DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM,
Kabupaten Lampung Selatan mengumumkan informasi mengenai temuan jenazah laki-laki
tanpa identitas sebagai bagian dari upaya membantu proses identifikasi
sekaligus mempercepat pencarian pihak keluarga korban.
Hingga saat ini, belum ada keluarga maupun
kerabat yang datang untuk mengonfirmasi identitas korban. Oleh karena itu,
rumah sakit mengajak masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau
memiliki informasi terkait identitas korban agar segera menghubungi petugas.
Jenazah tersebut ditemukan pada Selasa, 7
Juli 2026, di kawasan pesisir Pantai Desa Sumbernadi, Kecamatan Ketapang. Saat
ditemukan, kondisi jenazah telah mengalami pembusukan lanjut sehingga
menyulitkan proses identifikasi.
Usai ditemukan, jenazah dievakuasi oleh
personel Polsek Penengahan bersama Tim Inafis Polres Lampung Selatan dan Damkar
Kecamatan Ketapang menuju RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM untuk dilakukan
pemeriksaan medis lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis,
korban merupakan laki-laki dewasa dengan perkiraan usia antara 30 hingga 45
tahun. Korban memiliki tinggi badan sekitar 163 sentimeter dengan berat badan
sekitar 35 kilogram, lingkar kepala 57 sentimeter, panjang telapak kaki 23
sentimeter, serta panjang kuku kedua ibu jari kaki sekitar 3 sentimeter.
Dari hasil identifikasi fisik, korban
memiliki rambut sebagian botak. Pada sisi kanan kepala terdapat rambut
sepanjang kurang lebih 5 sentimeter berwarna hitam bercampur putih. Korban juga
memiliki rambut jambang pada pipi kanan berwarna hitam serta rambut pubis
berwarna hitam.
Korban berkulit kuning langsat, sebagian
kulit ari tubuh telah mengalami pengelupasan, dan diketahui telah disunat.
Karena kondisi jenazah telah mengalami pembusukan lanjut, lebam mayat maupun
kaku mayat tidak dapat dinilai. Tim medis juga mencatat bentuk wajah korban
menyerupai moon face.
Berdasarkan kondisi jenazah, tim medis
memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar dua hingga tujuh hari
sebelum dilakukan pemeriksaan.
Selain ciri fisik umum tersebut, terdapat
sejumlah tanda khusus yang diharapkan dapat membantu proses identifikasi.
Korban memiliki susunan gigi depan yang tampak bercelah atau renggang, serta
gigi taring rahang kiri atas yang terlihat runcing.
Korban juga memiliki bekas luka lama (sikatrik)
pada pipi kiri sejajar daun telinga dengan ukuran sekitar 6 x 4 sentimeter.
Pada lengan atas kiri terdapat tato bermotif abstrak berwarna biru, sedangkan
pada lengan bawah kiri terdapat tato bergambar ular kobra dengan tinta berwarna
hitam.
Direktur RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, Djohardi
mengatakan hingga saat ini belum ada pihak keluarga maupun kerabat yang datang
untuk mengonfirmasi identitas korban.
"Bila ada pihak keluarga yang merasa
kehilangan anggota keluarganya, dapat segera menghubungi Humas RSUD dr. H. Bob
Bazar, SKM," ujar Djohardi dalam surat bernomor 00.1.5/1963/VI.02/2026
tertanggal 9 Juli 2026.
RSUD dr. H. Bob Bazar berharap informasi
tersebut dapat diketahui masyarakat secara luas sehingga keluarga korban dapat
segera ditemukan dan proses penanganan jenazah dapat dilaksanakan sesuai
ketentuan yang berlaku.
Masyarakat yang merasa kehilangan anggota
keluarga atau memiliki informasi mengenai identitas korban dapat menghubungi
petugas atas nama Suprinato melalui nomor 0813-6900-2524. Konfirmasi identitas
dibuka selama 3 x 24 jam sejak pengumuman diterbitkan atau paling lambat Senin,
13 Juli 2026. (Kmf)