatnya berkelanjutan. Infrastruktur, kata dia, merupakan fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Lebih jauh, Egi menyoroti
posisi strategis Rajabasa sebagai kawasan pesisir dengan potensi wisata pantai
yang eksotis. Ia menginstruksikan camat dan kepala desa agar lebih inovatif
dalam mengelola sektor pariwisata berbasis potensi lokal.
Peran Badan Usaha Milik Desa
(BUMDesa) dan Koperasi Desa Merah Putih juga ditekankan untuk memperkuat sektor
UMKM, pertanian, dan perikanan.
“Rajabasa punya potensi luar
biasa. Jika dikelola secara profesional, ini akan menjadi mesin penggerak
ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru bagi putra-putri daerah,” tegasnya.
Safari Ramadan tersebut turut
dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto, unsur Forkopimda, anggota DPRD
daerah pemilihan 1, pimpinan instansi vertikal, serta tokoh organisasi
keagamaan. Rangkaian kegiatan juga diisi tausiah agama oleh Ustaz Safrizal.
Melalui momentum Ramadan,
Pemkab Lampung Selatan berupaya menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya
menyentuh aspek fisik, tetapi juga memperkuat kohesi sosial dan membuka arah
baru pengembangan ekonomi berbasis potensi wilayah. (Gil-Kmf)