DISKOMINFO LAMSEL, Merbau Mataram - Pembangunan Jembatan Perintis
Garuda Tahap III dan IV yang menghubungkan Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari,
Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, resmi dioperasikan.
Kehadiran jembatan tersebut
langsung memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun
mengandalkan akses penyeberangan sederhana dan berisiko.
Peresmian dilakukan secara
serentak bersama syukuran pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV
di wilayah Kodam XXI/Radin Inten yang dipusatkan di Kelurahan Taba Penanjung,
Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Rabu
(24/6/2026).
Di Kabupaten Lampung Selatan,
kegiatan peresmian berlangsung di Desa Neglasari dan dihadiri Staf Ahli Bupati
Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,
Anasrullah, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah,
unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Merbau Mataram, Camat Katibung, Kepala Desa Neglasari, serta Kepala Desa Talang Jawa.

Dalam sambutannya yang
disampaikan secara virtual melalui Zoom Meeting, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen
TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda
dibiayai sepenuhnya melalui anggaran Pemerintah Pusat sebagai bentuk perhatian
pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah bukti nyata
perhatian Presiden untuk mensejahterakan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan
memberikan manfaat besar bagi warga,” ujar Kristomei.
Ia menambahkan, jembatan
tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara Desa Talang
Jawa dan Desa Neglasari. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat
bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan
dalam jangka panjang.
Manfaat pembangunan jembatan
itu pun langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya Markamah (71), warga
Desa Talang Jawa, yang mengaku terharu dengan hadirnya jembatan permanen
tersebut.
Selama puluhan tahun, Markamah
harus melintasi jembatan bambu untuk mengunjungi rumah anaknya yang berada di
seberang sungai. Kondisi tersebut sering kali membuat dirinya merasa khawatir
karena faktor keamanan.
“Dulu saya takut sekali
menyeberang ke rumah anak saya di seberang. Sekarang sudah ada jembatan yang
kokoh, saya jadi lebih tenang. Saya juga berterima kasih kepada Bupati Radityo
Egi Pratama yang telah memberikan bantuan perbaikan rumah untuk saya,” ungkapnya.
Keberadaan Jembatan Perintis
Garuda diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga
mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkuat
konektivitas antarwilayah di Kecamatan Merbau Mataram.
Rangkaian kegiatan peresmian
ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada
warga penerima manfaat sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan
infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat. (Kmf-Gil)