DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Sejumlah kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di desa masih menghadapi berbagai kendala untuk berkembang.

Kondisi itu mendorong Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lampung Selatan melakukan pemetaan untuk melihat persoalan usaha secara lebih menyeluruh, mulai dari kelembagaan, permodalan, produksi, legalitas, kemasan hingga pemasaran.

Pemetaan dilakukan melalui Pertemuan dan Pembinaan Pokja II TP PKK Kabupaten Lampung Selatan di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (8/9/2026).

Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Ratna Yanuana Supriyanto, mengatakan pemetaan tidak hanya dilakukan untuk mengetahui keberadaan kelompok UP2K, tetapi juga menggali persoalan yang membuat sebagian usaha di desa belum berkembang secara optimal.

“Tujuan kegiatan kita ini sebenarnya untuk mapping UP2K di kecamatan, sekaligus mapping masalah-masalah dan kendala yang dihadapi. Dari situ kita bisa melihat apa yang menyebabkan ada desa-desa yang UP2K-nya kurang berkembang,” ujarnya.

Menurut Ratna, pemetaan tersebut penting agar pembinaan yang diberikan tidak berhenti pada pola yang sama untuk seluruh wilayah.

Setiap kelompok memiliki kondisi, persoalan, serta potensi yang berbeda sehingga membutuhkan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Dalam pemetaan itu, sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari kelembagaan, jenis usaha dan produk unggulan, sumber daya manusia, permodalan, produksi, legalitas, kemasan hingga pemasaran.

Dari gambaran tersebut, TP PKK berharap dapat mengetahui titik persoalan yang selama ini menjadi hambatan bagi kelompok UP2K untuk berkembang.

Hasil pemetaan selanjutnya akan menjadi bahan untuk menentukan langkah pembinaan dan solusi bersama pihak-pihak terkait.

Ratna juga menekankan pentingnya penyelesaian pemetaan sesuai waktu yang telah disepakati agar hasilnya dapat segera dihimpun dan ditindaklanjuti.

“Mapping ini perlu diselesaikan sesuai waktu yang telah disepakati, sehingga berbagai persoalan yang ditemukan nantinya dapat segera dicarikan solusi terbaik,” katanya.

Selain membahas pemetaan UP2K, pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan program GELARI PELANGI PKK, khususnya dalam mendorong peningkatan ekonomi keluarga.

Program itu diarahkan antara lain melalui pembentukan dan pengembangan kelompok UP2K, pengembangan koperasi PKK, serta penguatan kewirausahaan masyarakat melalui UMKM binaan PKK.

Ratna mengatakan keberadaan UP2K memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Namun, agar manfaat tersebut dapat dirasakan secara berkelanjutan, pengembangan usaha membutuhkan dukungan dan sinergi lintas pihak.

“UP2K ini sangat bermanfaat dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan keluarga apabila bisa berjalan dengan baik. Karena itu, kuncinya adalah sinergi antara pembina PKK, pelaksana usaha dan perangkat daerah terkait,” ujarnya.

Melalui pemetaan yang lebih menyeluruh, TP PKK Kabupaten Lampung Selatan menargetkan persoalan yang dihadapi kelompok UP2K dapat diketahui lebih jelas dan ditindaklanjuti secara tepat.

Dengan begitu, usaha keluarga di desa diharapkan tidak sekadar bertahan, tetapi mampu tumbuh menjadi usaha yang lebih mandiri, produktif dan berkelanjutan. (ptm)