DISKOMINFO LAMSEL, Candipuro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Lampung Selatan melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 hari keempat
dengan menyerahkan 35 paket sembako untuk anak-anak yatim serta hibah sebesar
Rp15 juta kepada Masjid Miftahul Huda, di Desa Way Gelam, Kecamatan Candipuro,
Jumat (27/2/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di
Masjid Miftahul Huda tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Lampung Selatan,
M. Syaiful Anwar, didampingi Wakil Ketua TP PKK Reni Apriyani.
Turut hadir anggota DPRD dari
Daerah Pemilihan (Dapil) 7, Sekretaris Daerah Supriyanto bersama jajaran kepala
perangkat daerah, Camat Candipuro, para kepala desa se-Kecamatan Candipuro,
serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Safari Ramadan 1447
Hijriah/2026 tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah
daerah dan masyarakat, tetapi juga momentum berbagi dan memperkuat sinergi
pembangunan di tingkat desa.
Bantuan sembako diserahkan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah, sementara hibah untuk masjid diharapkan dapat mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Wabup
Syaiful mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai ruang mempererat
persatuan sekaligus mendorong pembangunan berbasis gotong royong.
“Mari kita jadikan Ramadan ini
sebagai energi perubahan. Kita bangun desa dengan semangat gotong royong,
kuatkan ekonomi masyarakat, dan wujudkan Kabupaten Lampung Selatan yang maju,
adil, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menegaskan, Safari Ramadan
bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sarana memperkuat kebersamaan
sekaligus menyosialisasikan program prioritas pembangunan daerah agar benar-benar
dirasakan hingga lapisan masyarakat paling bawah.
“Kami hadir bukan hanya membawa
program kerja, tetapi membawa tekad yang kuat. Tekad untuk memastikan
pembangunan terasa hingga ke desa, hingga ke lorong-lorong kehidupan
masyarakat,” kata Syaiful.
Melalui kegiatan ini, Pemkab
Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat,
tidak hanya dalam konteks pelayanan administratif, tetapi juga dalam memperkuat
nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta percepatan pembangunan desa selama
bulan suci Ramadan. (lmhr-Kmf)