DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Tim Penggerak Pemberdayaan dan
Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan mematangkan persiapan
Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H yang akan melibatkan sekitar 1.275 tamu
undangan serta pelaku UMKM lokal.
Kegiatan Open House tersebut dijadwalkan berlangsung di Rumah Dinas Bupati
Lampung Selatan pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Persiapan dimulai melalui rapat
koordinasi virtual yang digelar Senin (23/2/2026), diikuti jajaran kepala
perangkat daerah, pengurus TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP)
se-Kabupaten, serta Wakil Ketua III DPRD Lampung Selatan, Bella Jayanti. Rapat
menyepakati konsep acara yang mengedepankan suasana inklusif dan partisipatif.
Mewakili Ketua TP PKK Lampung
Selatan, Zita Anjani, Kusnadi Ramli menyampaikan bahwa pimpinan daerah
menginginkan Halal Bihalal tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi
formal, tetapi juga ruang interaksi langsung antara masyarakat dan pemerintah
daerah.
Salah satu strategi yang
disiapkan adalah menghadirkan stan-stan UMKM lokal di halaman rumah dinas.
Melalui konsep tersebut, masyarakat dapat menikmati ragam kuliner khas Lampung
Selatan secara gratis sekaligus mendukung pelaku usaha kecil.
“Kita ingin masyarakat bisa
mencoba hidangan UMKM lokal. Tujuannya agar suasana lebih meriah dan masyarakat
merasakan kedekatan nyata dengan pimpinannya,” ujar Kusnadi dalam rapat tersebut.
Dengan estimasi kehadiran
mencapai 1.275 orang, panitia menyusun skema pengaturan sesi untuk memastikan
kenyamanan tamu. Sesi pagi pukul 09.00 WIB dikhususkan bagi unsur Forum
Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perangkat daerah.
Kemudian, unsur wilayah akan
melibatkan 17 camat yang masing-masing diminta membawa 50 perwakilan warga.
Undangan juga diberikan kepada instansi vertikal, tokoh adat, serta pengurus
PKK tingkat kecamatan.
Sementara itu, mulai pukul
12.00 WIB hingga selesai, acara dikhususkan bagi masyarakat umum Kabupaten
Lampung Selatan dari 17 kecamatan.
Evaluasi pelaksanaan tahun
sebelumnya turut menjadi perhatian. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung
Selatan, Eka Riantinawati, menekankan pentingnya manajemen konsumsi agar tidak
terjadi kekurangan stok.
Untuk itu, area konsumsi akan
dipisahkan menjadi dua bagian, yakni untuk tamu formal/perangkat daerah dan
area khusus masyarakat umum guna menjaga kelancaran distribusi dan kenyamanan.
Tak hanya menyajikan kuliner,
panitia juga menyiapkan hiburan musik dan prosesi arakan tradisional sebagai
bentuk pelestarian budaya lokal. Nuansa tradisi diharapkan menambah kemeriahan
sekaligus memperkuat identitas daerah dalam momentum Idul Fitri tahun ini.
Bella Jayanti menyatakan,
keberhasilan acara ini sangat bergantung pada semangat kebersamaan seluruh
unsur yang terlibat. Ia berharap partisipasi aktif masyarakat dapat memperkuat
makna silaturahmi dan kolaborasi antara pemerintah dan warga.
Sebagai langkah akhir, TP PKK
Lampung Selatan bersama dinas terkait akan menggelar satu kali rapat koordinasi
teknis lanjutan untuk memastikan seluruh aspek logistik, konsumsi, dan
pengamanan siap sebelum hari pelaksanaan.
Dengan konsep yang lebih
terstruktur dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, Halal Bihalal Idul Fitri
1447 Hijriah ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan yang hangat sekaligus
mendorong geliat UMKM lokal di Lampung Selatan. (Gil-Kmf)