DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai mematangkan seluruh
persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan
Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Berbagai aspek teknis dan
koordinasi lintas instansi dipersiapkan sejak dini guna memastikan peringatan
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang kembali dipusatkan di
Menara Siger berlangsung khidmat, lancar, dan berkesan.
Kesiapan tersebut menjadi
pembahasan utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Mingguan Pemkab Lampung Selatan
yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto,
di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (13/7/2026).
Dalam arahannya, Supriyanto
meminta seluruh perangkat daerah dan instansi terkait segera mengoptimalkan
koordinasi mengingat waktu pelaksanaan tinggal sekitar satu bulan lagi. Seluruh
tahapan persiapan, mulai dari aspek teknis hingga dukungan lintas sektor,
diminta segera dituntaskan.
Menurutnya, koordinasi dengan
berbagai pihak, termasuk pengelola Menara Siger sebagai lokasi utama
pelaksanaan upacara, harus dilakukan sedini mungkin agar seluruh rangkaian
kegiatan berjalan sesuai rencana.
"Saya minta seluruh
persiapan dimatangkan sejak sekarang, termasuk komunikasi dengan pengelola
Menara Siger karena lokasi tersebut kembali akan digunakan pada momen
peringatan HUT RI," ujar Supriyanto.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lampung Selatan, Martoni Sani, menjelaskan bahwa peringatan HUT ke-81 RI tahun ini akan menghadirkan konsep yang berbeda melalui kolaborasi bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni.

Pada detik-detik Proklamasi
Kemerdekaan Republik Indonesia tepat pukul 10.00 WIB, seluruh kapal
penyeberangan serta kendaraan roda dua dan roda empat di kawasan Pelabuhan
Bakauheni hingga Bandar Bakau Jaya (BBJ) akan membunyikan klakson secara
serentak sebagai simbol semangat kebangsaan dari gerbang Pulau Sumatra.
Menurut Martoni, konsep
tersebut diharapkan mampu menghadirkan nuansa peringatan kemerdekaan yang lebih
kuat sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Lampung Selatan sebagai pintu
gerbang Pulau Sumatra.
"Jika tahun lalu kita mengangkat potensi wisata sebagai daya tarik, tahun ini kita ingin membangun momentum yang lebih kuat melalui gema peringatan kemerdekaan dari beranda Pulau Sumatra. Kegiatan ini akan dilaksanakan berkolaborasi dengan ASDP sehingga pada detik-detik Proklamasi seluruh kapal dan kendaraan membunyikan klakson secara serentak," kata Martoni.
Ia menambahkan, seluruh
rangkaian kegiatan akan diselaraskan dengan pelaksanaan Upacara Peringatan HUT
RI di tingkat nasional. Setelah upacara selesai, peringatan akan dilanjutkan
dengan penampilan tari massal sebagai bentuk pelestarian seni budaya daerah
sekaligus memperkuat semangat persatuan.
Untuk pelaksanaan di tingkat
kecamatan, upacara tetap digelar di wilayah masing-masing. Namun, Kecamatan
Bakauheni akan mengikuti upacara terpusat di kawasan Menara Siger bersama
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Selain itu, setiap desa juga
diminta mengirimkan enam orang peserta yang mengenakan pakaian adat Nusantara
untuk mengikuti upacara tingkat kabupaten. Kehadiran para peserta dengan
beragam busana adat diharapkan menjadi simbol keberagaman, persatuan, sekaligus
memperkuat makna peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. (Kmf-lmhr)