DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Kemerdekaan tak hanya dirayakan
dengan pengibaran Sang Merah Putih, tetapi juga bisa diceritakan melalui karya.
Menyambut Hari Ulang Tahun
(HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan
mengajak masyarakat merekam dan membagikan semangat kemerdekaan melalui Lomba
Konten Kemerdekaan bertema “Ceritakan
Merah Putih dari Lampung Selatan”.
Lomba ini menjadi bagian dari
rangkaian peringatan HUT ke-81 RI yang akan dipusatkan di Kawasan Amphitheater
Bakauheni Harbour City (BHC), Kecamatan Bakauheni, Senin, 17 Agustus 2026.
Mengusung tema “Merah Putih dari Beranda
Sumatra”, perayaan kemerdekaan tahun ini sekaligus diarahkan menjadi ruang
partisipasi publik untuk memperkenalkan wajah Lampung Selatan melalui karya kreatif
digital.
Masyarakat tidak hanya diajak
hadir dan menyaksikan upacara, tetapi juga menjadi bagian dari cerita dengan
mengabadikan berbagai momen di sekitar pelaksanaan peringatan kemerdekaan,
mulai dari suasana persiapan hingga prosesi pengibaran bendera Merah Putih.
Kepala Dinas Komunikasi dan
Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, mengatakan lomba
tersebut merupakan bentuk keterlibatan pemerintah daerah dalam membuka ruang
kreativitas masyarakat dalam merayakan kemerdekaan.
“Semangat kemerdekaan bukan
hanya tentang upacara, tetapi bagaimana masyarakat ikut terlibat dan
menceritakan momentum tersebut melalui karya mereka. Kami ingin melihat
bagaimana masyarakat menangkap semangat Merah Putih dari sudut pandang masing-masing,”
kata Hendry, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, lomba tersebut juga
memiliki misi yang lebih luas. Di tengah kuatnya peran media sosial dalam
membentuk persepsi publik, karya masyarakat diharapkan dapat menjadi cara baru
untuk memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Lampung Selatan kepada khalayak
yang lebih luas.
Karena itu, Menara Siger
menjadi salah satu elemen penting dalam cerita yang ingin dibangun. Ikon Provinsi
Lampung tersebut diharapkan tidak hanya menjadi latar visual perayaan
kemerdekaan, tetapi juga memperkuat pesan tentang identitas daerah, pariwisata
dan kebanggaan masyarakat Lampung Selatan.
“Lampung Selatan memiliki banyak cerita, mulai dari budaya, pariwisata, potensi daerah sampai kehidupan masyarakatnya. Kami berharap peserta bisa mengemas semua itu secara kreatif, sehingga bukan hanya merayakan kemerdekaan, tetapi sekaligus memperkenalkan Lampung Selatan,” ujarnya.

Dalam lomba tersebut, peserta
diberikan keleluasaan dalam menentukan format karya, baik portrait maupun
landscape. Konten diarahkan untuk menangkap rangkaian kegiatan peringatan HUT
ke-81 RI di kawasan Menara Siger, termasuk suasana sebelum upacara hingga momen
pengibaran bendera.
Lomba terbuka untuk umum dan
diikuti secara perorangan. Setiap peserta dapat menggunakan satu akun Instagram
yang wajib dalam kondisi publik selama periode perlombaan.
Karya kemudian diunggah melalui
akun Instagram pribadi dengan menandai akun resmi @pemkab.lampungselatan serta menggunakan tagar #LombaKontenKemerdekaan, #HUTRI81Lamsel
dan #MerahPutihDariBerandaSumatera.
Batas waktu pengunggahan karya
ditetapkan hingga pukul 12.00 WIB. Setelah itu, seluruh karya akan melalui
proses penilaian oleh dewan juri.
Pengumuman pemenang dijadwalkan
berlangsung pada upacara penurunan bendera, sehingga kompetisi ini menjadi
bagian yang menyatu dengan keseluruhan rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan
RI di Lampung Selatan.
Tidak sekadar mengejar
kompetisi, lomba tersebut juga menjadi ajakan kepada masyarakat untuk
mengabadikan sisi lain dari perayaan kemerdekaan. Momen kebersamaan, semangat
warga, keindahan kawasan BHC, hingga ikon Menara Siger dapat diolah menjadi
cerita visual yang menarik dan autentik.
Panitia juga menyiapkan
sejumlah hadiah bagi para pemenang, di antaranya uang tunai, smartphone hingga
sepeda listrik.
Hendry berharap kompetisi
tersebut dapat mendorong semakin banyak masyarakat mengambil peran dalam
menyebarluaskan cerita positif tentang Lampung Selatan melalui ruang digital.
“Mari kita rayakan kemerdekaan
dengan karya. Dari Menara Siger, kita tunjukkan semangat Merah Putih dan cerita
tentang Lampung Selatan kepada Indonesia,” kata Hendry. (Kmf-ptm)