DISKOMINFO LAMSEL, Penengahan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Lampung Selatan mengapresiasi peran aktif Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) sebagai
penggerak majelis ilmu sekaligus pilar penting dalam pembangunan karakter dan
moral masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Anton Carmana, saat
menghadiri Pengajian PAC Muslimat NU Kecamatan Penengahan di Masjid Al-Falah,
Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Minggu (18/1/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut
turut dihadiri Camat Penengahan Syaifullah bersama unsur Forkopimcam
Penengahan, Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Penengahan Mela Iskandar, serta
para pengurus dan anggota Muslimat NU setempat.
Mewakili Bupati Lampung
Selatan, Anton Carmana menilai majelis ilmu yang digerakkan Muslimat NU
memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang berakhlak,
berilmu, dan berdaya saing.
Menurutnya, pengajian tidak
hanya menjadi ruang peningkatan keimanan, tetapi juga fondasi sosial yang
memperkuat sendi kehidupan bermasyarakat.
“Majelis ilmu yang digerakkan oleh Muslimat NU merupakan fondasi yang kokoh bagi pembangunan karakter dan moral masyarakat, sekaligus bukti nyata semangat untuk terus meningkatkan ilmu dan ketakwaan,” ujar Anton dalam sambutannya.

Ia menegaskan, kontribusi ibu-ibu
Muslimat NU tidak berhenti pada aktivitas keagamaan semata. Lebih dari itu,
peran mereka turut mewarnai kehidupan sosial serta mendukung agenda pembangunan
daerah melalui penguatan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Peran ibu-ibu Muslimat NU jauh
melampaui dinding pengajian. Ibu-ibu adalah pilar utama dalam kehidupan sosial
kemasyarakatan dan pendukung pembangunan daerah yang sangat bernilai,”
tambahnya.
Dalam momentum peringatan Isra
Mikraj Nabi Muhammad SAW, Anton juga mengajak seluruh jemaah menjadikan
peristiwa tersebut sebagai sarana refleksi untuk meningkatkan kualitas keimanan
dan ibadah, khususnya dalam menjaga salat sebagai tiang agama.
“Isra Mikraj mengajarkan pentingnya menjaga salat, kekuatan keyakinan, serta ketawakalan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Sebagai umat Islam, kita harus terus meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak setinggi-tingginya,” katanya.

Menutup sambutannya, Anton
Carmana berharap kegiatan pengajian tersebut membawa keberkahan dan
kemaslahatan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Desa Pisang dan
Kecamatan Penengahan.
“Semoga kegiatan ini membawa
keberkahan bagi warga Muslimat NU, masyarakat Desa Pisang, dan Kecamatan
Penengahan. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan rezeki
yang barokah,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama,
Anton juga menyampaikan doa dan perhatian khusus kepada anak-anak yatim yang
menerima santunan. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi
mereka untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Kepada anak-anak yatim yang
kami sayangi, semoga santunan ini membawa kebahagiaan dan menjadi pemacu
semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik,” kata Anton. (lmhr-Kmf)