DISKOMINFO LAMSEL, Bakauheni - Tugas mengawal Merah Putih telah
dituntaskan. Namun, bagi 42 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)
Kabupaten Lampung Selatan, berakhirnya tugas pada peringatan HUT ke-81
Kemerdekaan Republik Indonesia justru menjadi awal dari tanggung jawab yang
lebih panjang.
Dari kawasan Menara Siger,
Bakauheni, Senin (17/8/2026), Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar
secara resmi melepas 42 anggota Paskibraka setelah mereka menuntaskan seluruh
rangkaian tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih.
Pelepasan tersebut menjadi
penanda berakhirnya perjalanan para putra-putri terbaik Lampung Selatan yang
sebelumnya telah melewati proses seleksi, pembinaan hingga latihan intensif
sebelum dipercaya mengemban amanah dalam upacara peringatan kemerdekaan.
Di hadapan para anggota
Paskibraka, Wabup Syaiful menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan tanggung jawab
yang telah mereka tunjukkan.
“Atas nama pemerintah dan
seluruh masyarakat Lampung Selatan, saya menyampaikan terima kasih yang
sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada anggota
Paskibraka tahun 2026. Kalian telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung
jawab dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” ujar Syaiful.
Menurutnya, menjadi Paskibraka tidak sekadar tentang kemampuan baris-berbaris atau menjalankan tugas dalam sebuah upacara. Lebih dari itu, proses pembinaan telah membentuk kedisiplinan, ketepatan waktu, kekompakan, tanggung jawab dan ketangguhan.

Nilai-nilai tersebut, kata
Syaiful, harus tetap hidup meski tugas sebagai Paskibraka telah selesai.
Pengalaman selama menjalani pembinaan diharapkan menjadi bekal yang dibawa ke
lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
“Jangan biarkan pengalaman
menjadi Paskibraka berhenti hanya sebagai sebuah kenangan. Disiplin yang telah
kalian pelajari, bawa ke sekolah. Tanggung jawab yang kalian jalankan, bawa ke
keluarga. Kekompakan yang telah kalian bangun, bawa ke lingkungan,” pesannya.
Ia juga mendorong para anggota
Paskibraka untuk menerjemahkan semangat cinta tanah air dalam bentuk prestasi,
karya dan tindakan nyata.
“Semangat cinta tanah air yang
telah kalian tunjukkan, wujudkan melalui prestasi, karya, dan tindakan nyata,”
lanjutnya.
Wakil Bupati Syaiful menilai 42
anggota Paskibraka tersebut merupakan bagian dari generasi muda yang kelak akan
mengambil peran penting dalam menentukan masa depan Kabupaten Lampung Selatan
dan Indonesia.
Karena itu, ia berpesan agar mereka terus belajar, berprestasi, membangun karakter yang kuat, percaya diri, menghormati perbedaan, mampu bekerja sama serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
“Kalianlah kelak yang akan menggantikan
kami yang ada di depan-depan ini. Saya doakan agar kalian semua menjadi
manusia-manusia seutuhnya yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa,” katanya.
Tidak hanya kepada para
Paskibraka, apresiasi juga disampaikan kepada para pembina, pembimbing,
pelatih, panitia, pihak sekolah dan orang tua yang telah memberikan dukungan
sejak proses persiapan hingga seluruh rangkaian tugas selesai.
Menurut Syaiful, keberhasilan
Paskibraka dalam menjalankan amanah merupakan buah dari kerja keras sekaligus
dukungan berbagai pihak.
Ia juga meminta persaudaraan
yang telah tumbuh selama proses pembinaan tetap dijaga, meskipun para anggota
kini kembali ke lingkungan masing-masing.
“Jadilah anak muda Lampung Selatan yang membanggakan. Jaga nama baik diri sendiri, jaga nama baik keluarga, jaga nama baik sekolah, dan teruslah menjadi generasi yang membawa nama baik Kabupaten Lampung Selatan di manapun kalian berada,” pesannya.

Sementara itu, perwakilan
Paskibraka, Dina Cahaya Rubmana Putri Sejati dari SMA Negeri 2 Kalianda dan
Darrel Alvaro Lie dari SMA Kebangsaan, menyampaikan kesan dan pesan setelah
menyelesaikan seluruh rangkaian pembinaan dan tugas.
Bagi keduanya, pengalaman
menjadi Paskibraka tidak hanya memberikan pembelajaran tentang kedisiplinan dan
baris-berbaris, tetapi juga mempererat persaudaraan di antara peserta yang
berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Lampung Selatan.
Pada kesempatan tersebut juga
diberikan tali asih secara simbolis kepada perwakilan Paskibraka sebagai bentuk
apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan mereka menjalankan tugas.
Dengan berakhirnya rangkaian
tugas tersebut, 42 anggota Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan tahun 2026
secara resmi kembali kepada keluarga dan sekolah untuk melanjutkan aktivitas
serta mengejar cita-cita masing-masing.
“Terima kasih atas pengabdian,
terima kasih atas dedikasi kalian. Selamat kembali dan tetaplah menjadi
generasi muda yang membanggakan,” kata Syaiful. (Nsy)