DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung
Selatan mendorong dunia usaha untuk mengambil peran yang lebih besar dalam
upaya pengentasan kemiskinan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan Perusahaan (TSLP).
Melalui Forum CSR, perusahaan
diharapkan tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga terlibat dalam
program-program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara
berkelanjutan.
Komitmen tersebut mengemuka
dalam Rapat Koordinasi CSR/TSLP Kabupaten Lampung Selatan yang dipimpin Asisten
Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani, di Aula
Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (9/9/2026).
Dalam rapat itu, Tri menekankan
pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha agar
program CSR dapat berjalan lebih terarah serta memberikan dampak nyata bagi
masyarakat.
Menurutnya, terdapat dua hal
yang perlu segera disepakati bersama oleh Forum CSR, yakni peningkatan
partisipasi dunia usaha dalam forum serta penyusunan model kerja yang jelas
sebagai pedoman pelaksanaan program.
“Yang pertama adalah masih
rendahnya partisipasi dunia usaha di dalam Forum CSR ini. Yang kedua adalah penyusunan
model kerja,” ujar Tri.
Tri menjelaskan, penanggulangan
kemiskinan merupakan persoalan yang kompleks dan tidak dapat diselesaikan hanya
melalui pemberian bantuan. Upaya tersebut harus menyentuh berbagai sektor yang
saling berkaitan, mulai dari pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan,
infrastruktur hingga peningkatan taraf hidup masyarakat.
Karena itu, Forum CSR dinilai
dapat diarahkan untuk mendukung program-program yang menyasar akar persoalan
kemiskinan. Di bidang pendidikan misalnya, perusahaan dapat berkontribusi
melalui program pencegahan anak putus sekolah, pemberian beasiswa, pendidikan
vokasi hingga pelatihan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Bagaimana dunia usaha yang memang juga bagian dari Forum CSR ini melakukan kegiatan-kegiatan pelatihan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha,” kata Tri.

Ia menambahkan, peningkatan
kompetensi masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas
peluang kerja. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, masyarakat
memiliki kesempatan lebih besar untuk terserap ke dunia kerja sehingga program
CSR dapat berkontribusi dalam memutus rantai kemiskinan.
Selain pendidikan dan
ketenagakerjaan, Tri juga mendorong agar program CSR mengambil peran dalam
penguatan layanan kesehatan, percepatan penurunan stunting, pengembangan UMKM,
modernisasi pertanian, peningkatan akses pasar dan pembiayaan, hingga perbaikan
kualitas hidup masyarakat melalui rehabilitasi rumah tidak layak huni,
penyediaan air bersih dan sanitasi.
Tak kalah penting, lanjut Tri,
setiap program perlu didukung data yang akurat agar bantuan dan intervensi yang
diberikan benar-benar tepat sasaran.
Penguatan tata kelola menjadi
kunci agar kontribusi dunia usaha dapat memberikan manfaat yang optimal bagi
masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua Forum CSR
Kabupaten Lampung Selatan, Akbar Bintang Putranto, menyatakan pihaknya siap
mendukung berbagai program prioritas pemerintah daerah.
Namun demikian, ia mengakui
masih diperlukan penguatan koordinasi dan konsolidasi dengan seluruh perusahaan
yang tergabung dalam forum.
“Forum CSR mendukung apa yang
menjadi program-program prioritas yang ada di pemerintah daerah,” ujar Akbar.
Akbar juga menilai masih
terdapat sejumlah program CSR yang berjalan secara sporadis dan lebih bersifat charity. Karena itu, diperlukan sinergi
yang lebih kuat agar program CSR dapat diarahkan menjadi program yang
berkelanjutan, terukur dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Melalui rapat koordinasi
tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap keterlibatan dunia usaha dalam Forum
CSR semakin luas.
Selain itu, forum diharapkan
mampu menghasilkan model kerja dan roadmap bersama yang dapat menjadi pedoman
dalam mengoptimalkan kontribusi CSR bagi pembangunan daerah, pengentasan
kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Nsy)