DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung
Selatan melalui Dinas Kesehatan menjalin kerja sama dengan dua institusi
pendidikan kesehatan guna meningkatkan mutu pelayanan serta pengembangan sumber
daya manusia (SDM) kesehatan di daerah.
Penandatanganan perjanjian
kerja sama dilakukan bersama Akademi Kebidanan Hampar Baiduri terkait
pelaksanaan praktik klinik di Puskesmas Rawat Jalan dan Puskesmas Rawat Inap di
wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
Pada kesempatan yang sama,
Pemkab Lampung Selatan juga menandatangani kerja sama dengan Poltekkes
Tanjungkarang Jurusan Kebidanan. Kerja sama tersebut mencakup kemitraan
perguruan tinggi, pelayanan kesehatan, pengembangan SDM kesehatan, serta pemanfaatan
sarana dan prasarana.
Kegiatan berlangsung di Ruang
Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Senin (23/2/2026), dan
disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan,
Supriyanto.
Dalam arahannya, Supriyanto
menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis yang
didasarkan pada prinsip saling menguntungkan.
“Prinsip kerja sama adalah mutual benefit (saling menguntungkan), sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Mudah-mudahan penandatanganan ini benar-benar memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Supriyanto.

Ia menjelaskan, fasilitas yang
dimiliki puskesmas, mulai dari ruang pelayanan, peralatan kesehatan hingga
laboratorium, dapat dimanfaatkan mahasiswa kebidanan sebagai sarana praktik sekaligus
penguatan kompetensi.
Di sisi lain, kehadiran
mahasiswa praktik juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap
pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten
Lampung Selatan.
“Kerja sama ini merupakan hal
yang baik dan diharapkan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam peningkatan
kualitas pelayanan kesehatan. Jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, tentu
akan menjadi nilai ibadah bagi kita semua,” tambahnya.
Melalui kolaborasi tersebut,
Pemkab Lampung Selatan berharap sinergi antara pemerintah daerah dan institusi
pendidikan semakin solid dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional,
kompeten, serta siap terjun melayani masyarakat secara optimal. (lmhr-Kmf)