DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Penugasan 27 Pelaksana tugas (Plt)
Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lampung Selatan tidak hanya menjadi
bagian dari penguatan tata kelola satuan pendidikan, tetapi juga diharapkan
menjadi momentum untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi peserta
didik.
Pesan tersebut disampaikan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, saat
menyerahkan Surat Perintah Tugas (SPT) kepada 27 Plt Kepala SD se-Kabupaten
Lampung Selatan, Kamis (13/8/2026).
Penyerahan SPT berlangsung di
Ruang Sekda Kabupaten Lampung Selatan dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten Lampung Selatan, Syaifulloh, beserta jajaran terkait.
Dalam arahannya, Supriyanto
meminta para Plt kepala sekolah segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawab
yang diemban.
Ia menegaskan, penugasan
tersebut tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi harus memastikan
seluruh aktivitas pendidikan di sekolah berjalan secara optimal.
“Segera menyesuaikan dengan
tugas yang ada di sekolah, baik proses mengajar maupun kegiatan-kegiatan di
sekolah. Bagaimana sekolah ini berjalan dengan baik dan lancar, sehingga apa
yang kita harapkan ke depan bisa berhasil,” ujar Supriyanto.
Ia mengakui bahwa menjalankan
amanah sebagai kepala sekolah bukan tugas yang ringan. Terlebih, sebagian
penerima SPT mungkin menghadapi tanggung jawab baru yang belum pernah
dijalankan sebelumnya.
Namun, Supriyanto meyakini
tantangan tersebut dapat dihadapi melalui kerja sama, komunikasi, dan koordinasi
dengan seluruh warga sekolah.
“Ini memang bukan hal mudah, tapi saya yakin kita bisa. Kalau dilakukan bersama, tentu Bapak-Ibu tidak sendiri,” katanya.

Selain memastikan
keberlangsungan proses pendidikan, Supriyanto juga mengingatkan bahwa kepala
sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, termasuk Program Sekolah HELAU.
Program tersebut diarahkan
untuk membangun lingkungan sekolah yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul,
sehingga sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya pembelajaran, tetapi
juga ruang yang nyaman bagi tumbuh dan berkembangnya peserta didik.
“Pak Bupati juga gencar dalam
program Desa HELAU. Saya harap ini juga bisa kita sukseskan bersama. Kita buat
sekolah itu bersih, indah, elok, aman, sehingga anak-anak merasa nyaman,”
tuturnya.
Untuk memastikan program
tersebut dipahami dan dapat diterapkan secara konkret, Supriyanto bahkan secara
acak menanyakan pemahaman sejumlah penerima SPT mengenai Program HELAU serta
langkah yang akan dilakukan di sekolah masing-masing.
Menurutnya, mewujudkan sekolah
yang HELAU tidak selalu membutuhkan biaya besar. Hal yang lebih penting adalah
kepedulian, kreativitas, dan kemauan seluruh warga sekolah untuk menciptakan lingkungan
belajar yang nyaman.
“Tidak harus mahal untuk
mewujudkan program HELAU ini,” tegasnya.
Supriyanto juga mengingatkan
agar upaya memperbaiki dan memperindah lingkungan sekolah tidak justru menjadi
beban bagi sekolah maupun orang tua peserta didik.
Ia menekankan agar tidak ada
pungutan yang memberatkan dengan dalih mendukung pelaksanaan Program HELAU.
Sebaliknya, setiap langkah perlu dirancang secara matang dengan memanfaatkan
sumber daya yang tersedia secara efektif.
“Dalam rangka HELAU juga jangan
sampai ada yang memberatkan. Jangan ada pungutan-pungutan. Dirancang dulu
bagaimana kita buat nyaman sekolah itu, agar anak-anak merasa nyaman,”
pesannya.
Melalui penugasan tersebut,
Supriyanto berharap 27 Plt kepala sekolah dapat segera menjalankan amanah
dengan membangun komunikasi yang baik bersama guru, tenaga kependidikan,
peserta didik, orang tua, dan seluruh unsur sekolah.
Kepala sekolah, kata dia, harus
mampu menjadi penggerak yang memastikan tata kelola pendidikan berjalan baik
sekaligus menerjemahkan arah pembangunan daerah ke dalam lingkungan sekolah
yang nyata dirasakan manfaatnya oleh peserta didik.
Dengan demikian, penugasan 27
Plt Kepala SD diharapkan tidak hanya menjaga keberlangsungan pengelolaan satuan
pendidikan, tetapi juga memperkuat upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan
menghadirkan sekolah yang aman, nyaman, bersih, dan mendukung kualitas tumbuh
kembang anak. (Nsy-Kmf)