DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung
Selatan menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari
tingginya serapan anggaran, melainkan dari sejauh mana program pemerintah mampu
memberikan manfaat yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, melalui amanat apel yang dibacakan
Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Wahidin Amin, saat memimpin apel mingguan di
Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (24/8/2026).
Dalam arahannya, Bupati Egi
meminta seluruh perangkat daerah menjadikan semester kedua tahun 2026 sebagai
momentum untuk meningkatkan capaian kinerja sekaligus memastikan setiap program
pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak langsung
bagi masyarakat.
Menurutnya, realisasi anggaran
yang tinggi tidak akan memiliki arti apabila tidak mampu menjawab kebutuhan
warga. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta lebih fokus pada hasil dan
manfaat yang dihasilkan dari setiap kegiatan yang dilaksanakan.
“Pastikan anggaran yang kita
gunakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Jangan hanya mengejar
serapan, yang kita kejar adalah manfaat,” demikian amanat Bupati Lampung
Selatan yang dibacakan Wahidin Amin.
Bupati Egi juga menekankan
pentingnya peningkatan kinerja di seluruh perangkat daerah sesuai dengan tugas
dan fungsi masing-masing.
Setiap program harus memiliki target yang jelas, setiap anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan, dan setiap kegiatan harus menghasilkan dampak yang terukur.

Selain itu, seluruh perangkat
daerah diminta terus mengawal pelaksanaan program hingga akhir tahun anggaran.
Berbagai kendala yang muncul di lapangan harus segera dikoordinasikan agar
tidak menghambat pencapaian target pembangunan.
“Kalau ada hambatan, segera
koordinasikan. Kalau ada pekerjaan yang bisa dipercepat, segera lakukan, jangan
menunggu sampai mendekati akhir tahun,” lanjut Wahidin membacakan pesan Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Wahidin
Amin juga mengingatkan bahwa masyarakat akan menilai pemerintah dari hasil
kerja yang terlihat dan dirasakan, bukan dari banyaknya rapat maupun dokumen
yang dihasilkan.
Karena itu, seluruh aparatur
sipil negara di lingkungan Pemkab Lampung Selatan diminta terus memperkuat
disiplin, integritas, kekompakan, serta semangat pelayanan kepada masyarakat.
“Bekerja dengan hati, bekerja
dengan tanggung jawab, dan bekerja dengan orientasi pada hasil,” pesannya.
Melalui semangat tersebut,
Pemkab Lampung Selatan berharap percepatan pelaksanaan program pembangunan pada
semester kedua tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal. Dengan kerja yang
terukur, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat, setiap program pemerintah
diharapkan mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat sekaligus
memperkuat daya saing daerah. (Ech-Kmf)