DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Kabupaten Lampung Selatan berhasil
menembus tiga besar nasional dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun
2026, setelah melalui rangkaian penilaian pembangunan dan perencanaan daerah.
Lampung Selatan menjadi satu
dari tiga kabupaten yang melaju ke penilaian tahap III PPD 2026, bersama
Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, dan Kabupaten Kendal, Provinsi
Jawa Tengah.
Capaian tersebut menjadi
momentum penting bagi Kabupaten Lampung Selatan untuk menunjukkan kualitas
pembangunan sekaligus perencanaan daerah di hadapan tim penilai tingkat
nasional.
Capaian tersebut disampaikan Sekretaris
Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, saat memimpin rapat koordinasi
jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di Aula Rajabasa, Kantor Bupati
Lampung Selatan, Senin (31/8/2026).
“Alhamdulillah Lampung Selatan
masuk tiga besar nasional untuk besok sesi ketiga. Yang dinilai Kabupaten
Lampung Selatan, Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Kendal,” kata Supriyanto.
Menurut Supriyanto,
keberhasilan menembus tiga besar nasional merupakan hasil kerja bersama seluruh
perangkat daerah dalam menjalankan pembangunan sekaligus memastikan perencanaan
daerah berjalan secara terarah.
“Ya, ini semuanya adalah kerja
kita semua. Kita berharap kita bisa menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Penilaian tahap III PPD 2026 dijadwalkan berlangsung pada Selasa (1/9/2026). Tahapan ini menjadi bagian akhir dari rangkaian proses penilaian untuk melihat lebih jauh kualitas pembangunan, capaian program, serta konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Dalam tahap ini, Lampung
Selatan akan memaparkan berbagai capaian pembangunan dan program unggulan yang
selama ini dijalankan, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber
daya manusia, pertumbuhan ekonomi, dan penurunan angka kemiskinan.
Salah satu strategi pembangunan
yang menjadi bagian penting dalam arah pembangunan Kabupaten Lampung Selatan
adalah Trisula Pembangunan, yang berfokus pada tiga agenda utama, yakni
peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan pertumbuhan ekonomi, serta
penurunan kemiskinan.
Ketiga fokus tersebut menjadi
bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan pembangunan tidak berhenti pada
capaian indikator, tetapi memberikan dampak yang dirasakan masyarakat.
Di sisi lain, kualitas
perencanaan pembangunan juga menjadi perhatian dalam penilaian PPD. Pemerintah
daerah terus mendorong agar perencanaan pembangunan disusun secara terukur,
selaras dengan kebijakan nasional, sekaligus mampu menjawab kebutuhan
masyarakat di daerah.
Secara nasional, PPD merupakan
bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah yang dinilai memiliki kinerja
pembangunan dan kualitas perencanaan yang baik. Penilaian PPD juga diarahkan
untuk mendorong daerah memperkuat konsistensi antara dokumen perencanaan,
pelaksanaan program, capaian pembangunan, serta inovasi daerah.
Sebelumnya, Kabupaten Lampung
Selatan telah melaju ke tahap II PPD 2026 yang mencakup proses wawancara dan
verifikasi oleh tim penilai.
Masuknya Kabupaten Lampung
Selatan ke tiga besar nasional menjadi capaian tersendiri sekaligus tantangan
untuk membuktikan bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan memiliki
perencanaan yang kuat dan dampak yang nyata.
Supriyanto berharap seluruh
jajaran yang terlibat dapat memberikan dukungan terbaik dalam menghadapi penilaian
tahap akhir tersebut.
Lebih dari sekadar mengejar
predikat, capaian tiga besar nasional diharapkan menjadi pemacu bagi seluruh
perangkat daerah untuk terus memperbaiki kualitas perencanaan, memperkuat
pelaksanaan program, dan memastikan pembangunan semakin dekat dengan kebutuhan
masyarakat.
Dengan demikian, perjalanan
Lampung Selatan dalam PPD 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi antardaerah,
tetapi juga ruang evaluasi untuk memastikan pembangunan yang dirancang hari ini
benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat dan memperkuat daya saing daerah ke
depan. (Kmf-Nsy)