DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Pemuda Muhammadiyah berkomitmen
menjaga kondusivitas di Provinsi Lampung, khususnya di Lampung Selatan.
Hal itu ditegaskan Ketua
Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Lampung, Muhtadli, dalam Gala Dinner dan
Sarasehan Kebangsaan bertajuk “Menuju Lampung Selatan Maju” di Aula Sebuku,
Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu malam (30/8/2025).
Pada kesempatan itu, Muhtadli
menekankan komitmennya menjaga stabilitas daerah dan menolak segala bentuk
tindakan yang dapat mengganggu ketenteraman.
“Kami bukan pemuda yang rusuh.
Kami bergerak berdasarkan ilmu dan nilai kebangsaan. Meski ada kendala,
termasuk masih banyak kader kami yang belum bekerja, kami pastikan tetap
menjaga Lampung agar kondusif,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi
kepada Pemkab Lampung Selatan atas dukungan yang diberikan. “Kehadiran kami
diterima dan gagasan kami mendapat ruang. Ini menjadi semangat bagi kami untuk
terus berkontribusi,” ujar Muhtadli.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto beserta sejumlah kepala perangkat daerah setempat.
Dalam sambutannya, Supriyanto menyampaikan
apresiasi atas terselenggaranya Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) I Pemuda
Muhammadiyah sebagai bukti nyata dedikasi dan komitmen organisasi dalam
membesarkan pergerakan serta memberi kontribusi bagi bangsa dan agama.
“Pemuda Muhammadiyah bukan
sekadar organisasi, melainkan lokomotif pergerakan yang melahirkan insan
unggul, berilmu, dan beriman. Saya melihat Pemuda Muhammadiyah memiliki potensi
besar untuk bersinergi dengan pemerintah daerah,” ujar Supriyanto.
Ia menambahkan, pembangunan
daerah membutuhkan partisipasi aktif dari semua pihak, termasuk kalangan
pemuda. “Ide-ide konstruktif Pemuda Muhammadiyah akan menjadi motor penggerak
pembangunan, baik fisik, sosial, keagamaan, maupun pendidikan yang menyentuh langsung
masyarakat,” imbuhnya.
Supriyanto juga berharap Pemuda
Muhammadiyah terus menjadi kekuatan positif dalam menjaga stabilitas daerah.
“Mari bersama membangun Lampung Selatan yang adil, makmur, dan religius. Dengan
semangat kebersamaan, Bismillah, kita bisa,” tegasnya. (Gil-Kmf)