DISKOMINFO LAMSEL, Penengahan - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengajak siswa-siswi SMA Kebangsaan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, untuk berani menghadapi berbagai ujian dan kesulitan sebagai bagian dari proses membentuk ketangguhan diri menuju kesuksesan dan kepemimpinan di masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Helmi Hasan saat melakukan kunjungan kerja ke SMA Kebangsaan, Selasa (11/8/2026).

Dalam kesempatan itu, ia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, Anggota DPRD Provinsi Lampung M. Hazizi, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Lampung Selatan Bella Jayanti, anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Agus Sartono, Ustaz Derry Sulaiman, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Helmi mengatakan, keberhasilan tidak lahir dari perjalanan yang selalu mudah. Menurutnya, seseorang perlu berani menghadapi kesulitan dan melewati berbagai ujian untuk membentuk pengalaman serta karakter yang kuat.

“Kalau kita ingin menjadi orang yang memiliki cerita yang bagus dan baik, kita juga harus siap dengan segala apa pun yang terjadi. Kunci kesuksesan adalah menghadapi kesusahan, melalui ujian demi ujian dan penderitaan,” ujar Helmi.

Ia menilai siswa SMA Kebangsaan merupakan generasi pilihan yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, waktu selama menempuh pendidikan harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membangun pengetahuan, karakter, dan kedisiplinan.

“Bangsa Indonesia yang akan maju dan besar nantinya tergantung dari pemuda-pemudi seperti kalian. Gunakan betul waktu sebaik-baiknya selama kalian sekolah di SMA Kebangsaan,” katanya.


Selain pendidikan, Helmi juga mengingatkan pentingnya menerapkan disiplin dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kesehatan, mengatur waktu istirahat hingga membagi waktu antara belajar dan aktivitas lainnya.

Menurutnya, kebiasaan tersebut akan menjadi bekal penting bagi siswa ketika melanjutkan pendidikan maupun terjun ke tengah masyarakat.

Helmi juga berpesan agar para siswa menjaga hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa serta menghormati guru dan orang tua.

“Jaga hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, muliakan guru-guru dan orang tua. Semua kalian saya doakan mendapatkan apa yang kalian inginkan,” tuturnya.

Kunjungan itu menjadi momentum bagi siswa SMA Kebangsaan untuk memperoleh motivasi langsung tentang pentingnya ketangguhan, kedisiplinan, pendidikan, dan pembentukan karakter sebagai bekal menjadi generasi penerus sekaligus calon pemimpin bangsa. (Kmf-lmhr)