DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Bupati Lampung Selatan Radityo Egi
Pratama mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lampung Selatan
mengambil peran lebih besar sebagai penghubung antara pemerintah, masyarakat,
dan dunia usaha.
Kolaborasi tersebut dinilai
penting untuk membuka lebih banyak peluang usaha sekaligus memastikan
pertumbuhan ekonomi daerah memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Dorongan itu disampaikan Bupati
Egi saat menerima audiensi dan silaturahmi jajaran Kadin Kabupaten Lampung
Selatan di ruang kerja Bupati, Jumat (14/8/2026).
Pertemuan tersebut tidak hanya
menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga membahas keberadaan dan penguatan peran
Kadin dalam mendukung arah pembangunan ekonomi Lampung Selatan, termasuk
rencana pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII Kadin Lampung Selatan.
Ketua Kadin Lampung Selatan
Budiman Dabo dalam kesempatan itu menyampaikan kondisi organisasi serta
berakhirnya masa kepengurusan Kadin sebelumnya. Ia juga menyampaikan rencana
pelaksanaan Mukab VIII sekaligus meminta arahan dan bimbingan Bupati Lampung
Selatan.
Budiman berharap, Mukab VIII
tidak sekadar menjadi agenda internal organisasi, tetapi dapat menjadi momentum
untuk memperkuat kiprah Kadin dalam mendukung pembangunan dan pengembangan dunia
usaha di Lampung Selatan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati
Egi mengapresiasi kehadiran jajaran Kadin. Ia menilai, Kadin memiliki posisi
strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun ekosistem dunia usaha
sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Harapan saya, Kadin bisa menjadi mitra strategis pemerintah. Bagaimana kita melihat dan memetakan apa sebenarnya yang dibutuhkan masyarakat dengan perusahaan,” ujar Egi.

Menurutnya, peran Kadin ke
depan perlu diarahkan sebagai bridging
atau jembatan yang mempertemukan kepentingan pemerintah, masyarakat, dan dunia
usaha. Dengan peran tersebut, kebutuhan di lapangan dapat dipetakan lebih baik,
sementara peluang usaha dan investasi dapat diarahkan sesuai dengan potensi
serta kebutuhan daerah.
“Kadin harus bisa menjadi
akselerator ekonomi. Kita punya visi dan rencana pembangunan, sehingga kita
perlu melihat bagaimana pengembangan pelaku usaha untuk lima, sepuluh sampai
lima belas tahun ke depan,” katanya.
Bupati Egi menyebut Lampung
Selatan memiliki beragam potensi ekonomi yang dapat dikembangkan bersama dunia
usaha, mulai dari UMKM, pariwisata, industri hingga investasi.
Karena itu, ia berharap Kadin tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga aktif membuka jaringan, mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai peluang, serta membantu menciptakan iklim usaha yang saling mendukung.
Ia juga mendorong terbangunnya
sinergi antara berbagai organisasi dunia usaha, termasuk Kadin, Himpunan
Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).
Menurutnya, kolaborasi antarpelaku dunia usaha akan memperkuat ekosistem
ekonomi daerah apabila dibangun berdasarkan kebutuhan dan kepentingan bersama.
“Jadilah hubungan yang mutual. Kita harus sama-sama tahu kebutuhan dan keinginan masing-masing, sehingga kolaborasi ini bisa memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ucapnya.

Salah satu sektor yang menjadi
perhatian Bupati Egi adalah pariwisata. Pemerintah daerah, kata dia, terus
mendorong pengembangan kawasan-kawasan yang memiliki potensi wisata dan ekonomi
agar mampu menarik lebih banyak kunjungan sekaligus menggerakkan aktivitas
usaha masyarakat.
Dalam ekosistem tersebut,
keterlibatan dunia usaha dinilai penting, terutama dalam mengembangkan UMKM
yang menjadi bagian dari rantai ekonomi pariwisata.
“Kita ingin Kadin bisa membantu
menjadi akselerator di pariwisata dan pengembangan UMKM, dan lainnya,” ujarnya.
Selain pariwisata dan UMKM,
Bupati Egi juga menekankan pentingnya peran dunia usaha dalam membuka dan
mengembangkan investasi di Lampung Selatan.
Pemerintah daerah membutuhkan
mitra yang mampu menjembatani kepentingan investor dengan kebutuhan masyarakat
serta arah pembangunan daerah.
Menurutnya, investasi yang
masuk ke daerah tidak hanya harus dilihat dari nilai investasinya, tetapi juga
dari sejauh mana kehadirannya mampu menciptakan aktivitas ekonomi, membuka
peluang usaha, memperluas lapangan kerja, dan memberikan manfaat bagi
masyarakat.
Karena itu, Bupati Egi berharap
penguatan kolaborasi dengan Kadin dapat menjadi bagian dari langkah bersama
untuk membangun ekosistem ekonomi Lampung Selatan yang lebih terbuka, produktif
dan berkelanjutan.
Pada akhirnya, sinergi
pemerintah dan dunia usaha diharapkan tidak berhenti pada hubungan kelembagaan,
tetapi menghasilkan kerja sama yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh
masyarakat. (Kmf-Nsy)