DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pengurus Kabupaten (Pengkab)
Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Lampung Selatan menggelar Kejuaraan
Menembak Bupati Cup I Tahun 2026 di Lapangan Tembak Pengkab Perbakin Lampung
Selatan, Jalan Wisata Way Belerang, Dusun Sukajadi, Desa Buah Berak, Kecamatan
Kalianda, Sabtu (7/2/2026).
Ajang ini diikuti atlet dari
berbagai daerah sebagai upaya memperkuat posisi Lampung Selatan dalam peta
olahraga menembak nasional.
Kejuaraan tersebut secara resmi
dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Supriyanto, yang hadir
mewakili bupati. Kegiatan ini juga dihadiri unsur Forkopimda serta para kepala
perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Bupati Cup I menghadirkan
peserta dari berbagai wilayah, tidak hanya dari Provinsi Lampung, tetapi juga
dari luar daerah seperti Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, hingga sejumlah
provinsi di Pulau Jawa. Kehadiran atlet lintas daerah ini menunjukkan tingginya
minat terhadap kompetisi sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi atlet lokal.
Dalam sambutannya, Supriyanto
menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah menghadirkan
ajang kompetitif dan edukatif. Menurutnya, kejuaraan ini merupakan langkah
strategis untuk membawa nama Lampung Selatan lebih dikenal dalam dunia olahraga
menembak, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ia menekankan bahwa olahraga menembak bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan juga membutuhkan pengendalian diri, kesabaran, serta akurasi tinggi. Nilai-nilai tersebut dinilai penting dalam membentuk karakter atlet profesional yang tangguh.

Pemerintah Kabupaten Lampung
Selatan, lanjutnya, berkomitmen menjadikan Bupati Cup sebagai agenda rutin
tahunan. Harapannya, kompetisi ini mampu melahirkan bibit atlet potensial
sekaligus memperkuat mental juara melalui interaksi langsung dengan penembak
berpengalaman dari berbagai daerah.
“Kami ingin kejuaraan ini terus
berkembang dan diikuti penembak elit dari seluruh Indonesia. Dengan begitu,
terjadi transfer ilmu dan mentalitas juara bagi atlet lokal. Lampung Selatan
harus menjadi magnet bagi pecinta olahraga menembak di tanah air,” ujar
Supriyanto.
Sementara itu, Ketua Umum
Perbakin Lampung Selatan, M. Andriawan, menjelaskan bahwa kejuaraan ini
mempertandingkan berbagai nomor, mulai dari senjata api hingga nomor lain
seperti senapan angin menggunakan gas (PCP), sistem pump, serta air pistol.
Ia juga menegaskan pentingnya
aspek keselamatan selama kompetisi berlangsung, mengingat lokasi lapangan
tembak berada di lingkungan masyarakat. Seluruh peserta dan ofisial diminta
menjaga disiplin penggunaan senjata demi keamanan bersama.
“Paling penting saya sampaikan,
mohon safety tetap kita jaga. Karena
tidak ada yang bisa menghentikan peluru kecuali tanah. Saya berharap seluruh
ofisial dan peserta dapat selalu mengendalikan penggunaan senjata secara
terukur,” tegas Andriawan.
Melalui penyelenggaraan Bupati
Cup I ini, Lampung Selatan diharapkan tidak hanya menjadi tuan rumah kompetisi,
tetapi juga pusat pembinaan atlet menembak yang berdaya saing tinggi di masa
mendatang. (Gil-Kmf)