DISKOMINFO LAMSEL, Way Sulan - Kehadiran Jembatan Garuda Way Kali
Pasir di Desa Talang Way Sulan, Kecamatan Way Sulan, menjadi angin segar bagi
masyarakat yang selama ini membutuhkan akses penghubung yang lebih aman dan
mudah.
Jembatan tersebut resmi
diluncurkan bersama 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih secara
nasional oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Peresmian diikuti
secara daring dari lokasi Jembatan Garuda Way Kali Pasir, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri
jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, di antaranya Asisten Bidang
Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan Tri Umaryani, perwakilan
Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Kominfo, Camat Way Sulan, dan Camat Katibung.
Hadir juga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lampung Selatan, serta anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari daerah pemilihan 7.

Dalam sambutannya, Presiden
Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan pengabdian jajaran
TNI yang terus membantu masyarakat, khususnya dalam mengatasi persoalan aksesibilitas
di berbagai wilayah.
Menurut Presiden, pembangunan
infrastruktur tersebut menunjukkan bahwa pengabdian TNI berorientasi pada
kepentingan masyarakat dan negara.
"Saudara telah membantu
masyarakat yang tadinya berjalan sulit, kini memberi manfaat nyata. Hari ini
adalah hal yang sangat membahagiakan bagi saya. Terima kasih," kata
Prabowo melalui konferensi video.
Di Lampung Selatan, manfaat
Jembatan Garuda Way Kali Pasir tidak hanya diukur dari keberadaan bangunan
fisiknya. Jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat,
terutama akses para petani menuju lahan, perjalanan anak-anak menuju sekolah,
sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.
Dandim 0421/Lampung Selatan
Letkol Inf Nuril Ambiyah menegaskan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan
bagian dari bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat.
"Manfaat jembatan ini sangat luar biasa karena menunjang akses para petani, anak-anak sekolah, serta mendorong roda perekonomian masyarakat. Ini bukan bersaing dengan pemerintah daerah, melainkan upaya kita untuk saling bahu-membahu mempercepat pembangunan," tegasnya.

Ia mengatakan, keberadaan
jembatan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antarpihak dapat menghadirkan
solusi atas kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki
keterbatasan akses penghubung.
Dandim juga menyampaikan,
berdasarkan hasil survei di sejumlah wilayah Kabupaten Lampung Selatan, masih
terdapat beberapa titik yang membutuhkan penanganan serupa. Lokasi-lokasi
tersebut akan didata dan dipetakan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam
menentukan sasaran pembangunan berikutnya.
Lebih dari sekadar
infrastruktur, Dandim menilai jembatan tersebut membawa harapan bagi generasi
yang akan menggunakannya dalam jangka panjang. Karena itu, ia mengajak
masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.
"Bukan hanya ribuan,
bahkan ada jutaan harapan anak-anak kita yang akan melintasi jembatan ini. Mari
kita sama-sama menjaga supaya jembatan ini bisa berdiri kokoh dan memberi
manfaat dalam jangka panjang," katanya.
Dengan hadirnya Jembatan Garuda
Way Kali Pasir, akses masyarakat di wilayah Way Sulan diharapkan semakin
terbuka. Mobilitas warga menjadi lebih mudah, aktivitas ekonomi semakin lancar,
serta akses pendidikan bagi anak-anak semakin ditunjang oleh infrastruktur yang
memadai dan memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. (Kmf-Gil)