DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Sehari setelah melakukan rotasi
pejabat pimpinan tinggi pratama, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama
langsung memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan perdana Tahun 2026.
Rakor yang berlangsung di Aula
Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (7/1/2026), dihadiri Wakil Bupati
Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto, serta
seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama dan jajaran perangkat daerah di
lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Dalam arahannya, Bupati Egi
menyampaikan apresiasi atas kinerja pemerintah daerah sepanjang tahun 2025 yang
dinilai menunjukkan peningkatan signifikan pada berbagai indikator strategis
pembangunan, seperti penurunan angka kemiskinan, Tingkat Pengangguran Terbuka
(TPT), serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Salah satu capaian yang menjadi
sorotan utama adalah peningkatan nilai Monitoring
Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada tahun
2024, Kabupaten Lampung Selatan meraih nilai 89 dan meningkat menjadi 94 pada
tahun 2025.
“Pada tahun 2025, Kabupaten Lampung Selatan berhasil meraih peringkat pertama se-Provinsi Lampung, meningkat dari peringkat keenam pada tahun sebelumnya. Secara nasional, kita juga melonjak ke peringkat 16 dari sebelumnya berada di posisi 177. Ini capaian yang patut kita apresiasi bersama,” ujar Bupati Egi.

Meski demikian, Bupati Egi
menegaskan seluruh jajaran agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, dinamika
dan tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks sehingga menuntut
kinerja yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
“Kita bersyukur atas capaian
ini, tetapi jangan merasa puas. Tantangan ke depan semakin besar, sehingga kita
harus terus termotivasi dan meningkatkan kinerja,” tegasnya.
Pada Rakor tersebut, Bupati Egi
juga memberikan penekanan khusus kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk
lebih responsif terhadap keluhan dan aspirasi masyarakat, terutama yang
berkaitan dengan kesejahteraan, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan akses
menuju kawasan pariwisata.
Ia menyebutkan, pada tahun
2026, pembangunan dan perbaikan akses jalan menuju destinasi wisata menjadi
salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam rangka membangun ekosistem
pariwisata yang berkelanjutan.
“Karena pada tahun 2026 ini,
akses jalan menuju kawasan pariwisata menjadi salah satu sasaran penting dalam
membangun ekosistem pariwisata berkelanjutan,” ujarnya.
Mengakhiri arahannya, Bupati
Egi kembali mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk tetap waspada,
responsif, dan menjaga komitmen terhadap pelayanan publik yang berkualitas.
“Saya titip kepada seluruh
Kepala Perangkat Daerah untuk terus meningkatkan kinerja, tetap adaptif, dan
waspada, karena tantangan ke depan akan semakin besar,” pesannya. (lmhr-Kmf)